Sifa Mulya Nurani
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paradigma Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah dan Relasinya Dengan Tingkat Perceraian Serta Pertumbuhan Penduduk di Indonesia Sifa Mulya Nurani; M.Muhsin
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2021): Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.039 KB) | DOI: 10.33367/legitima.v4i1.1860

Abstract

Angka perceraian di Indonesia yang mencapai 2.266 kasus pada 2019-2020. Menunjukkan bahwa Paradigma Sakīnah Mawaddah wa Raḥmah dalam konstelasi normatif kajian hukum keluarga Islam, belum dapat diimplementasikan dengan baik oleh pasangan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relasi paradigma keluarga Sakīnah Mawaddah wa Raḥmah dalam konteks psikologi Islam dengan tingkat perceraian serta pertumbuhan penduduk di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat library research, yaitu mengupas penelitian hukum keluarga Islam dengan kajian-kajian deskriptif. Data penelitian berupa literatur-literatur yang mengulas paradigma keluarga Sakīnah Mawaddah wa Raḥmah. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan, paradigma keluarga Sakīnah Mawaddah wa Raḥmah memiliki relasi signifikan pada dua kasus, perceraian dan pertumbuhan penduduk. Guna mencegah perceraian, maka turunan paradigma ini memeberikan resolusi; menguatkan agama, sikap saling percaya antar keluarga, memenuhi hak dan kewajiban, saling bertemu, dan menanamkan rasa cinta dan kasih. Sedangkan upaya preventif turunan paradigma ini guna menanggulangi pertumbuhan penduduk dapat dilakukan dengan menanamkan rasa tentram dalam berkeluarga, cinta kasih, dan ikut menyukseskan program pemerintah seperti Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).
The Paradigm of the Sakinah Mawaddah Wa Rahmah Family and Its Relationship to Divorce Rates and Population Growth in Indonesia Sifa Mulya Nurani; M.Muhsin
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2021): Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/legitima.v4i1.1860

Abstract

The divorce rate in Indonesia reached 2,266 cases in 2019-2020. Indicating that the Sakā “nah Mawaddah wa Raḥmah Paradigm in the normative constellation of Islamic family law studies, has not been implemented properly by family couples. This study aims to describe the relationship of the Sakā “nah Mawaddah wa Raḥmah family paradigm in the context of Islamic psychology with the divorce rate and population growth in Indonesia. This type of research is qualitative library research, which explores Islamic family law research with descriptive studies. The research data is in the form of literature that reviews the Sakā “nah Mawaddah wa Raḥmah family paradigm. Data collection techniques with documentation. While data analysis is done by data reduction, data presentation, and data analysis. The results showed that the Sakā “nah Mawaddah wa Raḥmah family paradigm has a significant relationship to two cases, divorce and population growth. In order to prevent divorce, the derivative of this paradigm provides a resolution; strengthen religion, mutual trust between families, fulfill rights and obligations, meet each other, and instill a sense of love and love. Meanwhile, preventive efforts derived from this paradigm to overcome population growth can be done by instilling a sense of peace in the family, love, and participating in the success of government programs such as the Preparation of Family Life for Teenagers (PKBR).