Roslaini Roslaini
Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DI MTs NEGERI 2 TABA PENANJUNG TAHUN AJARAN 2017/2018 Roslaini Roslaini
Jurnal As-Salam Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v2i1.12

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan salah kompetensi yang sangat penting yang harus dimiliki seorang guru, bagus atau tidaknya kompetensi pedagogik akan berperan terhadap hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian adalah: 1) Bagaimanakah persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018?, 2) Bagaimanakah hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018?, dan 3) Adakah hubungan persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018 didapat hasil nilai tertinggi 56 dan nilai terendah 40, dibagi menjadi 3 kategori, kategori tinggi sebanyak 4 responden dengan persentase sebesar 13%, untuk kategori sedang sebanyak 16 responden dengan persentase sebesar 53%, dan untuk kategori rendah 10 responden dengan persentase sebesar 34%. 2) Hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018 diperoleh nilai tertinggi 83 dan nilai terendah 75, apabila dibagi menjadi 3 kategori, untuk kategori tinggi sebanyak 5 responden dengan persentase sebesar 16%, sedangkan untuk kategori sedang sebanyak 9 responden dengan persentase sebesar 30%, dan untuk kategori rendah sebanyak 16 responden dengan persentase sebesar 54%. 3) Hubungan persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018 tidak memiliki hubungan yang positif.
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA RELIGIUS DI MTS MAMBAUL ULUM KECAMATAN PONDOK KUBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH Roslaini Roslaini
Jurnal As-Salam Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v3i2.130

Abstract

Budaya Religius merupakan budaya yang baik diterapkan di sekolah, khususnya di lingkungan madrasah, hal ini guru mendukung terwujudnya lingkungan madrasah yang islami. Kepala sekolah memilki peran sangat penting dalam menerapkan budaya religius di madrasah, kebijakan-kebijakan kepala sekolah merupakan kunci sukses demi keberhasilan membangun budaya religius tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) Bagaimana budaya religius di MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah?; dan (2) Bagaimana peran kepala madrasah dalam membangun budaya religius MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah?. Jenis penelitian yang akan penulis lakukan adalah menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan maka didapat kesimpulan sebagai berikut: (1) Budaya religius di MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah di bangun melalui nilai-nilai religius di lingkungan sekolah melalui kegiatan-kegiatan yang membawa nilai-nilai keagamaan seperti Nilai Ibadah, Nilai Ruhul Jihad, Nilai Akhlak dan Kedisiplinan, Nilai Keteladanan, Nilai Amanah dan Ikhlas; dan (2) Peran kepala madrasah dalam membangun budaya religius di lingkungan MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah sudah baik, hal ini dilihat dari Peran kepala sekolah dalam membangun budaya religius berupa menjalankan program-program yang telah dibuat sekaligus memberikan contoh pelaksanaannya, misalnya dalam pelaksanaan sholat dhuha, kepala sekolah memberikan contoh melaksanakan sholat dhuha bersama siswa. Peran sebagai pendidik dilakukan kepala sekolah dengan memberikan contoh yang baik terhadap siswa, baik berupa tingkah laku yang baik, penampilan, kedisiplinan, tutur kata.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DI MTs NEGERI 2 TABA PENANJUNG TAHUN AJARAN 2017/2018 Roslaini Roslaini
Jurnal As-Salam Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.081 KB) | DOI: 10.37249/as-salam.v2i1.12

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan salah kompetensi yang sangat penting yang harus dimiliki seorang guru, bagus atau tidaknya kompetensi pedagogik akan berperan terhadap hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian adalah: 1) Bagaimanakah persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018?, 2) Bagaimanakah hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018?, dan 3) Adakah hubungan persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018 didapat hasil nilai tertinggi 56 dan nilai terendah 40, dibagi menjadi 3 kategori, kategori tinggi sebanyak 4 responden dengan persentase sebesar 13%, untuk kategori sedang sebanyak 16 responden dengan persentase sebesar 53%, dan untuk kategori rendah 10 responden dengan persentase sebesar 34%. 2) Hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018 diperoleh nilai tertinggi 83 dan nilai terendah 75, apabila dibagi menjadi 3 kategori, untuk kategori tinggi sebanyak 5 responden dengan persentase sebesar 16%, sedangkan untuk kategori sedang sebanyak 9 responden dengan persentase sebesar 30%, dan untuk kategori rendah sebanyak 16 responden dengan persentase sebesar 54%. 3) Hubungan persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Taba Penanjung tahun ajaran 2017/2018 tidak memiliki hubungan yang positif.
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA RELIGIUS DI MTS MAMBAUL ULUM KECAMATAN PONDOK KUBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH Roslaini Roslaini
Jurnal As-Salam Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.667 KB) | DOI: 10.37249/as-salam.v3i2.130

Abstract

Budaya Religius merupakan budaya yang baik diterapkan di sekolah, khususnya di lingkungan madrasah, hal ini guru mendukung terwujudnya lingkungan madrasah yang islami. Kepala sekolah memilki peran sangat penting dalam menerapkan budaya religius di madrasah, kebijakan-kebijakan kepala sekolah merupakan kunci sukses demi keberhasilan membangun budaya religius tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) Bagaimana budaya religius di MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah?; dan (2) Bagaimana peran kepala madrasah dalam membangun budaya religius MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah?. Jenis penelitian yang akan penulis lakukan adalah menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan maka didapat kesimpulan sebagai berikut: (1) Budaya religius di MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah di bangun melalui nilai-nilai religius di lingkungan sekolah melalui kegiatan-kegiatan yang membawa nilai-nilai keagamaan seperti Nilai Ibadah, Nilai Ruhul Jihad, Nilai Akhlak dan Kedisiplinan, Nilai Keteladanan, Nilai Amanah dan Ikhlas; dan (2) Peran kepala madrasah dalam membangun budaya religius di lingkungan MTs Mambaul Ulum Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah sudah baik, hal ini dilihat dari Peran kepala sekolah dalam membangun budaya religius berupa menjalankan program-program yang telah dibuat sekaligus memberikan contoh pelaksanaannya, misalnya dalam pelaksanaan sholat dhuha, kepala sekolah memberikan contoh melaksanakan sholat dhuha bersama siswa. Peran sebagai pendidik dilakukan kepala sekolah dengan memberikan contoh yang baik terhadap siswa, baik berupa tingkah laku yang baik, penampilan, kedisiplinan, tutur kata.