Guslinda .,
Fakultas Kesehatan Dan Sains, Universitas Mercubaktijaya, Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Safewards Intervention dalam Mengurangi Tanda dan Gejala Perilaku Kekerasan Pasien Skizofrenia Harahap, Rukiyah; Suryani, Ulfa; Guslinda, Guslinda; Efendi, Surya
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16403

Abstract

Schizophrenia, both in the acute and chronic phases, can lead to violent behavior. An intervention currently being developed extensively is the Safewards Intervention. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of the safewards intervention in reducing signs and symptoms of violent behavior in schizophrenia patients. The study design was a one-group pretest and posttest, involving 11 schizophrenia patients with violent behavior, selected using a total sampling technique. They were given the safewards intervention, and in the pre- and post-intervention phases, signs and symptoms of violence were measured using questionnaires and observation sheets. A paired samples t-test was then used to compare the signs and symptoms of violence before and after the intervention. The results showed that the mean signs and symptoms in the pre- and post-intervention phases were 114.73 and 43.64, respectively. The p-value of the comparative analysis was 0.000, indicating a significant difference in signs and symptoms of violence between the two measurements. Therefore, it can be concluded that the safewards intervention is effective in reducing signs and symptoms of violent behavior in schizophrenia patients treated in a psychiatric hospital.Keywords: schizophrenia; violent behavior; safewards intervention ABSTRAK Skizofrenia pada fase akut maupun fase kronis dapat menimbulkan perilaku kekerasan. Intervensi yang saat ini sedang dikembangkan secara masif adalah Safewards Intervention. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas safewards intervention untuk mengurangi tanda dan gejala perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Rancangan penelitian ini adalah one group pretest and posttest, yang melibatkan 11 pasien skizofrenia dengan perilaku kekerasan, yang dipilih dengan teknik total sampling. Mereka diberikan safewards intervention, dan pada fase sebelum dan sesudah intervensi dilakukan pengukuran tanda dan gejala kekerasan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Selanjutnya dilakukan analisis perbandingan tanda dan gejala kekerasan antara sebelum dan sesudah intervensi menggunakan paired samples t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rerata tanda dan gejala pada fase sebelum dan sesudah intervensi, masing-masing adalah 114,73 dan 43,64. Nilai p dari analisis perbandingan adalah 0,000, yang bisa dimaknai bahwa ada perbedaan tanda dan gejala kekerasan secara signifikan antara kedua pengukuran tersebut. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa safewards intervention efektif untuk mengurangi tanda dan gejala perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia yang dirawat di rumah sakit jiwa. Kata kunci: skizofrenia; perilaku kekerasan; safewards intervention
Pengaruh Terapi Reminiscence Melalui Permainan “Domino Kenangan” Terhadap Tingkat Kesepian Lansia di Pstw Guslinda Guslinda; Defrima Oka Surya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52599

Abstract

Kesepian merupakan permasalahan psikososial yang umum terjadi pada lansia yang tinggal di panti sosial dan berdampak pada kesehatan mental maupun kualitas hidup mereka. Terapi reminiscence kelompok dikenal efektif menurunkan kesepian, namun integrasi elemen budaya lokal dalam media terapi masih jarang dikembangkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi reminiscence melalui permainan Domino Kenangan berbasis budaya Minangkabau terhadap tingkat kesepian lansia di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin. Penelitian menggunakan desain quasi–eksperimental pre–post test dengan kelompok kontrol dengan total sampel 48 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi selama 1 minggu, masing-masing berdurasi 45–60 menit, melibatkan aktivitas permainan domino berpasangan yang memicu diskusi kenangan melalui gambar budaya seperti Rumah Gadang, Rendang, Saluang, dan artefak tradisional lainnya. Tingkat kesepian diukur menggunakan UCLA Loneliness Scale. Analisis menggunakan uji Paired t-test menunjukkan penurunan signifikan tingkat kesepian setelah intervensi (p=0,000) pada kelompok intervensi. Analisis bivariat terhadap selisih skor kesepian sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok kontrol dan intervensi menggunakan uji Pooled t-test didapatkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Hasil ini mengindikasikan bahwa terapi reminiscence melalui permainan Domino Kenangan efektif meningkatkan interaksi sosial, memicu memori positif, serta memperkuat sense of belonging lansia sehingga kesepian berkurang secara bermakna. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai program psikososial rutin di panti sosial karena mudah diterapkan, murah, dan relevan secara budaya. Penelitian lanjutan dengan desain acak terkontrol diperlukan untuk menguji efektivitas jangka panjang dan memperluas penerapannya pada berbagai kelompok lansia.