Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Particle Swarm Optimization (PSO) Sebagai Tuning PID Kontroler Untuk Kecepatan Motor DC Machrus Ali; Izzatul Umami; Hendi Sopian
Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2014): Oktober, 2014
Publisher : FT- UNDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48056/jintake.v5i2.75

Abstract

Motor DC yang terhubung dengan seri atau shunt banyak digunakan dalam berbagai aplikasi. Karena memiliki torsi yang relatif tinggi untuk memikul beban dibandingkan dengan motor permanen magnet dengan ukuran yang sama. Motor permanen magnet bersifat linear sedangkan motor DC bersifat non linea. Ketidaklinearan dari motor DC tersebut akan mempersulit dalam aplikasi yang memerlukan kecepatan kontrol secara otomatis. Sayangnya, non linear model dinamik dari motor DC memiliki keterbatasan pada desain dari ragkaian close-loop feedback kontroler. Karakteristik non linear dari motor DC seperti saturasi dan gesekan dapat menurunkan kinerja dari konvensional Kontrol. Pemodelan system pengaturan motor Motor DC harus disesuaikan dengan karakteristik motor DC dan model pengaturannya. Metode kontrol Proporsional-Integral-Derivative (PID) banyak diterapkan di bidang industri. Kontroler ini memiliki parameter-parameter pengontrol, yaitu Kp, Ki, dan Kd. Ketiga parameter tersebut diturunkan dari perhitungan matematis pada metode PID konvensional. Metode osilasi Ziegler-Nichols merupakan sebuah metode penalaan PID yang dapat dilakukan secara otomatis tanpa memodelkan sistem. Paper ini digunakan untuk membandingkan perancangan kecepatan motor DC tanpa controller, dengan manual controller, dengan PID tanpa Artificial Intelegence (AI) dan dengan menggunakan Proporsional-Integral-Derivative (PID) yang dituning dengan 2 (dua) AI. AI yang digunakan adalah Particle Swarm Optimization (PSO). Sistem kontrol kecapatan motor DC yang paling baik adalah kontrol PID-PSO, kemudian dengan kontrol, PID-ZN, PID dan Nonkontrol. Didapatkan nilai; overshoot tanpa kontrol 0 dengan settling time 7,634 detik, overshoot PID standart 1,513 dengan settling time 10 detik, overshoot PID-ZN 1,495 dengan settling time 2,023 detik, overshoot PID-PSO 1,103 dengan settling time 1,32 detik
Perancangan Software Requirements Specification Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Menggunakan Metode Prototype Nurul Afifah Handayani; Izzatul Umami; Arif Rahman Sujatmika
JIKTEKS : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 03 (2026): Agustus
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/jikteks.v4i03.714

Abstract

Pengelolaan administrasi kepegawaian di Universitas Darul 'Ulum masih menghadapi berbagai kendala, seperti proses pencatatan data yang belum terintegrasi, penggunaan dokumen manual, serta keterbatasan dalam penyajian informasi yang cepat dan akurat. Kondisi tersebut menyebabkan proses administrasi, pelaporan, dan pengambilan keputusan menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan menyusun dokumen software requirements specification sebagai acuan pengembangan sistem informasi manajemen kepegawaian yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan proses bisnis di lingkungan universitas. Metode yang digunakan adalah Requirement Engineering yang meliputi requirement elicitation, requirement analysis, requirement specification, requirement validation, dan requirement management. Pengumpulan kebutuhan sistem dilakukan melalui observasi, wawancara dengan Staf Kepegawaian dan Ketua Biro Administrasi Umum, serta studi dokumentasi terhadap standar operasional prosedur kepegawaian. Hasil penelitian berupa dokumen SKPL yang memuat kebutuhan fungsional dan nonfungsional, aturan bisnis, spesifikasi antarmuka, model UML, perancangan basis data, serta rancangan antarmuka sistem. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman yang sistematis dalam proses pengembangan SIMPEG sehingga mampu mendukung digitalisasi administrasi kepegawaian, meningkatkan efisiensi pengelolaan data, dan meminimalkan kesalahan dalam proses administrasi di Universitas Darul 'Ulum.