Ermala Sari
Dosen Prodi D-III Kebidanan STIKes Imelda

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP SENAM HAMIL DI RUMAH SAKIT ELISABET MEDAN TAHUN 2014 Ermala Sari
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang diberikan kepada ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya, baik persiapan fisik maupun mental untuk mengahadapi dan mempersiapkan persalinan yang cepat, aman dan spontan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap dan hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil terhadap senam hamil di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2014. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional dengan besar sampel sebanyak 54 orang dengan metode pengambilan sampel total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Februari 2014 sampai 24 Mei 2014. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner yang meliputi data demografi, pertanyaan pengetahuan dan penyataan sikap tentang senam hamil. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil berpengetahuan baik sebanyak orang 39 orang (72,2%) dan bersifat positif sebayak 43 orang (79,7%) terhadap senam hamil. Setelah dilakukan uji chi-square disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang senam hamil karena nilai p value < 0,05 atau (0,000>0,05). Diharapkan tenaga kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan di seluruh Rumah Sakit sehingga ibu hamil memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang senam hamil dan ibu hamil mau melakukan senam hamil.
HUBUNGAN KUNJUNGAN KEHAMILAN DAN KEPATUHAN MENGONSUMSI TABLET ZAT BESI TERHADAP TERJADINYA ANEMIA KEHAMILAN Ermala Sari
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan selama kehamilan.Peningkatan kebutuhan zat besi hampir tiga kali lipat untuk kebutuhan ibu dan janin selama kehamilan, anemia gizi besi pada ibu hamil berdampak pada kesakitan dan kematian maternal, berisiko terjadinya berat bayi lahir rendah, kelahiran prematur. Kunjungan kehamilan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi memiliki peran penting terhadap kejadian anemia kehamilan. Ketidakteraturan ibu hamil melakukan kunjungan kehamilan dan ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi memberikan dampak yang sangat besar terjadinya anemia kehamilan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian cross sectional survey. Penelitian dilaksanakan di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Populasi adalah seluruh ibu hamil di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam sebanyak 172 orang ibu hamil dengan besar sampel sebanyak 64 orang secara simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan kunjungan kehamilan diperoleh lebih banyak ibu hamil melakukan kunjungan kehamilan tidak teratur sebanyak 45 orang (70,3%) dan penelitian menunjukkan dari hasil kepatuhan mengonsumsi tablet zat besi lebih banyak 38 orang (59,4%) tidak patuh mengonsumsi tablet zat besi, kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 30 orang (46,9%). Hasil penelitian hubungan kunjungan kehamilan p=0.00 berhubungan dengan kejadian anemia dilihat dari hasil OR (odds ratio) sebesar12,50 menunjukkan bahwa besar peluang terjadi anemia kehamilan, kepatuhan mengonsumsi tablet zat besi menemukan hasil p=0.00 ada hubungan dengan kejadian anemia dan dilihat dari hasil OR (odds ratio) sebesar 63,00 menunjukkan bahwa besar peluang terjadi anemia kehamilan. Kepada petugas kesehatan diharapkan untuk mengoptimalkan dalam memberikan pengetahuan kepada ibu hamil tentang pentingnya melakukan kunjungan kehamilan secara teratur dan pentingnya manfaat mengonsumsi tablet zat besi dengan patuh.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP WANITA USIA 45-50 TAHUN TENTANG KELUHAN DAN PENANGANAN KLIMAKTERIUM DI PUSKESMAS LUBUK PAKAM Ermala Sari
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa usia lanjut secara alami tidak dapat dihindarkan, pada usia tersebut akan terjadi kemunduran sel-sel yang dapat mempengaruhi fungsi dan kemampuan sistem tubuh termasuk syaraf, jantung dan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia 45-50 tahun tentang keluhan dan penanganan klimakterium di Puskesmas Dago Bandung .Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi analitik dengan pendekatan cross sectional pada wanita usia 45-50 tahun yang mengalami klimakterium di Puskesmas Dago Bandung. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner dan kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian, pengetahuan responden tentang keluhan klimakteriumadalah kurang sebanyak 40,0%, tentang penanganan klimakterium adalah cukup sebanyak 51,4% dan sikapnya positif yaitu sebanyak 62,9%. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan yaitu menggunakan uji chi-square di peroleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia 45-50 tahun tentang keluhan dan penanganan klimakterium. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia 45-50 tahun tentang keluhan dan penanganan klimakterium di Puskesmas Dago Bandung.
PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI KLINIK SULASTRI JL. LAU DENDANG MEDAN TAHUN 2017 Griselli Saragih; Ermala Sari; Rahmawani Fauza
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan sesuatu hal yang fisiologis yang akan terjadi pada setiap wanita di dunia ini. Wanita akan melewati masa kehamilan 9 bulan dan setelah itu akan mengalami proses persalinan. Sebagian besar calon ibu terutama yang pertama kali menghadapi proses persalinan merasa takut terhadap suasana ruang bersalin, sehingga akan menambah ketegangan. Semua wanita mengalami nyeri selama persalinan, hal ini merupakan proses fisiologis. Secara objektif sebagaimanatelah dilakukan penelitian oleh Niven danGijsbern pada tahun 1989 didapatkan bahwa nyeri persalinan jauh melebihi keadaan penyakit. Bagaimanapun nyeri harus diatasi, Browridge 1999 meyatakan bahwa nyeri yang menyertai kontraksi uterus mempengaruhi mekanisme fungsional yang menyebabkan respon stress fisiologis, nyeri persalinan yang lama menyebabkan hiperventilasi dengan frekuensi pernafasan 60-70 kali per menit sehingga menurunkan kadar PaCO2 ibu dan peningkatan pH.Nyeri persalinan dapat di kurangi dengan teknik non farmakologi seperti menggunakan terapi kompres hangat. Nyeri yang tidak tertahankan mendorong ibu bersalin memilih persalinan dengan bedah sesar maka dari itu untuk mengurangi angka operasi sesar yang disebabkan nyeri persalinan dapat dilakukan teknik kompres hangat. Kompres hangat merupakan suatu metode yang dilakukan secara non- farmakologi yang salah satu kegunaannya untuk menurunkan atau mengurangi rasa sakit (nyeri) begitu juga dapat diterapkan pada ibu inpartu yang pelaksanaannya dilakukan dengan cara kantung berisi air hangat yang sudah di ukur kehangatannya menggunakan alat termometer air berkisar 40-50oC dilapisi kain ditempelkan ke kulit ibu khususnya pada daerah pinggang ibu dengan posisi miring kanan atau miring kiri. Teknik ini dilakukan selama 20 menit, pengukuran pengurangan nyeri dilakukan pada menit ke 15-20. Sebelum melakukan teknik kompres hangat dilakukan terlebih dahulu pengukuran nyeri. Kompres hangat dilakukan pada ibu bersalin kala I fase aktif untuk mengurangi rasa nyeri yang diderita ibu selama proses persalinan dan membantu persalinan berjalan dengan lancar. Teknik kompres hangat bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri pada saat persalinan kala I fase aktif dilakukan pada 20 orang ibu dengan metode one group pre dan post tes di Klinik Sulastri Jl. Lau Dendang Medan Tahun 2017.