Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI RENTAL MOBIL DENGAN FITUR PELACAKAN GPS PADA CV. RAHAYU RENTAL KM 4.5 BANJARMASIN BERBASIS WEB Muhammad Riyan; Andie Andie; Muhammad Amin
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 10, No 1 (2019): TECHNOLOGIA (JANUARI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.561 KB) | DOI: 10.31602/tji.v10i1.1749

Abstract

CV. Rahayu Rental adalah suatu rental mobil yang berada di banjarmasin. Rental ini menyediakan pelayanan berupa sewa mobil harian, mingguan, bulanan bahkan bisa sampai tahunan. CV. Rahayu Rental beralamat di Jl. A. Yani Km. 4,5 Banjarmasin. Didalam usaha ini, masih banyak permasalahan yang terjadi pada bagian administrasi, yaitu pada proses pencatatan pemesanan sewa mobil yang memakan banyak waktu karena masih di catat melalui aplikasi desktop seperti Microsoft Office. Permasalahan juga terjadi pada saat pelanggan melakukan pemesanan melalui telepon, karena costumer tidak bisa melihat gambar mobil yang akan disewa. Proses pengolahan data dan pembuatan laporan yang terjadi di Rahayu Rental saat ini masih menggunakan pengolahan data yang bersifat pencatatan dalam bentuk pembukuan. Dengan semakin banyaknya jumlah produk dan transaksi yang terjadi setiap hari, cara tersebut ternyata menyulitkan perusahaan dalam proses pencarian data sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan bahkan kesalahan dalam mendapatkan informasi yang diinginkan. Juga pada masalah keamanan mobil rental, dengan tidak adanya sistem pelacakan maka mobil tidak dapat termonitor posisi sedang dimana, dan itu tentu dapat merugikan perusahaan jika terjadinya pencurian. Dengan beberapa permasalahan di atas, maka perlu dibuat aplikasi rental mobil dan dilengkapi pelacakaan GPS pada CV. Rahayu Rental sehingga dapat mempermudah dan memaksimalkan kinerja para pegawai, dan mengurangi resiko kerugian pada akhirnya penerapan aplikasi yang dianalisa pada penelitian ini diharapkan mendukung proses informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat. Aplikasi ini dibuat dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Model rekayasa perangkat lunak dengan metode Waterfall yang digunakan pada penelitian ini, berhasil mempermudah analisa perancangan sistem sesuai dengan tujuan penelitian. Keyword: aplikasi, GPS, rental, sewa, web
GENERATIVE AI DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM: TREN, ETIKA, DAN LIMITASI EPISTEMOLOGIS Muhammad Riyan; M. Iman Wahyudi; Fahrurozi Fahrurozi; Muhammad Adieb
Syaksia: Jurnal Hukum Perdata Islam Vol 27 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Islamic Civil Law Departement of Shari'a Faculty at Islamic State University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37035/syaksia.v27i1.12960

Abstract

Abstract (in English) This study presents a Systematic Literature Review (SLR) of 56 studies (2020–2026) on the use of Generative Artificial Intelligence (GenAI) and Large Language Models (LLM) in the domain of Islamic family law. Following the PRISMA protocol, this study maps application trends, analyzes epistemological limitations, and identifies key ethical challenges in the utilization of AI technology for the interpretation, extraction, and automation of Islamic family law covering the fields of marriage, divorce, inheritance, and childcare (hadhanah). The results of the analysis showed a significant growth in publications of 214% during the study period, with a predominantly focus on inheritance law (41.1%) and the development of Islamic-specific domain-specific LLMs (28.6%). Three critical epistemological limitations are identified, (1) the desacralization of fiqh knowledge through algorithmic reduction, (2) the inability of LLMs to authentically replicate the methodology of ushul fiqh, and (3) incompatibility with the principles of Maqāṣid al-Sharī'ah. Five key ethical challenges were found to include Islamophobic algorithmic bias, the risk of doctrinal misinformation, data privacy threats, the erosion of religious authority, and over-reliance on AI-based decision-making. The novelty of this research lies in the offering of an integrative evaluation framework of Ushul-AI that synergizes the methodology of ushul fiqh with the principles of contemporary LLM evaluation. Research implications include recommendations for the development of labeled Islamic law corpus, AI-Islamic ethical audit standards, and scholar-centered Human-AI collaboration models for Islamic family law contexts. Keywords: Generative AI, Large Language Models, Islamic Family Law, Systematic Literature Review.