Ali Umar
STAIN Gajah Putih Takengon

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN MAHASISWA PRODI EKONOMI SYARI’AH SEMESTER II TAHUN AKADEMIK 2017/2018 STAIN GAJAH PUTIH TAKENGON DALAM MELAKUKAN OPERASI HITUNG MATEMATIKA Ali Umar
Jurnal As-Salam Vol. 2 No. 3 (2018): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v2i3.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan, letak kesulitan, penyebab ketidak mampuan mahasiswa dalam melakukan operasi hitung matematika. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian seluruh mahasiswa prodi ekonomi syari’ah semester II tahun akademik 2017/2018 STAIN Gajah Putih Takengon. Instrumen yang digunakan berupa tes dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data penelitian disimpulkan bahwa 1). Mahasiswa mengalami kesulitan yang tinggi dalam melakukan operasi hitung, 2. Letak kesulitan mahasiswa dalam melakukan operasi hitung terdapat dalam melakukan operasi bilangan yang melibatkan campuran bilangan positif-negatif, menyamakan penyebut dalam operasi penjumlahan pecahan dan menentukan nilai suatu variabel, 3. Penyebab ketidak mampuan mahasiswa dalam melakukan operasi hitung adalah kesalahan konsep dan pengalaman belajar tidak kontekstual.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS CALON GURU MATEMATIKA Ali Umar; Nurul Qomariyah Ahmad
Jurnal As-Salam Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v3i1.118

Abstract

Tulisan ini membahas kemampuan berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan soal matematika berkategori soal berpikir kreatif matematis. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penilitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tadris matematika STAIN Gajah Putih Takengon yang berjumlah 13 orang TA 2018/2019. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes berpikir kreatif matematis. Analisis data menggunakan The torrance tests of creative thinking (TTCT) yang terdiri dari tiga komponen yaitu kefasihan (fluency), fleksibelitas(flexibility), dan kebaharuan (novelty). Hasil penelitian disimpulkkan bahwa 1). Kemampuan berpikir kreatif mahasiswa masih sangat rendah dengan skor rata-rata2,61 (berada pada level kurang kreatif. 2) komponen berpikir kreatif yang paling rendah adalah fleksibelitas dan kebaharuan.
ANALISIS KENDALA KERJA SAMA SISWA DALAM MODEL PEMBELAJARAN JUCAMA (PENGAJUAN DAN PEMECAHAN MASALAH) Ali Umar
Jurnal As-Salam Vol. 3 No. 3 (2019): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v3i3.138

Abstract

Bekerja sama menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh generasi di abad 21. Oleh karena itu pembelajaran harus mengakomodasi dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam bekerja sama. Sayangnya kegiatan dalam proses pembelajaran yang berlangsung masih menitik beratkan pada kemampuan siswa untuk bersaing mendapatkan nilai yang tinggi. Sudah saatnya model pembelajaran yang diterapkan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan semua, seperti kemampuan bekerja sama tanpa harus meninggalkan aspek kognitif. Model yang cocok diantaranya penerapan model JUCAMA, namun demikian kendala akan muncul untuk siswa yang diajar dengan model tersebut untuk pertama kalinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala tersebut, subjek penelitian adalah siswa kelas X1 MTsN 2 Aceh Tengah. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kendala pada pertemuan pertama siswa dalam bekerja sama pada model pembelajaran JUCAMA adalah 1) siswa tidak percaya diri dalam menuangkan ide-ide mereka dalam menyelesaikan tugas kelompok; 2) tidak semua siswa yang fokus dalam pengerjaan tugas kelompok; 3) siswa berkemampuan tinggi masih mendominasi dalam diskusi; 4) waktu yang dibutuhkan lebih banyak dari yang tersedia.
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA PRODI EKONOMI SYARI’AH SEMESTER II TAHUN AKADEMIK 2017/2018 STAIN GAJAH PUTIH TAKENGON DALAM MELAKUKAN OPERASI HITUNG MATEMATIKA Ali Umar
Jurnal As-Salam Vol. 2 No. 3 (2018): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.027 KB) | DOI: 10.37249/as-salam.v2i3.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan, letak kesulitan, penyebab ketidak mampuan mahasiswa dalam melakukan operasi hitung matematika. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian seluruh mahasiswa prodi ekonomi syari’ah semester II tahun akademik 2017/2018 STAIN Gajah Putih Takengon. Instrumen yang digunakan berupa tes dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data penelitian disimpulkan bahwa 1). Mahasiswa mengalami kesulitan yang tinggi dalam melakukan operasi hitung, 2. Letak kesulitan mahasiswa dalam melakukan operasi hitung terdapat dalam melakukan operasi bilangan yang melibatkan campuran bilangan positif-negatif, menyamakan penyebut dalam operasi penjumlahan pecahan dan menentukan nilai suatu variabel, 3. Penyebab ketidak mampuan mahasiswa dalam melakukan operasi hitung adalah kesalahan konsep dan pengalaman belajar tidak kontekstual.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS CALON GURU MATEMATIKA Ali Umar; Nurul Qomariyah Ahmad
Jurnal As-Salam Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.734 KB) | DOI: 10.37249/as-salam.v3i1.118

Abstract

Tulisan ini membahas kemampuan berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan soal matematika berkategori soal berpikir kreatif matematis. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penilitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tadris matematika STAIN Gajah Putih Takengon yang berjumlah 13 orang TA 2018/2019. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes berpikir kreatif matematis. Analisis data menggunakan The torrance tests of creative thinking (TTCT) yang terdiri dari tiga komponen yaitu kefasihan (fluency), fleksibelitas(flexibility), dan kebaharuan (novelty). Hasil penelitian disimpulkkan bahwa 1). Kemampuan berpikir kreatif mahasiswa masih sangat rendah dengan skor rata-rata2,61 (berada pada level kurang kreatif. 2) komponen berpikir kreatif yang paling rendah adalah fleksibelitas dan kebaharuan.
ANALISIS KENDALA KERJA SAMA SISWA DALAM MODEL PEMBELAJARAN JUCAMA (PENGAJUAN DAN PEMECAHAN MASALAH) Ali Umar
Jurnal As-Salam Vol. 3 No. 3 (2019): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.337 KB) | DOI: 10.37249/as-salam.v3i3.138

Abstract

Bekerja sama menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh generasi di abad 21. Oleh karena itu pembelajaran harus mengakomodasi dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam bekerja sama. Sayangnya kegiatan dalam proses pembelajaran yang berlangsung masih menitik beratkan pada kemampuan siswa untuk bersaing mendapatkan nilai yang tinggi. Sudah saatnya model pembelajaran yang diterapkan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan semua, seperti kemampuan bekerja sama tanpa harus meninggalkan aspek kognitif. Model yang cocok diantaranya penerapan model JUCAMA, namun demikian kendala akan muncul untuk siswa yang diajar dengan model tersebut untuk pertama kalinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala tersebut, subjek penelitian adalah siswa kelas X1 MTsN 2 Aceh Tengah. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kendala pada pertemuan pertama siswa dalam bekerja sama pada model pembelajaran JUCAMA adalah 1) siswa tidak percaya diri dalam menuangkan ide-ide mereka dalam menyelesaikan tugas kelompok; 2) tidak semua siswa yang fokus dalam pengerjaan tugas kelompok; 3) siswa berkemampuan tinggi masih mendominasi dalam diskusi; 4) waktu yang dibutuhkan lebih banyak dari yang tersedia.