Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN ZAT BESI, VITAMIN B6 DAN ZINC TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI ANEMIA DI KECAMATAN NANGGALO KOTA PADANG THE EFFECT OF IRON, VITAMIN B6 AND ZINC ON THE ADMINISTRATION OF HEMOGLOBIN ADOLESCENT PRINCESS ANEMIA IN NANGGALO DISTRICT PADANG CITY Nova Fridalni; Aida Minropa; Guslinda .,; Etri Yanti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i2.551

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan periode yang unik dalam hidup karena ini merupakan waktu perkembangan fisik, psikososial dan kognitif yang intensif. Remaja membutuhkan jumlah gizi yang paling tinggi selama pertumbuhan dan perkembangan  mereka. Remaja adalah kelompok yang rentan terhadap defisiensi zat besi karena kebutuhan yang meningkat akan zat besi itu sendiri akibat terjadinya pertumbuhan yang sangat pesat dimasa remaja. Anemia adalah masalah kesehatan yang penting bagi remaja karena mempengaruhi pertumbuhan dan tingkat energi. . Defisiensi zat besi dianggap sebagai penyebab utama anemia dan penyebab lain anemia antara lain penyakit malaria, infeksi cacing, infeksi kronik, dan defisiensi mikronutrien seperti riboflavin, asam folat, vitamin A, C, B12.dan B6 .Tujuan penelititan ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian zat besi,  vitamin B6 dan zinc terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia di Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Penelitian quasi eksperimental dengan one group pretest-posttest. Remaja putri anemia yang merupakan 10 orang mahasiswa STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang yang memenuhi kriteria inklusi dipilih secara acak yang akan memperoleh suplemen zat besi, vitamin B6 dan zinc yaitu dari bulan April – Mei 2010. Pada akhir penelitian didapatkan perbedaan rata-rata yang bermakna kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian zat besi, vitamin B6 dan zinc (p<0,05). Pemberian zat besi, vitamin B6 dan zinc setiap hari dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi pada remaja putri yang mengalami anemia. Dibutuhkan waktu suplementasi yang lebih lama untuk meningkatkan kadar hemoglobin sehingga dapat memenuhi cadangan tubuh. Kata kunci : Anemia, zat besi, zinc, vitamin B6, remaja putri, hemoglobin   ABSTRACT Adolescence is a unique period in life because it is a time of intensive physical, psychosocial and cognitive development. Teenagers need the highest amount of nutrition during their growth and development. Adolescents are a group that is vulnerable to iron deficiency because of the increased need for iron itself due to rapid growth in adolescence. Anemia is an important health problem for teenagers because it affects growth and energy levels. . Iron deficiency is considered a major cause of anemia and other causes of anemia include malaria, helminth infections, chronic infections, and micronutrient deficiencies such as riboflavin, folic acid, vitamins A, C, B12 and B6. The purpose of this research is to determine the effect of administration iron, vitamin B6 and zinc on hemoglobin levels in anemic adolescent girls in Nanggalo District, Padang City. This research is a quasi experimental research with one group pretest-posttest. Anemic teenage girls who were 10 students of MERCUBAKTIJAYA Padang STIKes who met the inclusion criteria were randomly selected to receive iron, vitamin B6 and zinc supplements from April to May 2010. At the end of the study, a significant average difference in hemoglobin levels before and after administration of iron, vitamin B6 and zinc (p <0.05). Daily administration of iron, vitamin B6 and zinc can increase hemoglobin levels before and after intervention in anemic adolescent girls. Supplementation takes longer to increase hemoglobin levels so that it can meet the body's reserves. Keywords: Anemia, iron, zinc, vitamin B6, adolescent girls, hemoglobin
Implementasi Program Prolanis Pada Masa Pandemi Covid-19 Aida Minropa; Nova Fridalni; Guslinda; Dilla Anggun Pratama; Fitria Ramadhani
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v5i1.264

Abstract

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) Aida Minropa1*, Nova Fridalni2, Guslinda3, Dilla Anggun Pratama4, Fitria Ramadhani5 1,2,3,4,5 Prodi D III Keperawatan, STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang, Jl. Jamal Jamil Pondok Kopi Siteba Padang *aidaminropa1@gamil.com ABSTRACT Prolanis program at the health center supported by BPJS health. During the COVID-19 pandemic, it is beneficial for prolanis patients to continue to have their health checked so that they can avoid covid 19. This activity can be seen from service procedures, Puskesmas facilities, staff commitment, patient compliance, and implementation barriers. The purpose of this study was to identify the implementation of the Prolanis program at the Padang City Health Center. Which is represented by 2 Puskesmas which are taken based on geographical location. This research method is qualitative with data collection through in-depth interviews with puskesmas officers related to the implementation of the Prolanis program. The results of this study are prolanis patient services during the covid 19 pandemic are only carried out at the Puskesmas individually, the health facilities used are complete, health workers continue to provide services, patients comply with examinations, the obstacle is laboratory examinations. After doing this research, it is hoped that the Puskesmas can improve the services provided to Prolanis patients, especially for laboratory examinations and the Puskesmas prepares Information Technology-based services such as providing consultation services via the media. Patients are expected to adopt a healthy lifestyle to avoid other diseases. Keywords : Prolanis Program, Covid 19 ABSTRAK Program Prolanis di Puskesmas yang di dukung oleh BPJS kesehatan. Selama masa pandemi covid 19 bermamfaat yaitu pasien prolanis tetap memeriksakan ksehatannya sehingga dapat terhindar dari covid 19. Kegiatan ini dapat dilihat dari prosedur pelayanan, fasilitas Puskesmas, komitmen petugas, kepatuhan pasien, dan hambatan Pelaksanaan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelaksanaan program Prolanis di Puskesmas Kota Padang. Yang di wakili oleh 2 Puskesmas yang diambil berdasarkan letak geografis. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada petugas puskesmas yang terkait dengan pelaksanaan program Prolanis. Hasil penelitian ini adalah Pelayanan pasien prolanis selama masa pandemi covid 19 hanya dilakukan di Puskesmas secara individu, Faslitas kesehatan yang digunakan lengkap, Petugas kesehatan tetap melakukan pelayanan, pasien patuh melakukan pemeriksaan, hambatannya adalah pemeriksaan labor. Setelah dilakukan penelitian ini di harapkan Puskesmas dapat meningkatkan pelayanan yang di berikan pada pasien Prolanis terutama untuk pemeriksaan laboratorium serta Puskesmas menyiapkan pelayanan berbasis Informasi Teknologi seperti menyediakan pelayanan konsultasi via media. Pasien diharapkan menerapan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit lainnya. Kata kunci : Program Prolanis, Covid 19
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA DENGAN REMATIK MELALUI PELAKSANAAN SENAM REMATIK Aida Minropa; Nova Fridalni; Guslinda Guslinda; Ises Reni; Masni Hayati
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ABDI MERCUSUAR (JAM)
Publisher : LPPM STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.595 KB) | DOI: 10.36984/jam.v2i1.293

Abstract

Latar Belakang : Rheumatoid Arthritis atau yang lebih dikenal dengan rematik merupakan penyakit inflamasi sistemik kronik yang menyebabkan tulang sendi destruksi, deformitas, dan mengakibatkan ketidakmampuan. Puskesmas Ambacang melayani lansia dengan rematik. Catatan kunjungan poli lansia Puskesmas Ambacang terdapat 58 lansia mengalami rematik pada bulan Januari dan Februari 2022. Keadaan sendi yang nyeri dan kaku terutama pada pagi hari dapat diminimalkan dengan dengan melakukan senam rematik. Berdasarkan data di atas kami melaksanakan kegiatan pengabdian dengan judul upaya peningkatan kesehatan lansia rematik dengan senam rematik di Kelurahan Ampang wilayah kerja Puskesmas Ambacang. Metode : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Ampang wilayah kerja Puskesmas Ambacang pada hari Kamis tanggal 4 Maret 2022. Kegiatan ini diawali penyuluhan kesehatan tentang rematik pada lansia yang dilanjutkan dengan pelaksanaan senam rematik. Hasil: Kegiatan pengabdian ini di hadiri oleh 13 orang lansia. Peserta yang hadir pada kegiatan berperan aktif selama kegiatan berlangsung, Peserta mengajukan pertanyaan saat sesi diskusi setelah penyuluhan dan mengikuti semua gerakan senam yang diperagakan.
IMPLEMENTASI PERSONAL SAFETY SKILL UNTUK MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR Rifka Putri Andayani; Ridhyalla Afnuhazi; Santi Dafris; Putri Rahmatul Huda; Yulmaini Hendra Dewi Ningsih; Bagus Irwanda; Citra Wirda Dwi Edo; Defrima Oka Surya; Guslinda Guslinda; Vivi Syofia Sapardi
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL ABDI MERCUSUAR (JAM)
Publisher : LPPM STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v2i2.324

Abstract

Latar Belakang: Kekerasan terhadap anak dibagi menjadi empat kategori yaitu kekerasan fisik, kekerasan emosional atau psikis, kekerasan emosional, dan penelantaran. Kekerasan adalah bentuk kekerasan yang paling umum dan meningkat setiap tahun. Kekerasan seksual yang terjadi pada anak dapat berdampak negatif terhadap kesehatan psikis, kondisi fisik, bahkan kehidupan sosial pada masa kanak-kanak dan tumbuh kembang bahkan dapat berlangsung hingga stadium lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 23 Marapalam Padang. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan tahap pengumpulan data kepada mitra dan hasil observasi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan dengan melakukan pelatihan dan transfer ilmu serta diakhiri dengan melakukan monitoring dan evaluasi. Peserta berjumlah 84 orang yang terdiri dari siswa kelas 4 dan kelas 5. Waktu pelaksanaan dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB. Hasil: Berdasarkan data yang diperoleh sebelum memberikan materi tentang Personal Safety Skill diketahui bahwa rata-rata tingkat pengetahuan siswa 18,5 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 27,75. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa meningkat setelah diberikan edukasi.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN KADER DALAM PEMANFAATAN LAYANAN HOMECARE PADA PENYAKIT DEGENERATIF Febriyanti Febriyanti; Viki Yusri; Guslinda Guslinda; Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi; Aida Minropa; Mitayani Mitayani; Feri Musharyadi; Rifka Putri Andayani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.1901

Abstract

Home Care atau perawatan kesehatan di rumah merupakan salah satu jenis dari perawatan jangka panjang (Long term care) yang dapat diberikan oleh tenaga profesional maupun non profesional yang telah mendapatkan pelatihan. Rentang pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan serta memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit termasuk penyakit terminal. Menurut American of Nurses Association (ANA) tahun 1992 pelayanan keseatan di rumah adalah perpaduan perawatan kesehatan masyarakat dan ketrampilan teknis yang terpilih dari perawat spesialis yang terdiri dari perawat komunitas, perawat gerontologi, perawat psikiatri, perawat maternitas dan perawat medikal bedah. Seiring dengan waktu penyakit degenaratif tidak bisa dipungkuri semakin meningkat seperti DM dan hipertensi, kedua penyakit ini disebut sebagai the great imitator karena penyakit ini dapat mengenai semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai macam keluhan dengan gejala sangat bervariasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 14 November 2021 di RW 12 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jumlah peserta sebanyak 34 orang yang terdiri penderita diabetes mellitus dan yang berisiko mengalami diabetes mellitus. Peserta mampu menyebutkan perawatan pada diabetes mellitus di rumah dan terbentuk kader dari masyarakat dalam pelayanan homecare sebagai mediator tenaga kesehatan.
Penerapan Family Centered Care dalam Penanganan Resiko Jatuh Pada Lansia Guslinda; Zulham Efendi; Afrizal; Defrima Oka Surya; Vanesha Apitri; Midali Sakinah; Aisyah Nabila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5533

Abstract

Pengontrolan resiko jatuh pada lansia membutuhkan pelayanan kesehatan terpadu yang mencakup upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif serta dukungan keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan keluarga dalam pencegahan dan penatalaksanaan resiko jatuh pada lansia. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan pelatihan kepada kader dan keluarga tentang pencegahan dan penatalaksanaa resiko jatuh. Sasaran kegiatan ini adalah kader dan keluarga lansia dengan jumlah 20 orang. Lokasi kegiatan adalah di RW 09 Kelurahan Gunung Sarik, Kota Padang, Sumatera Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 7 September – 8 November 2022. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sasaran, 90% kader dan keluarga memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan dan penatalaksanaan resiko jatuh setelah kegiatan. Kader dan keluarga diharapkan dapat menerapkan pencegahan resiko jatuh pada lansia
Pemanfaatan Pop-Up Book Sebagai Media Literasi Pencegahan Perilaku Bullying Guslinda Guslinda; Defrima Oka Surya; Ilham Thohir; Reren Febri Yolanda; Agung Permanda Putra; Azmi Reza; Susi Lidiyawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7490

Abstract

Perilaku bullying yang dilakukan oleh peserta didik di SDN 02 Indarung dalam bentuk verbal dan non verbal. Dampak dari perilaku bullying mengakibatkan siswa malas datang ke sekolah, menangis bahkan ada yang menjadi pendiam. Berdasarkan hasil survey awal dan wawancara dengan mitra, maka permasalahan mitra adalah adanya perilaku bullying pada peserta didik karena rendahnya pengetahuan peserta didik, belum adanya edukasi pencegahan perilaku bullying di sekolah, sekolah belum memiliki media edukasi yang komunikatif dan menarik berkaitan dengan pencegahan perilaku bullying. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membuat media edukasi pop-up book yang disukai dan informatif bagi peserta didik sehingga meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang pencegahan bullying. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan membuat media edukasi, memberikan edukai pencegahan bullying pada peserta didik. Jumlah sasaran peserta didik dalam kegiatan ini adalah 50 orang. Lokasi kegiatan adalah di SDN 02 Indarung, Kota Padang, Sumatera Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 28 Oktober - 20 November 2023. Hasil kegiatan menunjukkan media edukasi disukai peserta didik. 90% peserta didik mengalami peningkatan pengetahuan tentang pencegahan bullying setelah diberikan edukasi. Media edukasi pop-up book diharapkan dapat menjadi salah satu media literasi pencegahan bullying di sekolah dan peserta didik dapat mencegah perilaku bullying.