Resy Tesya Mulianda
Dosen Prodi D-III Kebidanan STIKes Imelda

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TENTANG ANEMIA PADA KEHAMILAN DI DESA BAGAN SERDANG KECAMATAN PANTAI LABU TAHUN 2014 Resy Tesya Mulianda
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia defisiensi zat besi adalah anemia yang di sebabkan karena kurangnya masukan unsur besi dalam tubuh, sehingga menyebabkan oksigen yang diantarkan oleh sel darah merah ke seluruh tubuh juga menjadi lebih sedikit. Secara umum penyebab anemia adalah : Kekurangan zat gizi dalam makanan yang di konsumsi, Penyerapan zat besi yang tidak optimal, dan Kehilangan darah disebabkan oleh perdarahan. Penelitian ini bersifat deskriftif dengan menggunakan data primer berupa kuesioner yang di bagikan kepada ibu hamil. Dari populasi 60 orang, ibu primigravida diambil seluruhnya dari penelitian sebanyak 30 orang dengan menggunakan tehnik accidental sampling.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan ibu Primigravida tentang Anemia pada kehamilan di Kecamatan Pantai Labu Desa Bagan Serdang Tahun 2014. Setelah dilakukan penelitian ini yang di dapat bahwa pengetahuan ibu hamil mayoritas dengan kategori cukup sebanyak 15 orang (50%). Di tinjau dari segi pendidikan mayoritas berpendidikan Perguruan Tinggi sebanyak 6 orang (20%), berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja berpengetahuan cukup sebanyak 8 orang (26,7%), berdasarkan ekonomi bahwa mayoritas pengetahuan responden yang berpenghasilan >Rp. 1.000.000 tidak mengerti cara pengolahan makanan sebanyak 9 orang (30%), Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan pemberian pendidikan kesehatan dan penyuluhan pada ibu hamil tentang Anemia pada kehamilan.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENYAKIT DIABETES MELITUS PADA KEHAMILAN DI DUSUN IV DESA CINTA RAKYAT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Resy Tesya Mulianda
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan kadar glukosa dalam darah atau hipoglikemia. Pada Diabetes Melitus, kemampuan tubuh untuk bereaksi terhadap insulin dapat menurun, atau pankreas dapat menghentikan sama sekali produksi insulin. Penderita Diabetes Melitus dengan berat badan rata-rata cukup diberi diet yang mengandung 1200-1800 kalori sehari selama kehamilan. Pemeriksaan urine dan darah berkala dilakukan untuk mengubah dietnya apabila perlu. Diet dianjurkan ialah karbohidrat 40% protein 2 gr/kg berat badan, lemak 45-60 gr. Garam perlu dibatasi untuk mengurangi kecenderungan retensi air dan garam. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui data primer (kuesioner) yang dibagikan kepada responden. Dengan populasi ibu hamil Dusun IV Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Dengan sampel sebanyak 30 orang responden menggunakan total sampling. Penelitian ini dilakukan pada periode 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden yang diteliti berdasarkan tingkat pengetahuan responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 13 responden (43,3%) tingkat pengetahuan berdasarkan umur responden 20-35 tahun mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 8 orang (26,7%), tingkat pengetahuan berdasarkan sumber informasi mayoritas mendapat informasi melalui tenaga kesehatan yang berpengetahuan cukup sebanyak 7 orang (23,3%), tingkat pengetahuan berdasarkan pendidikan responden mayoritas cukup pada SMU sebanyak 10 responden (33,3%), tingkat pengetahuan berdasarkan paritas responden mayoritas cukup sebanyak 2 paritas 17 orang (56,6%). Berdasarkan hasil penelitian maka perlu disarankan bagi pihak pelayanan kesehatan khususnya bidan tetap meningkatkan dalam memberikan penyuluhan kesehatan khususnya pada setiap ibu-ibu hamil yang berkunjung ke tenaga kesehatan.
PENGARUH JINTAN HITAM TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI KELURAHAN INDRA KASIH KECAMATAN MEDAN TEMBUNG TAHUN 2017 Fitriana Ritonga; Resy Tesya Mulianda; Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI setelah bayi di lahirkan sampai bayi berusia 2 tahun sungguh merupakan fondasi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. ASI merupakan makanan yang terlengkap bagi anak yang memenuhi syarat-syarat keselamatan dan kesehatan. Karena itu seorang ibu hendaknya menyusui anaknya dari air susunya. Banyak manfaat yang didapat dari pemberian ASI pada bayi, baik bagi bayi itu sendiri atau bagi ibu menyusui. Pada ASI mengandung antibodi dalam jumlah besar yang berasal dari tubuh seorang ibu. Antibodi tersebut membantu bayi menjadi tahan terhadap penyakit, selain itu juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Dengan demikian menyusui sebenarnya telah terjadi jalinan atau kontak fisik dan bathin antara ibu dan anak. Upaya dalam peningkatan produksi ASI bisa dilakukan dengan cara melakukan perawatan payudara sejak dini dan rutin, memperbaiki teknik menyusui, atau dengan mengkonsumsi makanan yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan berbagai jenis tanaman yang berkhasiat sebagai tanaman obat. Beberapa diantaranya berkhasiat sebagai laktagogum seperti tanaman katuk, lampes, adas manis, bayam duri, bidara upas, blustru, dadap ayam, jinten hitam pahit, kelor, nangka, patikan kebo, pulai, temulawak, turi, dan buah pepaya muda. Jinten hitam sebagai salah satu rempah-rempah yang mengandung laktagogum Rempah ini berbentuk butiran biji berwarna hitam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan satu kelompok. Desain penelitian menggunakan one group before and after intervention design, atau pre and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum <40 hari yang menyusui pada setiap Klinik Bersalin di Kelurahan Indrakasih Kec. Medan Tembung yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu sebanyak 20 orang.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI KLINIK NIAR KELURAHAN TIMBANG DELI KECAMATAN MEDAN AMPLAS Resy Tesya Mulianda
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram. BBLR disebabkan karena bayi lahir sebelum waktunya atau usia kelahiran belum mencapai 9 bulan, bayi lahir cukup bulan tetapi pertumbuhan ketika dalam kandungan tidak baik karena ibu kurang gizi, kurang darah, sering sakit, banyak merokok bekerja berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran Pengetahuan Ibu nifas Tentang perawatan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan data primer dengan membagikan kuisioner kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang berjumlah 30 Ibu nifas. Pengetahuan ibu nifas tentang perawatan bayi dengan berat badan lahir rendah mayoritas berpengetahuan Cukup sebanyak 15 responden (50%), berdasarkan umur mayoritas berpengetahuan cukup berusia 20-35 tahun sebanyak 7 0rang (23,3%), berdasarkan pendidikan mayoritas ibu yaitu berpendidikan SMP dengan kategori Kurang sebanyak 8 orang (26,6%), berdasarkan pekerjaan mayoritas yaitu ibu rumah tangga dengan kategori kurang sebanyak 15 orang (50%), berdasarkan paritas mayoritas ibu yaitu paritas primipara dengan kategori kurang sebanyak 7 orang (23,3%), dan berdasarkan sumber informasi mayoritas ibu dengan tenaga kesehatan dengan kategori kurang sebanyak 10 orang (33,3%).
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA 2018 Resy Tesya Mulianda; Aprita Mustiana
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.164

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pembuahan dalam rangkamelanjutkan keturunan sehingga menghasilkan janin yang akan tumbuh di dalam rahim seorang wanita (Waryana, 2010).Motif atau motivasi berasal dari kata latin moreve yang berarti dorongan dari dalam diri manusia untuk bertindak atau berperilaku.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil trimester III.Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Dengan besar sampel 30 orang.Penelitian dilakukan pada tanggal 19 November 2018 sampai 30 November 2018 yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner penelitian. Adapun hasil penelitian yang didapat adalah dengan tingkat pengetahuan ibu mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 17 orang (56,7%). Berdasarkan pendidikan ibu mayoritas berpendidikan baik SMAsebanyak 9 orang (30%).berdasarkan Pekerjaan ibu mayoritas Ibu rumah Tangga mayoritas 14 orang (46,7%). Berdasarkan paritas ibu mayoritas baik sebanyak 9 orang (30%). Adapun saran dalam penelitian ini adalah bagi responden diharapkan dapat menambah pengetahuan pada ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan Trimester III.
PENGARUH PEMBERIAN KONSELING KB TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI KELURAHAN BELAWAN BAHAGIA TAHUN 2018 Resy Tesya Mulianda; Destyna Yohana Gultom
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i2.167

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan Salah satu program untuk menurunkan angka kematian ibu dan menekan angka pertumbuhan penduduk. Pengertian MKJP(Metode kontra sepsi jangka panjang) adalah kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama, lebih dari dua tahun, efektif dan efisien untuk tujuan menjarangkan kelahiran lebih dari 3 tahun atau untuk mengakhiri kehamilan pada pasangan yang tidak mengingini tambah anak lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian konseling KB oleh petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) terhadap ibu dalam pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Kelurahan Belawan Bahagia Tahun 2018. Penelitian ini termasuk penelitian studi analitik, dengan jenis penelitian observasional dengan mencari pengaruh antar variable dan dilakukan analisis terhadap data yang dikumpulkan dan seberapa besar hubungan antar variable serta menggunakan data primer dan juga data sekunder. Penelitian ini menggunakan rancangan crosssectional sebagai rancangan penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta KB aktif yang bertempat tinggal di Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan Kota Madya Medan berjumlah 1245orang, kemudian dilakukan tehnik pengundian sampai didapat jumlah sampel 166 sampel. Hasil penelitian ditemukan bahwapemilihan materi dan media konseling yang baik, serta meode yang tepat mayoritas menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Ada pengaruh materi, media dan metode konseling terhadap MKJP dengan p.value <0,05.