Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Teknologi Informasi Pada Sistem E-learning Melalui Pengukuran Tingkat Kapabilitas Domain BAI06 dan BAI07 Menggunakan COBIT 2019 (Studi Kasus : Perguruan Tinggi Jakarta) Eri Riana; Meiva Eka Sri Sulistyawati; Adianta Sebayang
Riau Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Informatika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/rjti.v4i3.4052

Abstract

Tata kelola IT sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan pencapaian tujuan strategis perguruan tinggi jakarta dibidang pendidikan. Dari perkembangan teknologi informasi saat ini penggunaan sistem E-learning atau pembelajaran jarak jauh mempunyai dampak positif dibidang pendidikan. Penelitian jurnal ini mempergunakan COBIT  2019 untuk melakukan evaluasi terhadap layanan E-learning di perguruan tinggi jakarta serta untuk melihat kesiapan dari fungsi operasional didalam mengelola dan menerima perubahan teknologi yang menjadi aspek sangat penting dalam memastikan bahwa dari sisi transisi teknologi  yang dilakukan dapat dengan lancar tanpa adanya gangguan besar dilayanan E-learning atau proses bisnis. Pengambilan data informasi penelitian dilakukan menggunakan pengamatan dengan mengumpulkan data yang relevan dan pembuatan kuesioner sejumlah 40 responden di perguruan tinggi jakarta. Dari hasil yang diperoleh pada BAI06 mendapatkan hasil capability sebesar 2,25 hasil ini menunjukkan bahwa prosesnya telah dilakukan dengan menghasilkan pengelolaan yang terkendali dan baik. Pada BAI07 yang mendapatkan hasil capability senilai sebesar 2,38 dimana sub domain BAI06.01, 02, 04, dan BAI07.01, 02, 03, 04, 05 serta 06 harus diperbaiki lagi untuk memperoleh tingkatan level 3. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dan kontrol sehingga bisa dapat memperoleh target yaitu level 3 atau level 4.
PELATIHAN PENGGUNAAN MAIL MERGE MICROSOFT WORD UNTUK KEGIATAN ADMINISTRASI YANG EFEKTIF BAGI GURU DAN STAF TPQ BINA UMMAH Firstianty Wahyuhening Fibriany; Baginda Oloan Lubis; Eri Riana; Santoso Setiawan
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8841

Abstract

ABSTRAK Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk administrasi lembaga pendidikan. Namun, observasi di TPQ Bina Ummah menunjukkan bahwa sebagian staf belum menguasai penggunaan fitur TIK secara optimal, khususnya Mail Merge pada Microsoft Word, sehingga proses administrasi masih dilakukan secara manual, memakan waktu lebih lama, dan rawan kesalahan. Penelitian ini bertujuan memberikan pelatihan Mail Merge kepada staf dan guru TPQ Bina Ummah untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi administrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tahapan ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung menggunakan modul latihan. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan partisipasi, dan dokumentasi hasil latihan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai pemahaman dan kemampuan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dari rata-rata skor pretest 57,0 menjadi 85,6 pada posttest, dengan peningkatan kemampuan teknis, kreativitas, kemandirian, serta pemahaman menyeluruh dalam pengelolaan dokumen administrasi. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi kerja, akurasi dokumen, dan kesiapan staf serta guru menghadapi transformasi digital. Secara keseluruhan, integrasi Mail Merge dan pelatihan berbasis praktik memberikan dampak positif bagi kualitas administrasi TPQ Bina Ummah dan dapat menjadi model yang direplikasi di lembaga pendidikan nonformal lain dengan keterbatasan sumber daya teknologi. ABSTRACT The development of Information and Communication Technology (ICT) has significantly transformed various aspects of life, including educational administration. However, observations at TPQ Bina Ummah indicate that some staff have not fully mastered ICT features, particularly the Mail Merge function in Microsoft Word, causing administrative processes to be manual, time-consuming, and prone to errors. This study aimed to provide Mail Merge training to the staff and teachers of TPQ Bina Ummah to improve administrative efficiency and accuracy. A descriptive qualitative method was employed, involving lectures, demonstrations, discussions, and hands-on practice with training modules. Data were collected through direct observation, participant notes, and documentation of practice results, then analyzed descriptively to assess participants’ understanding and skills. The training results showed an improvement in participants’ skills, with the average pretest score increasing from 57.0 to 85.6 in the posttest, enhancing technical abilities, creativity, independence, and overall document management competence. The training proved effective in improving work efficiency, document accuracy, and staff readiness for digital transformation. Overall, the integration of Mail Merge and practice-based training positively impacted the quality of administration at TPQ Bina Ummah and can serve as a replicable model for other nonformal educational institutions with limited technological resources.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI CHATBOT MENGGUNAKAN PLATFORM DIALOGFLOW SEBAGAI MEDIA LATIHAN PERCAKAPAN BERBAHASA INGGRIS Eri Riana
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 5, No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v5i3.4956

Abstract

Dalam menghadapi persaingan di dunia yang semakin hari semakin ketat, terlebih pada era globalisasi seperti saat ini penguasaan bahasa inggris menjadi salah satu kunci untuk bisa sukses, tetapi beberapa orang merasakan  terlalu sulit dalam belajar. Diantara empat kemampuan berbahasa inggris mulai dari kemampuan writing, reading, listening dan conversation. Momok terbesar yang dialami oleh kebanyakan orang di Indonesia adalah kemampuan berbicara. Kemajuan dari teknologi informasi membawa  dampak positif  dari  cara  orang  dalam belajar  berbahasa  contohnya teknologi speech recognition yang dipergunakan didalam pengembangan alat pembelajaran. Namun terkadang alat pembelajaran yang ada mempunyai kekurangan. Penelitian jurnal ini bertitik beratkan  pada  pengembangan  teknologi chatbot  untuk latihan percakapan  berbahasa Inggris dengan  platform  Dialogflow  sebagai  mesin Artificial Intelligence. Evaluasi dan pengujian teknologi chatbot ini dilakukan oleh penulis untuk mengetahui indikator serta tingkat accuracy responses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua agen mencapai semua indikator dan sebagian besar mempunyai tingkat accuracy responses 94,1-100%. Dengan pemanfaatan teknologi chatbot dan platform dialogflow ini, selain diharapkan dapat meningkatkan kemampuan orang dalam berbahasa inggris juga dapat meningkatkan efisiensi waktu pembelajaran.Kata Kunci: Dialogflow, Chatbot, Media latihan, Percakapan, Bahasa Inggris
Pelatihan Microsoft Excel Dasar untuk Meningkatkan Keterampilan Administrasi Guru dan Wali Santri Baginda Oloan Lubis; Firstianty Wahyuhening Fibriany; Eri Riana; Santoso Setiawan
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 7 No 1 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jrespro.v7i1.10026

Abstract

Administrative management and financial record-keeping in non-formal educational institutions such as Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) are still predominantly performed manually, resulting in various challenges, including difficulties in data retrieval, a high risk of data loss, low accuracy, and inefficient workflows. Similar issues were identified at TPQ Bina Ummah, where teachers and administrative staff had limited proficiency in using Microsoft Excel for administrative management and recording cash inflows and outflows. Consequently, data recapitulation was time-consuming and prone to calculation errors. This community service program aimed to improve the participants' competency in using Microsoft Excel to support more effective and accurate administrative management. The implementation method consisted of needs assessment, development of training modules, hands-on workshops, practical mentoring, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The training focused on four core competencies: creating tables, using the SUM and AVERAGE functions, applying the Sort and Filter features, and configuring document print settings. The activity was conducted offline on May 9, 2026, and attended by 20 participants, consisting of teachers and administrative staff of TPQ Bina Ummah. The evaluation results showed that the average pre-test score increased from 45.5 to 82.0 in the post-test, representing an improvement of 36.5 points (approximately 80.2% compared with the initial score). Furthermore, 90% of the participants were able to independently prepare cash receipt and cash disbursement reports using Microsoft Excel based on the case studies provided. These findings indicate that the training successfully enhanced participants' competencies in administrative management while strengthening their digital literacy to support more professional, effective, and accountable administrative governance within the TPQ.