Yusmasari Yusmasari
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KERAGAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PETANI DALAM MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN CABAI DI KABUPATEN JENEPONTO Warda Halil; Yusmasari Yusmasari; Eka Triana Yuniarsih
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v16i2.172

Abstract

Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dan tidak sesuai dosis pada tanaman cabai merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan petani. Hal tersebut mengakibatkan unsur hara dalam tanah menjadi kurus. Salah satu alternative yang dilakukan adalah dengan menggunakan pupuk organic yang dapat memperbaiki struktur tanah, mudah diperoleh dan tidak rumit cara pembuatannya serta ramah lingkungan. Penggunaan pupuk organic, tergantung dari pengetahuan, sikap dan ketrampilan petani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku petani dalam menggunakan pupuk organic. Metodologi dengan menggunakan wawancara langsung kepada petani dengan jumlah petani 60 orang. Metode analisis dengan menggunakan teknik scoring. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan petani (65%), sikap (56,6%) dan perilaku (51,67%) petani dalam penggunaan pupuk organic pada tanaman cabai di Kabupaten Jeneponto termasuk dalam kategori sedang.
RESPON PETANI PADA PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI VUB PADI INPARI 24 DI KABUPATEN PANGKEP Wardah Halil; Eka Triana Yuliarsih; Yusmasari Yusmasari; Idaryani Idaryani
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.211

Abstract

Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu teknologi yang berperan penting dalam peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian. Salah satu VUB yang mempunyai daya saing dan nilai ekonomi, baik rasa maupun manfaatnya adalah Inpari 24/beras merah. Tidak banyak petani yang bersedia memproduksi beras merah, meskipun harganya tinggi, hal ini berkaitan dengan sifat inovasi dari teknologi padi yang diterapkan. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui respon petani pada penerapan teknologi padi Inpari 24. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Analisis data menggunakan Teknik skor.Data dianalisis secara deskriptif. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa menurut petani, teknologi yang Sulit dilaksanakan pada penerapan teknologi Inpari 24 adalah Penggunaan VUB, pemberian bahan organik, sistem tanam legowo, pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah, pengendalian OPT dengan pendekatan PHT, penyiangan dengan landak/gasrok dan Pasca Panen. Teknologi yang mudah dilakukan adalah : penggunaan bibit muda (<21 hari), dan tanam bibit 1-3 batang per rumpun, penggunaan benih bermutu dan berlabel, pengolahan tanah sesuai musim dan pola tanam, dan panen tepat waktu dan gabah segera dirontok.
RESPON PETANI PADA PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI VUB PADI INPARI 24 DI KABUPATEN PANGKEP: The Response of Farmers to The VUP Farming Application of Inpari 24 Rice Technology in Pangkep Regency Wardah Halil; Eka Triana Yuliarsih; Yusmasari Yusmasari; Idaryani Idaryani
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.211

Abstract

Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu teknologi yang berperan penting dalam peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian. Salah satu VUB yang mempunyai daya saing dan nilai ekonomi, baik rasa maupun manfaatnya adalah Inpari 24/beras merah. Tidak banyak petani yang bersedia memproduksi beras merah, meskipun harganya tinggi, hal ini berkaitan dengan sifat inovasi dari teknologi padi yang diterapkan. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui respon petani pada penerapan teknologi padi Inpari 24. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Analisis data menggunakan Teknik skor.Data dianalisis secara deskriptif. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa menurut petani, teknologi yang Sulit dilaksanakan pada penerapan teknologi Inpari 24 adalah Penggunaan VUB, pemberian bahan organik, sistem tanam legowo, pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah, pengendalian OPT dengan pendekatan PHT, penyiangan dengan landak/gasrok dan Pasca Panen. Teknologi yang mudah dilakukan adalah : penggunaan bibit muda (<21 hari), dan tanam bibit 1-3 batang per rumpun, penggunaan benih bermutu dan berlabel, pengolahan tanah sesuai musim dan pola tanam, dan panen tepat waktu dan gabah segera dirontok.