p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEBIDANAN
Evi Rosita
STIKes Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBEDAAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSLUSIF DENGAN PENGGANTI AIR SUSU IBU (PASI) TERHADAP STATUS GIZI BAYI UMUR ≥ 6 BULAN (Studi di Desa Tambakrejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Jombang) Evi Rosita; Ima Putri Candra
Jurnal Kebidanan Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.198

Abstract

Kekurangan gizi, terutama pada bayi akan menghambat proses tumbuh kembang anak dalam upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal untuk meningkatkan mutu kehidupan bangsa. Penelitian ini menggunakan metode survey analytic, rancangan cross sectional. Populasinya seluruh ibu yang mempunyai bayi umur ≥ 6 bulan di Desa Tambakrejo berjumlah 81 responden, sampel 68 responden menggunakan purposive sampling. Variabel Independent adalah ASI Ekslusif dan PASI, variabel Dependent adalah Status Gizi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengolahan data melalui Editing, Coding, Scoring, Tabulating kemudian dianalisa uji t-test dengan nilai p =  < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68 sampel didapatkan bahwa responden yang diberikan ASI Ekslusif mengalami status gizi sangat kurus 0 bayi (0%), kurus 0 bayi (0%), normal 34 bayi (100%), lebih 0 bayi (0%) dan responden yang diberikan PASI mengalami status gizi sangat kurus 0 bayi (0%), kurus 6 bayi (8,8%),  normal 28 bayi (82,4%), lebih 0 bayi (0%). Hasil uji statistik t-test p = 0,012 <  0,05 sehingga H1 diterima.artinya ada perbedaan Status Gizi bayi umur ≥ 6 bulan yang diberikan ASI ekslusif dengan yang diberikan PASI.Kata Kunci: Status Gizi bayi, ASI Ekslusif, PASI
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN Evi Rosita; Dewi Imrohwati
Jurnal Kebidanan Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i1.204

Abstract

Tingkat pengetahuan ibu yang kurang tentang ASI Eksklusif mengakibatkan masih banyak bayi diberi makanan tambahan yang terlalu dini yang dapat mengganggu dan mempunyai dampak yang negatif terhadap kesehatan bayi. Pendidikan berpengaruh kepada sikap wanita terhadap kesehatan. Rendahnya pendidikan membuat wanita kurang perduli terhadap kesehatan Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di UPT Puskesmas Kemlagi Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di UPT Puskesmas Kemlagi Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur. Rancangan penelitian adalah Analitik. Desain penelitian adalah Cross Sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan pada bulan Juni 2015 di UPT Puskesmas Kemlagi Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur sebanyak 43 orang. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling. Sampel sebanyak 43 responden. Variabel Independen adalah pendidikan dan Dependen adalah pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan. Instrumen pengambilan data dengan kuesioner, setelah dilakukan Editing, Coding, Scoring, Tabulating, dianalisa dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden berpendidikan SMA, sebagian besar responden memberikan MP-ASI Dini, dan ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan. Kata Kunci : Pendidikan, MP-ASI Dini, Bayi Usia 0-6 Bulan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENYUSUI TENTANG KONTRASEPSI METODE AMENOREA LAKTASI (Studi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang) Evi Rosita; Lisa Fitriani
Jurnal Kebidanan Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v8i1.230

Abstract

Metode Amenorea Laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tanggal 21 Februari 2014 dari 10 orang responden yang diwawancarai diketahui 4 responden tidak mengetahui tentang kontrasepsi MAL dan 6 responden mengetahui tentang kontrasepsi MAL. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Menyusui Tentang Kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasinya semua ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang berjumlah 37 responden. Variabel independent adalah pengetahuan ibu menyusui tentang MAL, variabel dependent adalah sikap ibu menyusui tentang MAL. Teknik sampling menggunakan proportional random sampling dengan sampelnya sejumlah 34 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan 25 (73,5%) responden memiliki pengetahuan yang kurang serta bersikap negatif terhadap MAL. Uji Spearman Rank menunjukan nilai signifikan sebesar ρ=0,000
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI SUAMI DALAM PELAKSANAAN SENAM IBU HAMIL TRIMESTER III (Di BPM Lilis Surya Wati SST., M.Kes Desa Sambong Dukuh Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang) Evi Rosita
Jurnal Kebidanan Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v4i1.238

Abstract

Senam hamil merupakan suatu  usaha untuk mencapai kondisi yang optimal dalam mempersiapkan proses persalinan dengan cara dirancang latihan–latihan bagi ibu hamil.Masalah yang ditemukan di BPM Lilis Surya Wati  adalah kurangnya motivasi suami dalam pelaksanaan senam ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adakahhubungan pengetahuan dan perilaku suami dalam pelaksanaan senam hamil trimester III di BPM Lilis Surya Wati .Penelitian ini  menggunakan  metode survey analitic, dengan rancangan cross sectional. Populasinya seluruh  ibu hamil TM III dari Bulan Juni 2012 yang memeriksakan kehamilan nya di BPM Lilis Surya Wati sebanyak 48 responden, dengan mengguankan consecutive sampling, sampel yang  diambil 30 responden. Variabel Independent adalah pengetahuan suami tentang  senam  hamil, variable Dependent adalah motivasi suami. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian data diolah melalui tahapan editing, coding, scoring, tabulating. Data dianalisa dengan uji spearman rho dengan nilai < 0,05.Hasil penelitian menunjukan dari 30 responden yang berpengetahuan baik 6 responden (20%), cukup 18 responden (60%), kurang 6 responden (20%). Sedangkan yang  mempunyai motivasi kuat 6 reponden (20%), sedang 13 responden (43,3%), lemah 11 responden (36,7%). Hasil uji spearman rho yang menunjukan bahwa nilai  = 0,000 < 0,05 sehingga H1 diterima.Kesimpulannya adalah ada hubungan pengetahuan dengan motivasi suami dalam pelaksanaan senam ibu hamil TM III. Kata Kunci : Pengetahuan, Motivasi, Suami, Senam Hamil
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS DENGAN BENDUNGAN ASI (Studi Di Desa Jolotundo dan Desa Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto) Evi Rosita
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v13i1.292

Abstract

Masa nifas atau masa postpartum terjadi perubahan termasuk proses laktasi atau menyusui terjadi secara alami. Pemberian ASI dapat terganggu apabila ibu mengalami gangguan saat menyusui yaitu bendungan ASI. Angka kejadian bendungan ASI di Puskesmas Kupang tinggi, yaitu 56 dari ibu menyusui, 60 % terjadi di Desa Jolotundo dan Desa Kupang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perawatan Payudara pada Masa Nifas dengan Bendungan ASI. Design penelitian ini analitik Cross Sectional . Populasinya seluruh ibu nifas hari ke 3 -4 di Desa Jolotundo dan Desa Kupang sejumlah 34 ibu nifas. Tehnik sampling menggunakan Consecutive sampling jumlah sampelnya 34 orang. Variabel independent perawatan payudara pada ibu nifas dan variabel dependent bendungan ASI. Pengumpulan data menggunakan kuesoner dan observasi. Pengolahan data menggunakan editing, scoring, coding, tabulating dengan uji statistik Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan dari 34 responden hampir seluruhnya melakukan perawatan payudara sejumlah 26 orang (76,5%) ,tidak melakukan perawatan payudara masa nifas sejumlah  8 orang (23,5 %). Hampir seluruh responden tidak terjadi bendungan ASI sejumlah 28 orang (82,4%) , mengalami bendungan ASI sejumlah 6 orang (17,6%). Hasil uji statistik chi square didapatkan ρ value 0,001 < nilai α 0,05 (0,001 < 0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara perawatan payudara pada ibu nifas dengan bendungan ASI di Desa Jolotundo dan Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto Tahun 2016. Kata Kunci:    Bendungan ASI, Perawatan Payudara ibu nifas
Hubungan Kurang Energi Kronik Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Abortus Susana Dyah Ratna Madumurti; Evi Rosita; Sri Sayekti
Jurnal Kebidanan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v10i2.787

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan masalah gizi yang paling umum dialami oleh ibu hamil. Kondisi ibu hamil KEK merupakan faktor penghambat perkembangan janin, sehingga dapat menyebabkan terjadinya abortus. Tujuan penelitian menganalisa hubungan kurang energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian abortus di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungadem Bojonegoro. Desain Penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan restrospektif, populasinya adalah semua ibu hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungadem Bojonegoro bulan Januari-Mei tahun 2020, sejumlah 241 orang. Sampelnya sejumlah 61 responden yang pemilihannya dilakukan dengan cara simple random sampling. Variabel independen penelitian ini yaitu kurang energi kronik pada ibu hamil dan variabel dependen penelitian ini yaitu kejadian abortus. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan lembar observasi, serta dianalisis dengan menggunakan analisis statistik Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil tidak mengalami KEK saat kehamilan yaitu sejumlah 36 responden (59%), hampir seluruh ibu hamil tidak terjadi abortus yaitu sejumlah 49 responden (80,3%), dan signifikan ρ (0,010) < α (0,05) maka H1 diterima, yang berarti bahwa ada hubungan kurang energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian abortus. Penelitian disimpulkan bahwa ibu hamil sebagian besar tidak mengalami KEK, hampir seluruh ibu hamil tidak terjadi abortus dan ada hubungan kurang energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian abortus. Pada ibu hamil yang mengalami kurang energi kronik memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya abortus.
Pengaruh Program Positive Deviance terhadap Penanganan Balita Gizi Kurang Widiyanti Widiyanti; Evi Rosita; Sri Sayekti
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i1.858

Abstract

Gizi buruk dan gizi kurang di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih cukup tinggi. Desa Pejok Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro merupakan Desa dengan temuan kasus gizi kurang yang masih tinggi. Untuk mengatasinya diperlukan suatu program yang diyakini efektif dan berkelanjutan. Salah satu program penanggulangan masalah gizi kurang dan buruk yang ada yaitu positive deviance. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh program positive deviance terhadap penanganan balita gizi kurang. Desain penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan One-Group Pra-Post test design. Populasi penelitian ini sejumlah 18 keluarga yang memiliki balita 12-59 bulan yang mengalami gizi kurang dan buruk, dan sampelnya sejumlah 18 responden. Sampling yang digunakan total sampling. Variabel independen adalah program positive deviance dan variabel dependen adalah penanganan balita gizi kurang. Data penelitian diambil dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan nilai standar <0.05. Hasil penelitian terhadap 18 responden diketahui sejumlah 13 responden (72,2%) sebelum dilakukan program positive deviance, melakukan penanganan balita gizi kurang dalam kategori kurang, setelah program positive deviance sebagian besar penanganan balita gizi kurang dalam kategori baik yaitu sejumlah 7 orang (53,8%). Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai P value 0,003 < nilai a = 0,05, jadi H0 ditolak yang berarti H1 diterima, sehingga ada pengaruh program positive deviance terhadap penanganan balita gizi kurang. Kesimpulannya ada pengaruh program positive deviance terhadap penanganan balita gizi kurang, sehingga pemegang program gizi Puskesmas dapat mempertahankan dan meningkatkan penyuluhan di posyandu kepada ibu yang mempunyai anak balita tentang gizi kurang dan pentingnya pemberian asupan gizi sebelum anak berusia 1 tahun, sehingga jumlah balita dengan gizi kurang dapat berkurang.