Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN PARIWISATA PANTAI DI KABUPATEN PURWOREJO Sri Rahayu Febrianingrum; Nur Miladan; Hakimatul Mukaromah
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v1i2.14762.130-142

Abstract

Kabupaten Purworejo memiliki pantai yang dijadikan sebagai destinasi wisata yaitu Pantai Jatimalang, Pantai Keburuhan dan Pantai Ketawang Indah dan ditetapkan sebagai desa wisata. Saat ini belum terlihat adanya perkembangan yang berarti seperti belum terpenuhinya elemen-elemen yang harus ada pada pariwisata pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan pariwisata pantai di Kabupaten Purworejo. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif serta metode pengumpulan data menggunakan observasi, random sampling untuk kuisioner, wawancara dengan purposive sampling dan studi dokumen. Untuk mengetahui tingkat kepentingan aspek dan faktor apa saja yang berpengaruh maka digunakanlah teknik analisis skoring.  Hasil dari penelitian ini terkait dengan faktor pendorong dalam perkembangan pariwisata pantai adalah ketersediaan jaringan jalan yang memadai, kedekatan destinasi wisata terhadap asal wisatawan, peran aktif masyarakat dan keamanan pada destinasi wisata. Faktor yang menghambat dalam perkembangan pariwisata pantai meliputi, keterbatasan pemenuhan sarana dan prasarana, ketidaklengkapan sarana pelabuhan perikanan, ketidakitegrasian moda transportasi umum antar pariwisata pantai, ketidakoptimalan peran lembaga pengelola pariwisata dan ketidakoptimalan pemanfaatan media untuk promosi wisata. Sedangkan untuk faktor moderat yaitu adanya variasi atraksi wisata, keanekaragaman hayati sebagai daya tarik wisata, ketersediaan fasilitas kebencanaan pesisir dan tindakan mitigasi bencana pesisir pantai.
Implementasi Konsep Age-Friendly City dalam Menghadapi Tantangan Demografi Lansia di Kota Yogyakarta: indonesia Hidayat, Ridhan; Murtanti Jani Rahayu; Hakimatul Mukaromah
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v3i3.925

Abstract

The increasing number of elderly people in Yogyakarta City demands the provision of an inclusive environment that supports the welfare of the elderly. This study aims to assess the suitability of Yogyakarta City for the concept of an elderly-friendly city based on seven main variables: green open space, public transportation, pedestrian facilities, health services, social support, elderly-friendly intergenerational interactions, and advocacy for the basic rights of the elderly. The research used a quantitative approach with observation and questionnaire methods to elderly people in all sub-districts in Yogyakarta City. The data were analyzed using a Guttman scale to determine the level of suitability of each variable. The results showed that overall Yogyakarta City is classified as “suitable” for the concept of an elderly-friendly city, with a total score of 5.32 out of a maximum scale of 6.80. Four variables meet the suitability criteria, namely public transportation, health services, social support, and intergenerational interaction. Meanwhile, the other three variables are still not fully suitable and require improvement. This study recommends improvements in these three aspects so that the implementation of the concept of an elderly-friendly city in Yogyakarta City can be more optimal and sustainable.
Strategi Menuju Kampus Berkelanjutan (Studi Kasus: Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret) Hakimatul Mukaromah
Jurnal Penataan Ruang Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Penataan Ruang 2020
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan berkelanjutan menjadi acuan dalam arah pembanguna kota yang kemudian didetailkan dalam tujuh belas tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals). Perguruan Tinggi merupakan salah satu elemen dalam sarana perkotaan yang memiliki peran strategis dalam mencapai tujuan keberlanjutan pembangunan melalui konsep kampus berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan konsep kampus berkelanjutan yang dilakukan Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS). Metode yang digunakan adalah mengidentifikasi potensi dan masalah baik internal maupun eksternal yang dihadapi oleh FT UNS dalam penerapan enam komponen kampus berkelanjutan (setting and infrastructure, waste, water, transportation, energy and climate change  dan education) dan perumusan strategi dengan menggunakan metode analisis SWOT. Hasil sintesis strategi adalah sebagai berikut: (1) peningkatan anggaran untuk mewujudkan infrastruktur kampus ramah lingkungan (green building) dan dukungan untuk aktivitas P2M  berbasis lingkungan atau pembangunan berkelanjutan, (2) perbaikan pada aspek transportasi, yaitu dengan perbaikan pada sistem parkir, dan alternatif moda transportasi massal atau ramah lingkungan, (3) pelibatan seluruh civitas akademik dalam setiap kegiatan terkait pembangunan berkelanjutan, dan (4) peningkatan pengelolaan limbah cair dan padat (sampah) dengan menerapkan prinsip keberlanjutan.