Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN DAN PELATIHAN 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) PENGAJAR DAN SISWA/SISWI SMP GOTONG ROYONG PESAWARAN Ferizal Masra; Linda Barus; Suami Indarwati; Bambang Murwanto; Nawan Prianto
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3198

Abstract

Sampah menurut UU No. 18 tahun 2008, didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Faktanya, yang membuat sampah menjadi hal yang merugikan manusia adalah ketika sampah dengan berbagai jenis bercampur di suatu tempat yang terdiri dari sampah daun, sampah kertas, sampah plastik, sampah logam, dan lain sebagainya. Sampah-sampah tersebut selanjutnya dapat bereaksi secara kimia antara satu dengan lainnya yang dapat membentuk senyawa berbahaya. Dampak negatif yang ditimbulkannya semakin meningkat ketika produk senyawa berbahaya itu terserap ke tanah, ikut aliran air, ataupun terbebas ke udara yang dapat terhirup oleh makhluk hidup lain termasuk manusia yang tentunya juga sangat membahayakan bagi kesehatan makhluk hidup dan juga bagi ekosistem lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Pengajar dan Siswa/Siswi SMP Gotong Royong Pesawaran dalam mengelola sampah khususnya sampah anorganik dengan cara 3R (Reuse, Reduce, Recycle), untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik dan dapat bernilai ekonomis. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan teknis, serta dilanjutkan dengan pendampingan secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP Gotong Royong Pesawaran dapat memanfaatkan sampah anorganik menjadi sesuatu yang inovatif dan bernilai ekonomis. Kegiatan ini sangat diharapkan bisa dipraktekkan kedepannya, agar dampak negatif dari timbunan-timbunan sampah yang dapat merusak lingkungan dapat teratasi.
Efektifitas Koagulan Biji Asam Jawa untuk Menurunkan Kadar BOD dan TSS Pada Limbah Cair Domestik di Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Nawan Prianto; Gusti Widyaningsih; Imam Santosa
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.12513

Abstract

ABSTRACT The impact of the growth of science and technology on the environment can be in the form of domestic liquid waste originating from the process of restaurant activities so that it must be treated for liquid waste so that it is safe when disposed of into the environment. Restaurant Wastewater is one of the producers of domestic liquid waste. Liquid waste treatment can be done by means of coagulation. The coagulant used in this study was tamarind seeds. Tamarind seeds which have been considered waste can be used as a natural coagulant in wastewater treatment because of the protein, tannin and antioxidant content in them. This study was conducted to determine the effect of coagulant dose variations (2g / ml, 4g / ml, and 6g / ml), stirring speed (40 rpm and 100 rpm) and stirring time (1 minute and 3 minutes) on the parameters of liquid waste, namely pH. , TSS and BOD. The results of this study are as follows: Characteristics of restaurant liquid waste have a BOD concentration of 131 mg / l, TSS 197 mg / l and a pH of 6.3, the largest reduction in BOD concentration in restaurant wastewater is the treatment of 6 gr coagulant dose, stirring time. 3 minutes and the stirring speed of 150 rpm is 84.48%, the largest decrease in TSS concentration in restaurant wastewater is the treatment of the coagulant dose of 6 gr, the stirring time of 3 minutes and the stirring speed of 150 rpm is 88.15%. The effect of Dose Variation on pH parameters is that the greater the coagulant dose causes the lower pH of the restaurant wastewater. There is a significant difference in the effect of variations in dose, stirring time and coagulant contact time on the average concentration of BOD Quality with P value (P-value) 0.005 on the ANOVA TWO WA table, There is a significant difference in the effect of variations in dose, stirring time and coagulant contact time on the average TSS quality concentration with a P value (P-value) 0.005 in the ANOVA TWO WAY table, there is a significant difference in the effect of variations in dose, stirring time and contact time coagulant to the average concentration of pH quality with a P value (P-value) 0.005 in the ANOVA TWO WAY table. And the suggestion for this research is to do further research to adjust the pH of the coagulant so that it can pass the quality standard. Keywords: Tamarind Seed, Liquid Waste, Domestic   ABSTRAK Dampak pertumbuhan IPTEK terhadap lingkungan dapat berupa limbah cair domestik yang berasal dari proses kegiatan rumah makan sehingga harus dilakukan pengolahan terhadap limbah cair agar aman saat dibuang ke lingkungan. Air Limbah Rumah Makan merupakan salah satu penghasil limbah cair domestik. Pengolahan limbah cair dapat dilakukan dengan cara koagulasi. Koagulan yang dipakai dalam penelitian ini yaitu biji asam jawa. Biji asam jawa yang selama ini dianggap limbah dapat dimanfaatkan sebagai koagulan alami dalam pengolahan limbah cair karena kandungan protein, tannin dan antioksidan di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian variasi dosis koagulan (2g/ml, 4g/ml, dan 6g/ml), kecepatan pengadukan (40 rpm dan 100 rpm) dan waktu pengadukan (1 menit dan 3 menit) terhadap parameter limbah cair yaitu pH, TSS dan BOD. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : Karakteristik Limbah Cair Rumah Makan mempunyai kosentrasi BOD 131 mg/l, TSS 197 mg/l dan pH 6,3, Penurunan Kosentrasi BOD pada limbah Cair Rumah Makan terbesar yaitu pada perlakuan dosis koagulan 6 gr, waktu pengadukan 3 menit dan kecepatan pengadukan 150 rpm yaitu 84,48 %, Penurunan Kosentrasi TSS pada limbah Cair Rumah Makan terbesar yaitu pada perlakuan dosis koagulan 6 gr, waktu pengadukan 3 menit dan kecepatan pengadukan 150 rpm yaitu 88,15 %. Pengaruh Variasi Dosis Terhadap parameter pH adalah semakin besar dosis koagulan menyebabkan semakin rendah pH limbah cair rumah makan, Terdapat perbedaan pengaruh yang bermakna variasi dosis, waktu pengadukan dan waktu kontak koagulan terhadap rata-rata kosentrasi Kualitas BOD dengan nilai P (P-value) 0.005 pada tabel ANOVA TWO WA, terdapat perbedaan pengaruh yang bermakna variasi dosis, waktu pengadukan dan waktu kontak  koagulan terhadap rata-rata kosentrasi Kualitas TSS dengan nilai P (P-value) 0.005 pada tabel ANOVA TWO WAY,  terdapat perbedaan pengaruh yang bermakna variasi dosis, waktu pengadukan dan waktu kontak  koagulan terhadap rata-rata kosentrasi Kualitas pH dengan nilai P (P-value) 0.005 pada tabel ANOVA TWO WAY. Dan Saran pada penelitian ini, melakukan penelitian selanjutnya dapat dilakukan pengaturan pH koagulan agar dapat melewati baku mutu. Kata Kunci:  Biji Asam Jawa, Limbah Cair, Domestik