Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Penelusuran Alumni dan Respons Stakeholders Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Unisnu Jepara Tahun 2015 Ahmad Saefudin; Nusrotus Sa’idah; Santi Andriyani
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1151.718 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v16i2.1170

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjawab keterserapan lulusan jurusan PAI FTIK UNISNU Jepara tahun 2015 dalam dunia kerja, relevansi kurikulum, dan respons stakeholder (pengguna lulusan) terhadap alumni PAI FTIK Unisnu Jepara. Penelitian ini bersifat deskriptif evaluatif dengan pendekatan survey.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui sistem online (website), pemberitahuan by phone, dan penyebaran angket oleh volunteers kepada alumni prodi PAI 2015 yang berjumlah 448 mahasiswa dan stakeholders sebanyak 20 responden. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa masa tunggu alumni Prodi PAI FTIK Unisnu Jepara dalam memperoleh pekerjaan tidak terlalu lama yaitu kurang dari enam bulan. Lulusan Prodi PAI sudah dianggap memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi dunia kerja. Peranan prodi dalam menyiapkan alumni PAI menghadapi dunia kerja tampak pada pemberian bekal keilmuan di bidang keguruan. Selain itu, Prodi juga membekali alumni PAI dengan keterampilan khusus, utamanya di bidang public speaking, mengoperasikan alat teknologi informasi (komputer), dan kegiatan praktik pengabdian yang sifatnya langsung berhubungan dengan masyarakat, misalnya PPL ataupun KKN. Ketidakpuasan stakeholders terhadap alumni PAI terletak pada penguasaan IPTEK keterampilan mengoperasikan komputer, keterampilan berbahasa, dan pengembangan diri untuk masing-masing lulusan misalnya sikap kerjasama, kreativitas, kedisiplinan dan tanggung jawab.
Tradisi Buka Luwur Punden Mangkubumi Joyo Kusumo dalam Perspektif Pendidikan di Desa Menawan Kudus Rudi Setyawan; Nusrotus Sa’idah
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 7 No. 01 (2026): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v7i01.14800

Abstract

Tradisi Buka Luwur Punden Mangkubumi Joyo Kusumo dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI) di Desa Menawan, Kudus. Tradisi ini merupakan warisan budaya lokal yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh leluhur sekaligus pelestarian situs bersejarah yang di dalamnya terdapat Candi Lingga dan Yoni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan etnografi realis. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, tokoh adat, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Buka Luwur memiliki makna sosial, budaya, dan religius. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus media mempererat solidaritas masyarakat melalui kegiatan doa bersama, tahlil, pengajian, dan gotong royong. Keberadaan Lingga dan Yoni dipahami masyarakat sebagai simbol sejarah dan budaya, bukan sebagai objek pemujaan. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, tradisi ini mengandung nilai aqidah, ibadah, akhlak, ukhuwah Islamiyah, dan moderasi beragama. Tradisi Buka Luwur juga berperan sebagai media internalisasi nilai-nilai Islam kepada generasi muda melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat. Kata Kunci: Tradisi Buka Luwur; Lingga Yoni; Pendidikan Agama Islam; Kearifan Lokal
Penerapan Pendekatan ADLX (Active Deep Learner Experience) dalam Pembelajaran PAI: Studi Kasus pada Praktik Pembiasaan Sholat di SD Negeri 1 Mantingan Dwiva Zumarul Muna; Nusrotus Sa’idah
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i3.4703

Abstract

This study seeks to investigate the implementation of the ADLX approach in Islamic Religious Education (PAI), particularly focusing on the practice of habituation to prayer. By incorporating the TERPADU principles, the research explores how this learning method can actively enhance student participation and deepen their comprehension. This study was carried out at SD Negeri 1 Mantingan employing a qualitative research method with a case study approach. The sample included one educator and third-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was performed using the data triangulation technique to ensure validity. Based on the results of the study conducted at SD Negeri 1 Mantingan, the implementation of the ADLX approach in the practice of sholat habituation proved effective in enhancing students' active engagement, spiritual awareness, and character development. This approach provides an applicative, contextual, and reflective learning experience by directly involving students in the practice of sholat, group discussions, and reflection on religious values. By integrating the TERPADU principle and a gradual learning strategy, the process addresses not only cognitive aspects but also the affective and psychomotor domains, fostering enthusiasm, discipline, and students' concern in performing religious practices.