I Made Wirahadi Kusuma
STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN ANAK PERSPEKTIF HUKUM HINDU I Made Wirahadi Kusuma; Gede Yoga Satriya Wibawa
PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu Vol 2, No 1 (2018): PARIKSA - Jurnal Hukum Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/pariksa.v2i1.650

Abstract

Masalah anak merupakan masalah yang amat serius dan membutuhkan peran serta dari semua pihak terkait untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan yang muncul terhadapnya. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga-lembaga sosial yang bergerak dalam bidang anak tetapi peran utama orang tua dan agama memegang peranan yang amat penting. Kitab suci Weda memuat berbagai aspek dalam relung sendi kehidupan manusia mulai dari aspek religi (hubungan dengan Tuhan sebagai pencipta segala yang ada), aspek ekonomi, politik dan kehidupan sosial masyarakat khususnya masyarakat Hindu dan masyarakat dunia secara umum hal ini dikarenakan ajaran-ajaran agama Hindu yang bersifat universal dan fleksibel, terbuka bagi setiap umat manusia. Tidak hanya sampai disana, Weda ternyata juga mengkaji tentang anak yaitu mengenai kedudukan serta berbagai upaya-upaya perlindungan terhadap anak yang tertuang dalam beberapa kitab-kitab bagian dari kitab Weda sebagai sumber ajaran utama bagi Umat Hindu. Setiap anak yang beragama Hindu menurut hukum Hindu adalah sebagai subjek hukum Hindu, yang mempunyai hak-hak serta kewajibannya sebagai anak. Hak-hak sebagai subjek hukum Hindu pada umumnya diperoleh dari sejak yang bersangkutan masih dalam kandungan sampai dengan yang bersangkutan meninggal dunia
KEPEMIMPINAN ULU APAD DI DESA PAKRAMAN SELULUNG KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI I Made Wirahadi Kusuma
PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu Vol 1, No 1 (2017): Pariksa – Jurnal Hukum Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/pariksa.v1i1.639

Abstract

Kearifan lokal yang terdapat dalam sistem ulu apad di Desa Pakraman Selulung yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh masyarakatnya. Sistem ulu apad merupakan satu kesatuan adat dengan mekanisme pendidikannya yang sedemikian rupa, dimulai dari yang paling dasar atau paling bawah yaitu krama desa pamuit sampai pada yang paling atas (hulu) yaitu kubayan. Ketika krama mulai masuk organisasi ulu apad, mereka akan dikenalkan dengan aturan baru yang tentunya dapat mengikat krama itu sendiri. Krama yang baru masuk akan diurut tempat duduknya (linggih dapuh) menurut nomor urut pendaftaran sebagai krama desa ulu apad dengan menggunakan sistem “senioritas”.