Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

الكناية القرآنية ومكوناتها التربوية (دراسة على تعبيرات الكناية في سورة البقرة) Syamsuni, Syamsuni
Jurnal Al Maqoyis Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Al Maqoyis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 الملخص وعلم من البحث أن تعبيرات الكناية كائنة في ثلاث عشرة آية من سورة البقرة، ولها دورهام  في تربية الله الخلق على قبول الهداية، ولها أسرار في التربية الإسلامية؛ فهي نافعة في تدريب الطلاب والطالبات وتعويدهم على التفكير في فهم الدروس وفي إيقاظ حماستهم وتثييرهم على طلب الحقيقة ورآء الأشياء والوقائع، وبها يظهر المعلمون المعاني المعقولة في صورة المحسوسات، وبها يبعدون عن المعاني غير المستحسنة، وبها يخاطبهم على قدرعقولهم مراعةً على مستوى الأطفال من الناحية العقلية ومراعةً على طريق الرحمة البعيدة عن التوبيخ، وهو أحد الخيارات الذي يمكين تطبيقه في طريقة ثناء ومدح الأطفال وتشجيعهم على التعلم وتقويم سلوكهم وتهذيب أخلاقهم.
الكناية القرآنية ومكوناتها التربوية (دراسة على تعبيرات الكناية في سورة البقرة) Syamsuni Syamsuni
Jurnal Al-Maqoyis Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UIN ANTASARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.699 KB) | DOI: 10.18592/jams.v2i1.188

Abstract

وعلم من البحث أف تعبتَات الكنايةكائنة في ثلبث عشرة آية من سورة البقرة، ولذا دورىاـ في تربية الله الخلق على قبوؿ الذداية، ولذا أسرار في التًبية الإسلبمية؛ فهي نافعة في تدريب الطلبب والطالبات وتعويدىم على التفكتَ في فهم الدروس وفي إيقاظ حماستهم وتثيتَىم على طلب الحقيقة ورآء الأشياء والوقائع، وبها يظهر الدعلموف الدعاني الدعقولة في صورة المحسوسات، وبها يبعدوف عن الدعاني غتَ الدستحسنة، وبها يخاطبهم على قدرعقولذم مراعةً على مستوى الأطفاؿ من الناحية العقلية ومراعةً على طريق الرحمة البعيدة عن التوبيخ، وىو أحد الخيارات الذي يدكتُ تطبيقو في طريقة ثناء ومدح الأطفاؿ وتشجيعهم على التعلم وتقويم سلوكهم وتهذيب أخلبقهم.
Perempuan Dalam Diskursus Islam Banjar Kontemporer: Reposisi dan Peran Baru Perempuan Lewat Majelis Taklim Noor Ainah, Noor Ainah; Syamsuni, Syamsuni
Muadalah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/muadalah.v11i1.9332

Abstract

Kajian Hadhrami di Indonesia telah berkembang pesat, namun sangat jarang menyentuh sisi perempuan, terlebih pada irisan dengan para jemaah perempuan. Artikel ini berfokus bagaimana penggunaan media sosial sebagai medium antara pendakwah dan jemaah yang sama-sama perempuan dari dua etnisitas yang berbeda, yakni Hadhrami dan Banjar. Adapun pertanyaan utama artikel ini adalah bagaimana media sosial menjadi medium persilangan budaya, irisan ajaran, hingga wadah berkomunikasi kelompok perempuan dari dua etnisitas yang berbeda? Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, data artikel ini diperoleh dari mengkaji konten media sosial dan mewawancarai beberapa pendakwah perempuan asal atau pernah bersekolah di Hadhrami, yang menjadi pendakwah di beberapa majelis taklim di wilayah Banjarmasin. Artikel ini mendapati media sosial adalah medium yang paling populer di majelis-majelis taklim perempuan. Selain itu, konten-konten di akun-akun majelis taklim tersebut diresepsi, direproduksi, hingga disebarluaskan kembali oleh para jemaah perempuan tanpa kontrol atau filter sama sekali. Hal ini disebabkan posisi pendakwah perempuan Hadhrami atau yang pernah bersekolah di Hadhramaut tersebut dianggap valid dan memiliki sanad bersambung hingga Nabi Muhammad Saw. Sehingga, seluruh konten biasanya tidak lagi dipertanyakan dan menjadi bagian dari keberagamaan dan tradisi keislaman lokal.
Tafsir Ekologis Di Era Krisis Iklim: Studi Pustaka Atas Ayat-Ayat Tentang Alam Dalam Perspektif Tafsir Tematik Syamsuni, Syamsuni
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1577

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tafsir ekologis sebagai respons keislaman terhadap krisis iklim global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan lingkungan, mengkaji penafsiran mufassir kontemporer seperti M. Quraish Shihab dan Buya Hamka atas ayat-ayat tersebut, serta merumuskan kerangka etika lingkungan berbasis nilai-nilai teologis Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggabungkan metode tafsir tematik (tafsir maudhū‘i) dan analisis isi terhadap karya-karya tafsir kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memiliki kerangka teologis yang komprehensif dalam mendukung etika lingkungan, terutama melalui konsep penciptaan alam, larangan merusak bumi (fasad dan israf), serta prinsip keseimbangan (mīzān). Penafsiran kontemporer memperkuat relevansi ajaran Al-Qur’an dalam konteks krisis iklim dan menunjukkan bahwa tafsir ekologis berpotensi menjadi dasar pendidikan dan gerakan kesadaran lingkungan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi tafsir ekologis dalam kurikulum pendidikan Islam dan perlunya kolaborasi antara teolog dan ilmuwan lingkungan untuk membangun etika ekologis yang aplikatif.