Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PENGURUS GABUNGAN KELOMPOK TANI DI KABUPATEN SINJAI Nursaifullah
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 7 No. 1 (2016): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v7i1.123

Abstract

Judul peneliatian ini adalah Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Pengurus Gabungan Kelompok Tani di Kabupaten Sinjai. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia yang terdiri dari: pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan sikap profesional terhadap kinerja pengurus Gabungan Kelompok Tani di Kabupaten Sinjai; dan 2) mengetahui variabel yang dominan berpengaruh terhadap kinerja pengurus pada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Sinjai. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Populasi penelitian adalah seluruhGapoktan di Kabupaten Sinjai yang berjumlah 80 Gapoktan. Sampel dalam penelitian ditentukan sebanyak 2 orang setiap Gapoktan dengan menggunakan metode purposive sampling (secara sengaja) sehingga diperoleh sampel sebanyak 160 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, dan regresi linier berganda dengan menggunakan Program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun parsial menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan sikap profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengurus Gapoktan di Kabupaten Sinjai. Dari keempat variabel bebas yang berpengaruh signifikan tersebut, ternyata kompetensi pengetahuan memberikan pengaruh dominan terhadap kinerja pengurus Gapoktan di Kabupaten Sinjai.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN (DIKLATPIM) IV PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR (BKPSDMA) KABUPATEN SINJAI Nursaifullah; Zulkifli Arifin
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.147

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Implementation of Leadership Education and Training (DIKLATPIM) IV at the Personnel Development and Human Resources Development Agency (BKPSDMA) Sinjai Regency. This type ofresearch is qualitative, data collection techniques namely observation, interviews and documentation. The informant was the Chair of the Diklatpim IV Executive Committee, Widyaswara, an employee who had participated in the training for the past two years.Data analysis techniques by data reduction, data presentation and conclusions. Based on the results of the discussion of the research results, it is known that at the stage of diagnosing the need for organizational change, in this stage it has run well as evidenced by the participants being able to collect and manage information, identify alternatives and determine the best alternative choices because participants have been taught the conception of creative and innovative thinking in training activities . The commitment building stage, in this stage the participants are able to establishcooperation and cohesiveness within the organization and are able to implement appropriate disciplinary behavior promises of concern for the quality of the results of cooperation, honesty, and responsibility because they have been taught to build jointcommitment in training activities. The stage of designing change, in this stage the participant is able to compile an innovative project design change related to the activity of the tasks and functions of the organization because it has been taught the introduction of self potential and emotional intelligence in training activities. In the leadership laboratory stage, in this stage the participants were directed to implement the change project in accordance with the activities related to the tasks and functions of the unit involving the stake holders because they had been taught the leadership laboratory in the training activities. Evaluation phase, in this stage participants can present the project changes produced in accordance with the milestone accompanied by evidence in the form of notes / transcripts written / audio / visual, photos, attendance lists and so on because participants have been guided in training activities. The results of the study concluded that the Implementation of Leadership Education and Training (DIKLATPIM) IV at the Personnel Development and Human Resources Development Agency (BKPSDMA) Sinjai District had been running effectively.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN PENGHIJAUAN KOTA DI KECAMATAN SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI Andi Mulawangsa Mappakalu; Nursaifullah
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 13 No. 1 (2022): EDISI JUNI 2022
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v13i1.390

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dalam memelihara pohon penghijauan kota di Kecamatan Sinjai Utara dan motif utama yang mempengaruhi masyarakat dalam pemeliharaan penghijauan kota di Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan informan yang menjadi nara sumber adalah pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai, Lurah Lappa, Lurah Balangnipa, Lurah Biringere, Lurah Bongki dan masyarakat umum di Kecamatan Sinjai Utara. Hasil penelitian terkait tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan penghijauan kota di Kecamatan Sinjai Utara disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam memelihara pohon penghijauan yang sudah ada di pinggir jalan di Kecamatan Sinjai Utara sebagai ibu kota Sinjai sangat rendah. Dalam kurun waktu tahun 2007-2017 diperkirakan 50% pohon penghijauan dalam kota sudah hilang/rusak, akibat mati secara alamiah atau ditebang oleh masyarakat karena akar pohon yang besar dan banyak merusak bangunan rumah warga, serta daunan yang berserakan dan merepotkan warga dalam membersihkan sampah dedaunan. Selain itu pula warga masyarakat khawatir kejatuhan pohon yang mudah tumbang bila terkena angin kencang, alasan lain adanya kabel listrik yang melintang diantara ranting pohon dan dikhawatirkan mengganggu arus listrik dan membahayakan pelanggan listrik.
Comparative Study of People's Business Credit (KUR) Program Services for Farmers at State-Owned Banks in Sinjai Regency Nursaifullah Nursaifullah; Muhammad Suyuti; Makmur Makmur
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol 7, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/profitability.v7i1.10256

Abstract

Tujuan Penelitian Untuk mengetahui perbedaan dan perbandingan mekanisme pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani pada Bank BUMN, seperti BRI Cabang  Sinjai,  Bank  Sulselbar Cabang Sinjai dan BNI Cabang Sinjai, terkait syarat pencairan, waktu pengembalian, Lama peminjaman dan Plafon Kredit yang bisa diakses oleh petani Metode Penelitian yaitu menggunakan Metode Kualitatif Deskriptif analitik dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan informan terdiri dari Pimpinan atau pengelola KUR pada BRI cabang Sinjai, Bank Sulselbar cabang sinjai dan BNI Cabang Sinjai Hasil Penelitian terkait Study Komparasi pelayanan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR)  untuk Petani pada Bank BUMN di Kabupaten Sinjai, dapat disimpulkan bahwa syarat pemberian/pencairan KUR bagi petani secara umum pada semua Bank BUMN disamakan perlakuannya dengan masyarakat  umum,  yang berbeda dari Tiap Bank adalah syarat umum yang ditetapkan oleh masing-masing Bank dimana Bank Sulselbar meminta NPWP dan BNI meminta Rekomendasi Dinas Pertanian apabila petani ingin meminjam dana KUR, sedangkan terkait Waktu pengembalian dana KUR bagi petani pada tiap bank BUMN sama  aturannya  tergantung dari jenis pinjaman yang dilakukan oleh petani, untuk pinjaman usaha harian maka pengembaliannya tiap bulan, sedangkan usaha cocok tanam pengembaliannya per musim / 6 bulan dan untuk usaha ternak diperbolehkan pengembalian 1 tahun sampai 2 tahun. Adapun Lama Peminjaman.bervariasi tergantung kesepakatan/perjanjian awal, masa 1 tahun sampai 4 tahun peminjaman, kecuali Bank Sulselbar memberikan kemudahan bagi petani yang ingin meminjam selama 2 tahun maka pengembaliannya bisa sekali dan langsung lunas. Sedangkan Plafon Kredit yang disiapkan bagi peminjam KUR pada masing-masing bank BUMN sama sebesar 1 sampai 500 juta, dengan perbedaan syarat yang diberlakukan pada masing-masing bank BUMN. Untuk BRI dan Bank Sulselbar plafon kredit diatas 50 juta sampai 500 juta dipersyaratkan Agunan dan bukti usaha sedangkan BNI, usaha Debitur harus dikerjasamakan dengan pihak Bank sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan bagi peminjam.
Moderating Effect of Career Development for Employee Performance Supported by Work Placement and Social Capital Nursaifullah -
Journal of Entrepreneur, Business and Management Vol 1, No 1 (2023): Journal of Entrepreneur, Business and Management
Publisher : Entrepreneurship Undergraduate Program at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.138 KB) | DOI: 10.37531/jebm.v1i1.5

Abstract

For 150-200 word, An abstranct is a brief summary of a research article, thesis, review, conference proceeding or any-depth analysis of a particular subject or disipline, and is often used to help the reader quickly ascertain the paper purposes. When used, an abstract always appears at the beginning of a manuscript or typescript, acting as the point-of-entry for any given academic paper or patent application. Absatrcting and indexing services for various academic discipline are aimed at compiling a body of literature for that particular subject. Abstract length varies by di. scipline and publisher requirements. Abstracts are typically sectioned logically as an overview of what appears in the paper.