Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN KETAHANAN PENGAN LOKAL PADA MASA PANDEMI DI DESA GURUAPIN KAB HALMAHERA SELATAN Aziz Hasyim; Musdar Muhammad
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 8: Januari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i8.679

Abstract

The purpose of the service is to improve food security in the guraping village community, by mandating the land of the yard of the house and the land of guraping village boarding house, building community awareness, village government and housewives to meet food needs during the pandemic. The methods applied to Community Service are the Focus Group Discussion (FGD) method and Training and monitoring; As for the results of devotion; Guruaping village grows local food problems faced, namely related to water shortages, there are also results of food products that do not know the market. BUMDes has been inactive to increase community efforts
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui Efisiensi Pengelolaan Aset Tetap di Kabupaten Halmahera Selatan Herlina Herlina; Chairullah Amin; Aziz Hasyim
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19911

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi pengelolaan aset tetap dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Halmahera Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan Data Envelopment Analysis model Banker-Charnes-Cooper berasumsi variable returns to scale dan berorientasi input. Variabel input meliputi nilai aset tetap, jumlah SDM pengelola, dan biaya pemeliharaan, sedangkan PAD digunakan sebagai output. Hasil analisis menunjukkan tujuh OPD mencapai skor efisiensi 1,000, sedangkan enam OPD belum efisien dengan skor 0,200–0,500. Analisis slack memperlihatkan bahwa inefisiensi bersumber dari kelebihan input, kekurangan output PAD, atau kombinasi keduanya. Analisis peer group menempatkan beberapa OPD efisien sebagai acuan perbaikan. Temuan ini menegaskan perlunya optimalisasi pemanfaatan aset produktif, pengendalian biaya pemeliharaan, peningkatan kapasitas pengelola, dan penetapan target berbasis benchmarking.
Analisis Determinan Tingkat Kemiskinan: Peran Kinerja Keuangan Daerah dan Dana Desa di Kabupaten Halmahera Selatan Muhammad Randi; Amran Husen; Aziz Hasyim
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19965

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio kemandirian, rasio efisiensi, rasio belanja modal, dan Dana Desa terhadap kemiskinan di Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder periode 2015–2025 yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Halmahera Selatan. Data tahunan diinterpolasi menjadi data triwulanan, kemudian ditransformasikan ke dalam logaritma natural dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Rasio efisiensi dan rasio belanja modal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Dana Desa berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kemiskinan. Rasio kemandirian, rasio efisiensi, rasio belanja modal, dan Dana Desa secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Model penelitian mampu menjelaskan 50,7 persen variasi kemiskinan, sedangkan 49,3 persen sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas fiskal perlu disertai pengalokasian anggaran yang lebih inklusif, produktif, tepat sasaran, dan berorientasi pada penurunan kemiskinan.