Mira Indrayani
Dosen Prodi D-III Kebidanan STIKes Imelda

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT ZAT BESI (Fe) DI KLINIK MARELAN TAHUN 2015 Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Tahun 2016
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian zat besi (Fe) selama kehamilan merupakan salah satu cara yang paling cocok bagi ibu hamil untuk untuk meningkatkan kadar Hb sampai tahap yang diinginkan, karena sangat efektif di mana satu tablet mengandung 60 mg Fe. Setiap tablet setara dengan 200 mg ferrosulfat. Selama kehamilan minimal di berikan sejak pemeriksaan ibu hamil pertama. Menurut WHO 40 % kematian ibu Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan dan kebanyakan anemia pada kehamilan disebabkan oleh defisiensi zat besi dan pendarahan akut, bahkan tidak jarang keduanya saling berinteraksi. Berdasarkan hasil penelitian ini di dapat pengetahuan kurang sebanyak 18 orang (60%). Di tinjau berdasarkan pendidikan berpengetahuan kurang dari pendidikan SD sebanyak 10 orang (33%), berdasarkan umur berpengetahuan kurang berumur < 20 tahun sebanyak 11 orang (37%), dan berdasarkan sumber informasi berpengetahuan kurang mendapat informasi dari keluarga / teman sebanyak 10 orang (33%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pemakaian zat besi (Fe) selama kehamilan di Klinik Marelan tahun 2015 berpengetahuan kurang, di harapkan kepada ibu hamil untuk mencari pengetahuan baik di dapat dari media cetak ataupun bertanya kepada petugas kesehatan melalui konseling mengenai pemakaian zat besi (Fe) selama kehamilan.
PENGARUH JINTAN HITAM TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI KELURAHAN INDRA KASIH KECAMATAN MEDAN TEMBUNG TAHUN 2017 Fitriana Ritonga; Resy Tesya Mulianda; Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI setelah bayi di lahirkan sampai bayi berusia 2 tahun sungguh merupakan fondasi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. ASI merupakan makanan yang terlengkap bagi anak yang memenuhi syarat-syarat keselamatan dan kesehatan. Karena itu seorang ibu hendaknya menyusui anaknya dari air susunya. Banyak manfaat yang didapat dari pemberian ASI pada bayi, baik bagi bayi itu sendiri atau bagi ibu menyusui. Pada ASI mengandung antibodi dalam jumlah besar yang berasal dari tubuh seorang ibu. Antibodi tersebut membantu bayi menjadi tahan terhadap penyakit, selain itu juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Dengan demikian menyusui sebenarnya telah terjadi jalinan atau kontak fisik dan bathin antara ibu dan anak. Upaya dalam peningkatan produksi ASI bisa dilakukan dengan cara melakukan perawatan payudara sejak dini dan rutin, memperbaiki teknik menyusui, atau dengan mengkonsumsi makanan yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan berbagai jenis tanaman yang berkhasiat sebagai tanaman obat. Beberapa diantaranya berkhasiat sebagai laktagogum seperti tanaman katuk, lampes, adas manis, bayam duri, bidara upas, blustru, dadap ayam, jinten hitam pahit, kelor, nangka, patikan kebo, pulai, temulawak, turi, dan buah pepaya muda. Jinten hitam sebagai salah satu rempah-rempah yang mengandung laktagogum Rempah ini berbentuk butiran biji berwarna hitam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan satu kelompok. Desain penelitian menggunakan one group before and after intervention design, atau pre and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum <40 hari yang menyusui pada setiap Klinik Bersalin di Kelurahan Indrakasih Kec. Medan Tembung yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu sebanyak 20 orang.
PENGARUH KARAKTERISTIK BAYI TEHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BAYI DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2017 Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar bayi di Indonesia. Angka Case Fatality Rate (CFR) pneumonia pada bayi tahun 2015 yaitu 0,17%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh faktor karakteristik bayi terhadap kejadian pneumonia pada bayi di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah retrospective study dengan desain case control. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan, dari bulan Maret sampai Desember tahun 2017. Populasi adalah seluruh bayi penderita pneumonia dan bukan penderita pneumonia yang datang ke Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia. Sampel diambil secara consecutive sampling dengan pencocokan (matching) sama dengan kasus dalam hal umur dan jenis kelamin. Besar sampel 74 bayi, dengan sampel kasus 37 bayi penderita pneumonia dan kontrol 37 bayi bukan penderita pneumonia. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dan regresi logistik berganda metode enter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian pneumonia pada bayi di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia dipengaruhi oleh status gizi (p=0,040; OR=10,652), berat bayi lahir (p=0,005; OR=11,278), dan status imunisasi (p=0,003; OR=7,354). Disarankan kepada Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kota Medan untuk mengadakan penyuluhan tentang pneumonia dan pencegahannya seperti peningkatan status gizi, berat bayi lahir, imunisasi serta membuat pelatihan bagi petugas kesehatan tentang Program Kesehatan Ibu dan Anak.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENTINGNYA INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) PADA BAYI BARU LAHIR DI DESA CINTA RAKYAT TAHUN 2020 Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v6i2.446

Abstract

Kematian anak di Indonesia sering dijumpai pada usia neonatal atau bayi muda dengan rasio 19 per 1000 anak yang meninggal pada rentang usia 0 hari-2 bulan. Sebagai upaya untuk meningkatkan angka harapan hidup anak, WHO telah membuat panduan kesehatan bayi baru lahir yang merekomendasikan berbagai asuhan untuk menjaga kesehatan bayi baru lahir serta manajemen penanganan bayi sakit. Di Indonesia, hal tersebut juga telah tercantum dalam peraturan menteri kesehatan mengenai manajemen terpadu bayi muda atau yang dikenal dengan MTBM. Salah satu intervensi inti yang menjadi indikator keberhasilan kelangsungan hidup anak yaitu iniasi menyusu dini sebagai bagian dalam perawatan esensial bayi baru lahir Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Gambaran pengetahuan Ibu tentang pentingnya IMD pada Bayi baru lahir Di Desa Cinta Rakyat. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data primer dimana data yang diambil langsung dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner yang bersifat tertutup berjumlah 20 soal. Waktu penelitian ini dimulai dari bulan Juni-juli 2020. Lokasi penelitian dilakukan Di Desa Cinta Rakyat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan “total sampling” dengan 30 responden. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 14 orang (46,67%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 6 orang (20%). Bagi petugas kesehatan diharapkan untuk meningkatkan penyuluhan kepada ibu – ibu tentang penting nya Inisiasi Menyusui Dini terhadap bayi Baru lahir.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN IMUNISASI POLIO PADA BALITA DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v7i1.534

Abstract

Imunisasi Polio merupakan Imunisasi yang bertujuan untuk mencegah penyakit poliomyelitis. Poliomyelitis adalah penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh satu dari tiga virus yang berhubungan yaitu virus polio type 1, 2, dan 3.imunisasi merupakan factor terpenting untuk memberantas polio.Tujuan Imunisasi untuk memberikan kekebalan pada bayi agar dapat mencegah penyakit dan kematian bayi serta anak yang disebabkan oleh penyakit yang sering berjangkit. Jenis penelitian bersifat Deskriptif, Tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah non probability sampling yaitu tehnik yang tidak memberi kesempatan yang sama bagi anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel dengan tehnik insidental sampling (Setiadi, 2007). jumlah sampel yang terkumpul dalam penelitian berjumlah 45 ibu yang memiliki balita di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia (IPI) Medan. Tehnik pengukuran pada setiap variabel adalah dengan mengajukan 21 butir pertanyaan untuk variabel pengetahuan dengan menggunakan skala guttman dalam bentuk kuesioner tertutup, kemudian diformulasikan menggunakan rumus range (kelas) dan rumus stugers oleh Sudjana (2009) untuk menentukan kriteria jawaban responden dan mengetahui skor dan persentase jawaban. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas pengetahuan ibu tentang Imunisasi polio tergolong cukup sebanyak 22 responden (49%) dan minoritas pengetahuan baik sebanyak 8 responden (18%).. Untuk itu masih sangat penting penyuluhan pada ibu – ibu yang memiliki balita tentang imunisasi polio di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia (IPI) Medan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Personal Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medantahun 2020 Mira Indrayani
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : Journal of Health and Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.386 KB)

Abstract

Penyakit Diare masih menjadi salah satu penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian pada balita.Pengetahuan ibu tentang personal hygiene memegang peranan penting pada tumbuh kembang anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang personal hygiene dengan kejadian diare pada balita di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan.Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita berusia 1-5 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan.Besar sampel 50 diambil menggunakan teknik purposive sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh ibu yang berpengatahuan baik tidak mengalami diare pada balita. Hasil analisa data menggunakan Chi Square diperoleh p value 0,007 < 0,05 berarti bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang personal hygiene dengan kejadian diare pada balita di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu tentang personal hygiene maka semakin rendah kejadian diare pada balita.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KALENDER DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU DALAM MENDETEKSI DINI PNEUMONIA PADA BALITA DI DESA SECANGGANG KAB.LANGKAT Mira Indrayani; Khairani; Rahmawani Fauza
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v8i2.1125

Abstract

Pneumonia is one of the most serious infectious diseases in children and is one of the most common acute respiratory infections (ARI) which causes death in children under five. Pneumonia is a major cause of morbidity and mortality in children under five. Every year more than 2 million children in the world die from pneumonia and most (99%) occur in developing and least developed countries. The purpose of this study was to determine the effectiveness of providing health education using calendar media in increasing mother's knowledge in early detection of pneumonia in children under five in Secanggang Village, Kab. Langkat. This type of research uses a quasi-experimental research design with "one group pretest and posttest control group design". The population of this research is mothers who have toddlers who live in Secanggang Village totaling 98 mothers. The sampling technique in this study was purposive sampling, with a total of 40 people, namely 20 experimental samples and 20 control samples. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between mother's knowledge in early detection of pneumonia in toddlers between those who were given health education with calendar media and without calendar media, the p-value was 0.031. Because the p-value <0.05, Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a significant relationship between the level of knowledge of parents of children under five on detecting pneumonia.