Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Polimesin

Studi eksperimental pertumbuhan aus sisi (vb) pahat karbida berlapis Titanium Aluminium Nitrida (TiAlN) pada pembubutan basah baja ASTM A29 rizki ramadhan; sunarto sunarto
Jurnal POLIMESIN Vol 17, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v17i2.1020

Abstract

Permesinan basah menjadi pilihan apabila dampak yang diakibatkan suhu pemotongan yang tinggi akan mengurangi kemampuan pahat dan memperpendek umur pahat. Pemesinan basah adalah sejumlah cairan dialirkan ke kawasan pemotongan bertujuan untuk menurunkan suhu pemotongan dan melumasi bagian-bagian pemesinan sehingga diharapkan permukaan pemesinan memiliki integritas permukaan yang dapat meningkatkan masa pakai alat potong (life time). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pahat karbida (WC+Co) yang dilapisi dengan bahan pelapis titanium aluminium nitride (TiAlN) dengan tipe DCGX 11T3 02-Al yang direkomendasikan untuk memotong paduan Aluminium. Penelitian ini digunakan untuk memotong baja ASTM A29 dengan tujuan membuktikan ketangguhan pahat. Hasil yang didapat pahat mampu memotong baja ASTM A 29 sampai kecepatan potong V = 250 m/menit, gerak makan (f) = 0,1 mm/putaran dan kedalaman makan potong (a) = 1,5 mm dalam waktu (tc) = 6,20 menit dan keausan tepi (VB) sebesar 0,12 mm dengan jenis kerusakan aus tepi, built up edge, dan aus kawahKata kunci: Pemesinan Basah, Aus Sisi (VB), Gerak Makan (f) Experimental study of side wear growth (Vb) chisels of Titanium Aluminum Nitride  (TiAlN) carbide in the wet turning of ASTM A29 SteelAbstract Wet machining is an option when the impact caused by high cutting temperatures will reduce tooling ability and the shorten tool life. Wet machining is a number of fluids flowed into the cutting area aiming to reduce the cutting temperature and lubricate the machining parts so that the machining surface is expected to have surface integrity that can increase the life time of the cutting tool. The method used in this study is to use carbide cutting tool (WC + Co) coated with titanium aluminum nitride (TiAlN) coating with type DCGX 11T3 02-Al which is recommended for cutting aluminum alloys. This research was used to cut ASTM A29 steel with the aim of proving the toughness of the tool. The results obtained by the tool are able to cut ASTM A 29 steel to cutting speed V = 250 m / minute, feed motion (f) = 0.1 mm / rotation and depth of feeding cut (a) = 1.5 mm in time (tc) = 6.20 minutes and edge wear (VB) of 0.12 mmwith the type of flank wear, built up edge, and crater wear.  Keywords: Wet Machining, Flank Wear (VB), Feeding Motion (f)
Pengaruh kecepatan potong (Vc) terhadap kekasaran permukaan pada pembubutan kering baja ASTM A 29 menggunakan pahat karbida berlapis Titanium Aaluminium Nitrida (TiAlN) rudi salam; sunarto sunarto
Jurnal POLIMESIN Vol 18, No 1 (2020): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v18i1.1025

Abstract

Peningkatan kualitas produksi harus disertai dengan kualitas produk yang digunakan. Pada bidang permesinan kualitas permukaan suatu benda kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti suhu pemotongan, kecepatan pemotongan, sudut pemotongan, kedalaman potong dan material yang digunakan dalam proses pembubutannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel dan kondisi pemotongan terhadap hasil kekasaran permukaan pada proses pemesinan bubut. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan pahat karbida berlapis Titanium Alumunium Nitrida (TiAlN) pada pemotongan baja ASTM A 29 menggunakan cairan pemotongan dan tanpa menggunakan cairan pemotongan (Dry Machining). Pengukuran kekasaran dilakukan dengan terlebih dahulu menetapkan kondisi pemotongan dengan mesin bubut. Hasil yang didapat pada proses pembubutan kekasaran permukaan terendah berada pada nilai (µm) 1.535 dengan parameter kecepatan potong (Vc) 250 m/mnt, gerak makan (f) 0.1 mm/putaran, dan kedalaman potong (a) 1.5 mm dengan kondisi pemesinan basah, sedangkan kekasaran permukaan tertinggi berada pada nilai (µm) 2,077 dengan parameter kecepatan potong (Vc) 250 m/mnt, gerak makan (f) 0.1 mm/putaran, dan kedalaman potong (a) 1.5 mm dengan kondisi pemesinan kering. Dapat disimpulkan bahwa kekasaran permukaan terendah berada pada proses pemotongan basah menggunakan pahat karbida pada pemotongan material baja ASTM A 29 dengan (Vc) 250 m/mnt. Kata kunci : Kekasaran permukaan, pahat karbida, baja ASTM A 29, pemotongan kering, bubut Effect of cutting speed (Vc) on ASTM A 29 surface roughness by dry turning using a cutting tool as Aluminum Nitride Titanium coated titanium (TiAlN) Abstract Increasing the quality of the production must be accompanied by the quality of the product used. In the machining field, the surface quality of a workpiece can be influenced by several factors such as cutting temperature, cutting speed, cutting angle, cutting depth and the material used in the turning process. The purpose of this study was to determine the effect of variables and cutting conditions on the results of surface roughness in the lathe machining process. This research was carried out experimentally using a Titanium Aluminium Nitride (TiAlN) coated carbide tool on ASTM A 29 steel cutting using cutting fluid and without using cutting fluid (Dry Machining). Roughness measurement is done by first setting the cutting conditions with a lathe. The results obtained in the process of turning the lowest surface roughness are at a value (µm) 1.535 with cutting speed (Vc) parameters 250 m / min, feed motion (f) 0.1 mm /rotation, and depth of cut (a) 1.5 mm with wet machining conditions, while the highest surface roughness is at the value (µm) 2.077 with cutting speed (Vc) parameters 250 m / min, feed motion (f) 0.1 mm / rotation, and cutting depth (a) 1.5 mm with dry machining conditions. It can be concluded that the lowest surface roughness is in the wet cutting process using a carbide tool on cutting ASTM A 29 steel material with (Vc) 250 m / min.