Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan, mendeskripsikan dan menganalisis: (1)Penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, (2)Faktor-faktor penunjang penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, (3)Faktor-faktor penghambat penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, (4)Upaya-upaya yang dapat dilakukan di SMA Lentera Harapan Tomohon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Keabsahan data, menggunakan teknik pemeriksaan data melalui teknik trianggulasi. Kesimpulan dari penelitian ini, adalah: (1)Penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi di SMA Lentera Harapan Tomohon dapat berjalan dengan baik (2)Faktor-faktor penunjang penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi di SMA Lentera Harapan Tomohon, ialah Faktor internal: Cara Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kerjasama yang baik dari Kepala Sekolah, guru, dan staf administrasi, Kompetensi guru, Sarana dan prasarana yang memadai. Faktor Eksternal : Dukungan Masyarakat, Dukungan dari pemerintah, (3)Faktor-faktor penghambat penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi di SMA Lentera Harapan Tomohon yaitu Hambatan dari dalam: Masih kurangnya tenaga ahli di bidang IT, Latar belakang daerah guru yang berbeda-beda, Pengalaman kerja guru masih kurang, Tuntutan kerja yang tinggi, Gangguan jaringan listrik dan koneksi internet, serta Pembiayaan untuk pengadaan sarana dan prasarana. Hambatan dari Luar: Tuntutan kebutuhan masyarakat, Persaingan dengan sekolah-sekolah swasta lainnya, Opini masyarakat yang keliru, Kebijakan pemerintah, (4) Upaya yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah yaitu: (1)Competitive Positioning (2)Good Management, (3)Community Development. Saran dalam penelitian ini, yaitu: (1)dalam penerapan manajemen mutu berbasis TIK khususnya pada para pimpinan/kepala sekolah sebagai orang yang memegang kendali manajemen pendidikan disarankan untuk mempelajari dan memahami fitur dan fungsi komponen TIK, (2) Lebih mengoptimalkan peran semua sumber daya manusia yang ada di sekolah, (3)Penerapan manajemen mutu pendidikan berbasis TIK dapat dijadikan penunjang upaya peningkatan mutu, (3) Pemerintah Kota Tomohon mengupayakan pengadaan peralatan TIK di sekolah.