Poppy Dwi Citra Jaluri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Lotion Tabir Surya Tepung Tulang Sotong (Sepia officinalis) dengan Perbandiangan Emulgator Poppy Dwi Citra Jaluri
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.483

Abstract

Tulang sotong (Sepia officinalis) telah banyak digunakan masyarakat pesisr sebagai tabir surya alami. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan emulgator yang menghasilkan formula sedian lotion yang memiliki kestabilan organoleptis, homogenitas, pH, dan iritasi sediaan yang paling baik. Formula lotion tepung tulang sotong dibuat dengan menggunakan emulgator anionik dengan konsentrasi asam stearat 8% dan trietanolamin 4%, nonionik dengan dengan konsentrasi span 60 3% dan tween 80 10%. Pengujian kestabilan lotion dilakukan sebelum dan sesudah kondisi dipercepat pada suhu C dan C selama 12 jam secara bergantian sebanyak 10 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula nonionik merupakan sediaan lotion yang paling baik dalam penelitian ini.
Analisis Pengetahuan Dan Persepsi Remaja Terhadap Paparan Sinar Matahari Dan Suplementasi Vitamin D Sebagai Upaya Preventif Rakitis Mawaqit Makani; Harun Efendi; Yogie Irawan; Poppy Dwi Citra Jaluri; Febriandi Ramadhan Dwiannur
Jurnal Borneo Cendekia Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v9i2.695

Abstract

Defisiensi vitamin D pada masa remaja merupakan masalah kesehatan global yang dapat meningkatkan risiko rakitis dan gangguan imunitas. Kurangnya paparan sinar matahari dan penggunaan tabir surya berlebih menjadi faktor risiko utama di kalangan remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan vitamin D dengan persepsi remaja terhadap paparan sinar matahari serta suplementasi sebagai upaya preventif rakitis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 150 remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berada di Kotawaringin Barat yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang tervalidasi mencakup aspek pengetahuan dan persepsi. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas (rhitung > 0.159) dan reliabilitasnya (? = 0.765). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik (23,4%), cukup (37.3%), dan kurang (39.3%). Sebanyak 51.9% responden memiliki persepsi negatif terhadap paparan sinar matahari karena kekhawatiran terhadap perubahan warna kulit (estetika). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja dalam pemenuhan vitamin D (p<0,05). Hasil uji Odds Ratio (OR) didapatkan hasil sebesar 7.8 (95% CI:4,2-14,5) yang menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan merupakan faktor determinan yang signifikan terhadap persepsi remaja dalam upaya pencegahan rakitis.