Tamsil Muis
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

POTENSI SPIRITUAL DALAM HUBUNGAN KONSELING Tamsil Muis,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 9, No 2 (2008)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba membaca peluang tentang bagaimana memanfaatkan potensi spiritual Klien dan Konselor dalam hubungan konseling. Potensi spiritual dimaksud, terutama dipandang dari sisi Islami yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, sebagai pedoman hidup manusia Muslim.
PENGARUH PENERAPAN KOMBINASI MUSIK KLASIK DAN LATIHAN RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN STRES PADA SISWA KELAS XI IPA 2 SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Dewi Setyaningsih, ; Tamsil Muis,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji “penerapan kombinasi musik klasik dan latihan relaksasi untuk menurunkan stres”.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya yang teridentifikasi mengalami stres. Subyek penelitian ini diperoleh dari populasi yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian pre-ekperimental dengan jenis pre-test dan post-test. Analisis yang digunakan adalah uji tanda yang tergolong dalam statistic non parametric. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket untuk memperoleh data tentang tingkat stres. Dari hasil pre-test melalui angket, diketahui subyek 8 siswa yang mendapat skor stres tinggi. Setelah diadakan analisis data menggunakan tes tanda, dapat diketahui bahwa ñ=0.004 lebih kecil dari á sebesar 5%=0.05. Artinya setelah melakukan perlakuan kombinasi musik klasik dan latihan relaksasi, siswa yang sebelumya memiliki tingkat stres tinggi, kini tingkat stresnya menjadi turun. Berarti siswa telah mengalami penurunan tingkat stres. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan kombinasi musik klasik dan latihan relaksasi efektif untuk menurunkan stres.
PENGARUH PENERAPAN KOMBINASI MUSIK KLASIK DAN LATIHAN RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN STRES PADA SISWA KELAS XI IPA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Dewi Setyaningsih, ; Tamsil Muis,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji “penerapan kombinasi musik klasik dan latihan relaksasi untuk menurunkan stres”.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya yang teridentifikasi mengalami stres. Subyek penelitian ini diperoleh dari populasi yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian pre-ekperimental dengan jenis pre-test dan post-test. Analisis yang digunakan adalah uji tanda yang tergolong dalam statistic non parametric. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket untuk memperoleh data tentang tingkat stres. Dari hasil pre-test melalui angket, diketahui subyek 8 siswa yang mendapat skor stres tinggi. Setelah diadakan analisis data menggunakan tes tanda, dapat diketahui bahwa ñ=0.004 lebih kecil dari á sebesar 5%=0.05. Artinya setelah melakukan perlakuan kombinasi musik klasik dan latihan relaksasi, siswa yang sebelumya memiliki tingkat stres tinggi, kini tingkat stresnya menjadi turun. Berarti siswa telah mengalami penurunan tingkat stres. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan kombinasi musik klasik dan latihan relaksasi efektif untuk menurunkan stres
PENERAPAN STRATEGI REFRAMING DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGURANGI KECEMASAN MENGHADAPI KELAS MATEMATIKA Nursita Indah Pratiwi, ; Tamsil Muis,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 10, No 2 (2009)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan adalah salah satu gangguan mental yang dialami manusia. Citra kelas matematika yang menakutkan dan cara pandang yang negatif terhadap guru matematika, maupun teman-teman sekelas sudah melekat kuat dipikiran siswa, sehinngga membuat siswa merasa cemas ketika menghadapi kelas matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apakah ada pengurangan skor kecemasan menghadapi kelas matematika sebelum dan sesudah diberi penerapan strategi reframing. Pra eksperimen dengan menggunakan pre test dan post test one group design di gunakan untuk melakukan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk mengukur tingkat kecemasan menghadapi kelas matematika. Telah ditemukan bahwa 6 siswa (15,79) dari 38 siswa mengalami kecemasan menghadapi kelas matematika tingkat tinggi. Analisis data yang digunakan adalah uji tanda. Hasil analisis menunjukan ñ = 0,016 dan harga lebih kecil dari á = 0,05. Maka diketahui bahwa ada perbedaan yang signifikan skor kecemasan menghadapi kelas matematika sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu penggunaan strategi reframing. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi reframing dapat mengurangi kecemasan menghadapi kelas matematika.
Penerapan Bimbingan Kelompok Teknik Bermain untuk Membantu Mengurangi Tingkat Kecemasan dalam Mengikuti Mata Pelajaran Eksakta Reni Efrylia Ningtyas, ; Tamsil Muis,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan menguji penggunaan bermain sebagai teknik bimbingan kelompok untuk menurunkan kecemasan mengikuti mata pelajaran eksakta pada siswa kelas unggulan. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-experiment design berupa one group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup dengan 4 pilihan jawaban untuk mengetahui skor kecemasan siswa kelas unggulan dalam mengikuti mata pelajaran eksakta. Subyek dalam penelitian ini adalah 12 siswa kelas VII-A dan VIII-A  di SMP Negeri 1 Rengel-Tuban yang memiliki kecemasan mengikuti mata pelajaran eksakta kategori tinggi. Teknik analisis yang digunakan adalah statistic non parametric dengan Uji Jenjang Bertanda Wilcoxon (Wilcoxon Signed Rank Test). Dengan menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon menunjukkan nilai hitung T=0. Bila taraf kesalahan sebesar 5% dan N=12 maka diperoleh nilai T tabel=14, sehingga dapat ditarik kesimpulan T hitung<T tabel. Dengan demikian hipotesis penelitian yang berbunyi “tingkat kecemasan siswa kelas unggulan dalam mengikuti mata pelajaran eksakta menurun setelah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik bermain.” Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian bimbingan kelompok dengan teknik bermain dapat menurunkan tingkat kecemasan siswa kelas unggulan dalam mengikut mata pelajaran eksakta Penelitian ini bertujuan menguji penggunaan bermain sebagai teknik bimbingan kelompok untuk menurunkan kecemasan mengikuti mata pelajaran eksakta pada siswa kelas unggulan. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-experiment design berupa one group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup dengan 4 pilihan jawaban untuk mengetahui skor kecemasan siswa kelas unggulan dalam mengikuti mata pelajaran eksakta. Subyek dalam penelitian ini adalah 12 siswa kelas VII-A dan VIII-A  di SMP Negeri 1 Rengel-Tuban yang memiliki kecemasan mengikuti mata pelajaran eksakta kategori tinggi. Teknik analisis yang digunakan adalah statistic non parametric dengan Uji Jenjang Bertanda Wilcoxon (Wilcoxon Signed Rank Test). Dengan menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon menunjukkan nilai hitung T=0. Bila taraf kesalahan sebesar 5% dan N=12 maka diperoleh nilai T tabel=14, sehingga dapat ditarik kesimpulan T hitung<T tabel. Dengan demikian hipotesis penelitian yang berbunyi “tingkat kecemasan siswa kelas unggulan dalam mengikuti mata pelajaran eksakta menurun setelah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik bermain.” Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian bimbingan kelompok dengan teknik bermain dapat menurunkan tingkat kecemasan siswa kelas unggulan dalam mengikut mata pelajaran eksakta
BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI KELOMPOK UNTUK MEMBANTU SISWA DALAM KEMANTAPAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN STUDI LANJUT Tuti Rindiani, ; Tamsil Muis,
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok untuk kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut. Penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimental berupa one group pretest – posttest design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup dengan pilihan jawaban checklist yang digunakan untuk mengetahui kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut. Subyek penelitian ini adalah 10 siswa kelas XI – IPS 2 SMA Negeri 1 Mojosari yang memiliki kategori rendah pada skor kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut. Teknik analisis yang digunakan adalah uji bertanda Wilcoxon. Data perhitungan diperoleh Thitung = 0, sedangkan Ttabel untuk N = 10 dan taraf signifikan 5% sebesar 8. Maka, Thitung lebih kecil dari Ttabel. Hal ini berarti hipotesis penelitian yang berbunyi “ mpenggunaan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok untuk kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut kelas XI – IPS 2 SMA Negeri 1 Mojosari “ dapat diterima.