Lukman Saleh Waluyo
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Komunikasi Nonverbal dalam Perkawinan Campuran Dina Dewita Bi’an; Lukman Saleh Waluyo; Gunawan Wiradharma
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i1.2810

Abstract

Salah satu aspek dalam kajian komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang terjadi di antara perkawinan campuran pasangan suami istri yang berasal dari dua latar belakang budaya berbeda. Komunikasi yang berlangsung di antara mereka disebut komunikasi antarbudaya. Artikel ini akan membahas sejauh mana penggunaan komunikasi nonverbal pada proses komunikasi yang berlangsung pada pasangan beda kewarganegaraan. Metodologi yang dipakai adalah kualitatif fenomenologi dengan teknik nonprobabilita purposif sampling. Hasil penelitian ini adalah budaya dan psikologis berpengaruh dalam proses komunikasi seseorang. Fungsi komunikasi nonverbal dalam perkawinan campuran dapat berbeda karena dipengaruhi beberapa hal, salah satunya adalah penggunaan bahasa verbal. Miskomunikasi dapat terjadi ketika orang antarbudaya berkomunikasi. Komunikasi antarbudaya dapat dikatakan efektif apabila kedua pihak dapat secara akurat memprediksi dan menjelaskan perilaku masing-masing. The practice of mixed marriage between husband and wife comes from two different cultural backgrounds, the communication that is different between them is called intercultural communication. The methodology used is qualitative phenomenology with a non-probability purposive sampling technique. This study is conducte to determine the use of nonverbal communication in the communication process that occurs in couples of different nationalities. The results obtained from this study are cultural and psychological influences on a person’s communication process. The function of nonverbal communication in communication in mixed marriages can be different because it is influence by several things, one of which is the use of verbal language. Miscommunication can occur when people across cultures communicate. Intercultural communication can be said to be effective if both parties can accurately predict and explain each other’s behavior.
Pertukaran Sosial dalam Online Dating (Studi Pada Pengguna Aplikasi Tinder di Indonesia) Lukman Saleh Waluyo; Ilya Revianti
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 15 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.738 KB) | DOI: 10.52958/iftk.v15i1.1122

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan digital yang pesat di Indonesia beberapa tahun belakangan yang mengubah cara orang mencari jodoh sehingga banyak bermunculan aplikasi dan biro jodoh online. Banyak pengguna online dating yang tidak mendapatkan pasangan sehingga membuat perkembangan pengguna aplikasi online dating atau biro jodoh online menjadi stagnan.Adapun aplikasi kencan online yang dipilih dalam penelitian ini adalah Tinder karena salah satu aplikasi kencan online yang paling banyak digunakan. Tesis ini membahas bagaimana perilaku pengambilan keputusan pengguna Tinder untuk melanjutkan hubungan lebih jauh dengan calon pasangan yang ditemuinya dalam Tinder berdasarkan Teori Pertukaran Sosial dan hal-hal apa saja yang turut mempengaruhi proses pengambilan keputusan tersebut.Penelitian ini menggunakan Teori Pertukaran Sosial dengan konsep keuntungan dan pengorbanan yang kemudian diturunkan lagi berdasarkan fitur-fitur yang ada dalam online dating Tinder.Penelitian ini menggunakan paradigma pascapositivisme. Peneliti akan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan peranan pertukaran sosial dalam online dating secara detail dan memperinci informasi yang ada.Temuan yang didapat dari penelitian ini adalah pengguna online dating mencari keuntungan dari calon pasangannya dalam berbagai tahap, yaitu tahap pertama, tahap pengecekan latar belakang, dan tahap utama.Untuk komponen pengorbanan terdapat pengorbanan yang bernilai sama diantara pria dan wanita dan juga ada yang bernilai berbeda. Kata kunci:Digital; Hubungan; Online Dating; Pertukaran Sosial; Tinder