Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agroteksos

3 3 86 STATUS KANDUNGAN RESIDU PUPUK NPK (PHONSKA) PADA PERLAKUAN DOSIS PUPUK YANG BERBEDA PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum var: servo F1) DI ENTISOL LOMBOK UTARA Ankly Jahtra Riawan; Padusung Padusung; Jayaputra Jayaputra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Agroteksos April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.4 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan residu dosis pupuk NPK (Phonska) yang berbeda pada tanaman tomat di Entisol Lombok Utara , yang dilaksanakan dalam dua tahap penelitian. Tahap pertama, kegiatan budidaya dilaksanakan mulai bulan Oktober 2017 sampai bulan Januari 2018. Penelitian tahap kedua dilakukan pengambilan sampel tanah dan analisis laboratorium mulai bulan Januari s/d bulan Maret 2018. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Uji N-total dilakukan dengan metode Kjeldhal (titrasi), uji P-total dan K-total dilakukan dengan metode Pengabuan Basah (Morgan). Hasil penelitian menunjukkan residu kandungan unsur nitrogen (N) total yang berasal dari pupuk NPK (Phonska) dengan dosis 20 gram - 40 gram per petak (25 kg – 50 kg per hektar) ditambah dengan pupuk organik Bio-Extrim dan Organox berharkat sangat rendah (0,038% - 0,048%), residu kandungan unsur fosfor (P) total berharkat sangat tinggi (0,010% - 0,018%), residu kandungan unsur kalium (K) berharkat sangat tinggi (0,0294% - 0,0425%). ABSTRACT The aims at this research is to find out residual content of diferrent doses treatment NPK fertilizer (Phonska) at tomato plants in North Lombok Entisol. This research was done with two steps such as. The first step, the cultivation was undertaken from October to January 2018. The second step, took soil sample and lab analysis of the research was carried out from January to March 2018. Descriptive method was used in this reseacrh. The N-total test used Kjeldhal method (titration), the P-total and K-total tests used the wet wiping method (Morgan method). The results of the study showed that residue content of nitrogen (N) from NPK (Phonska) fertilizer at treatment dose of 20 grams - 40 grams per plot (25 kg - 50 kg per hectare) added with Bio-Extrim and Organox organic fertilizers very low ( 0.038% - 0.048%), total phosphorus (P) content residues very high (0.010% - 0.018%), residues of elemental content of potassium (K) very high (0.0294% - 0.0425%).
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS CHITRA PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK Nur Aenna Meidyawati Arimbi; Aluh Nikmatullah; Jayaputra Jayaputra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang varietas Chitra. Percobaan dilakukan pada bulan Desember 2022 – Februari 2023 di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Percobaan dirancang berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan 5 perlakuan dosis pupuk NPK yaitu dosis 450 kg/ha (D1), dosis 550 kg/ha (D2), dosis 650 kg/ha (D3), dosis 750 kg/ha (D4) dan dosis 850 kg/ha (D5). Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali dan dibuat 2 seri (analisa destruktif) sehingga terdapat 60 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman kentang varietas Chitra pada berbagai dosis pupuk NPK. Pertumbuhan tanaman kentang varietas Chitra meningkat dengan menurunnya dosis pupuk NPK yang diberikan. Dosis pupuk NPK 450 kg/ha menghasilkan pertumbuhan tanaman kentang varietas Chitra tertinggi pada tinggi tanaman umur 7 MST, jumlah daun majemuk umur 3; 5 dan 7 MST, jumlah anakan 3 dan 7 MST, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering. Akan tet