Ali Tantowi
The Circle of Islamic and Cultural Studies - Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalization of the role of mosques and local wisdom in facing the rising of fintech lending in urban society Tantowi, Ali
PERADA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FinTech Lending atau lebih dikenal dengan PINJOL di Indonesia telah menjeadi trend baru. Trend ini kemudian memunculkan ribuan PINJOL ilegal yang membuat banyak masyarakat Muslim terjebak dengan penyedia pinjaman illegal. Mereka depresi karena diteror terus menerus dengan secara tidak manusiawi. Walaupun Majlis Ulama Indonesia telah mengharamkan Fintech Lending konvensional, akan tetapi masih banyak yang menggunakan jasa ini. Selain itu, jumlah dan layanan FinTech Lending shariah sangat kurang memadai. Tulisan makalah ini bermaksud untuk mengelaborasi peran yang bisa dimbil oleh masjid dalam menghadapi fenomena ini. Sejauh mana masjid bisa berperan mengatasi masalah di atas dalam rangka membangun keadilan sosial dalam hal ekonomi. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode studi kasus dan analisis konten melalui penelurusan kepustakaan dan studi lapangan. Berdasarkan penulusuran awal penulis,  dapat disimpulkan bahwa semua FinTech Lending  Syariah hanya menawarkan pembiayaan untuk tujuan komersil, bukan memberikan pinjaman uang secara sosial. Walaupun MUI sudah mengharamkan FinTech konvensional, jumlah konsumennya semakin banyak dan sebaliknya perkebangan perkembangan Fintech Lending Syariah tidak menjadi lebih baik, bahkan menurun. Untuk mengatasi masalah banyaknya umat Muslim korban yang terjerat hutang FinTech Lending, masjid memiliki tiga peran penting dalam mengantisipasinya: edukasi literasi keuangan digital, menghimpun dana sosial, dan menyalurkannya kepada yang membutuhkan melalui pinjaman dengan akan Qardh.
SYNERGISTIC INTERFACIAL CHEMISTRY OF HUMIC ACID AND ACTIVATED FLY ASH FOR HIGH-PERFORMANCE Mn²⁺ ADSORPTION Susparini, Ninik Triayu; Ramadhan, Alamsyah Sultan; Aferta, Lusi; Benu, Marlon Jusak Renaldy; Wijayanti, Sri; Tantowi, Ali
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 4 (2025): October| INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i4.14706

Abstract

This study developed a hybrid adsorbent derived from activated fly ash (FA) and humic acid (HA) for effective Mn²⁺ removal from aqueous solutions. Fly ash was activated using 1 M NaOH to increase its surface hydroxyl groups (≡Si–OH and ≡Al–OH) and enhance reactivity. The activated FA was then composited with HA, which contains abundant –COOH and –OH groups, forming an inorganic–organic hybrid with improved adsorption capability. The HA–FA composite with a 1:3 mass ratio exhibited the highest Mn²⁺ removal efficiency of 98.80% after 120 minutes, significantly outperforming both HA and FA individually. FTIR analysis confirmed the formation of Si–O–C and Al–O–C linkages, indicating strong chemical interactions between the mineral and organic phases. Statistical analysis (Shapiro–Wilk, Levene, and ANOVA; p < 0.05) demonstrated that both adsorbent composition and contact time significantly influenced the adsorption efficiency. Overall, the HA–FA hybrid represents a low-cost, sustainable, and high-performance adsorbent capable of efficiently removing heavy metals from wastewater, providing a promising approach for transforming industrial and natural wastes into functional environmental materials