Abdul Haris
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HAKIKAT PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM Abdul Haris; Mokh. Fakhruddin Siswopranoto
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v4i1.440

Abstract

Educators are people who get a mandate and have the responsibility of the hereafter in educating, guiding, directing and delivering students to the happiness of the world and the hereafter. Therefore, to become a qualified and professional educator, one must have certain criteria and requirements that must be met in order to achieve the goals of life, as well as the characteristics that adorn his personality in carrying out his duties and responsibilities as educators in the view of Islam. pay attention to their duties and responsibilities towards students, which are based on faith and piety to Allah SWT and are able to develop the potential that exists both physically and mentally (physically, psychologically, and spiritually). For this reason, an educator is required to have strong faith and piety, strong and sincere intentions based on Islamic teachings and decorated with morality.
Masa Tunggu Laki-laki Pasca Perceraian Perspektif Maslahah Ath-Thufi Yuyun Tri Fatimah; Abdul Haris
Sakina: Journal of Family Studies Vol 7 No 1 (2023): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Islamic Family Law Study Program, Sharia Faculty, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v7i1.2729

Abstract

Dalam nash tidak ditemukan adanya ketentuan masa idah bagi laki-laki yang telah bercerai dengan istrinya. Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor P-005/Dj.III/Hk.00.7/10/2021 Tentang Pernikahan Dalam Masa Idah Istri menghimbau laki-laki agar tidak menikah dengan perempuan lain saat mantan istrinya sedang dalam masa idah. Penelitian ini bertujuan mengkaji Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor P-005/Dj.III/Hk.00.7/10/2021 perspektif maslahah Ath-Thufi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan Analytical Approach. Metode pengumpulan bahan hukum menggunakan metode studi kepustakaan yang berkaitan dengan masa idah dan maslahah Ath-Thufi. Hasil penelitian menunjukkan dua kesimpulan. Pertama, surat edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor P-005/DJ.III/Hk.00.7/10/2021 tentang pernikahan dalam masa idah istri menghimbau agar suami tidak menikah dengan perempuan lain setelah menjatuhkan talak raj’i kepada istri pertama, selama istri yang ditalak itu masih dalam masa idah. Kedua, Surat Edaran ini mengandung maslahah dan mafsadah menurut kacamata maslahah Ath-Thufi. Sisi maslahah dalam Surat Edaran tersebut adalah mencegah terjadinya praktik poligami terselubung serta bagi mantan suami dan mantan istri dapat menjaga hak-hak dalam masa idah yang merupakan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk kembali membangun rumah tangga yang lebih baik. Sedangkan sisi mafsadah dari Surat Edaran tersebut adalah adanya resiko terjadinya perzinaan akibat penundaan perkawinan.
Fenomena Peningkatan Wali Hakim Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Blimbing Wardatussoleha Wardatussoleha; Abdul Haris
Sakina: Journal of Family Studies Vol 7 No 1 (2023): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Islamic Family Law Study Program, Sharia Faculty, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v7i1.3272

Abstract

Kantor Urusan Agama Blimbing merupakan KUA revitalisasi (percontohan) bagi KUA di seluruh Indonesia, terkhusus di Provinsi Jawa Timur. Di KUA Kecamatan Blimbing selama bulan Januari hingga Juli 2022 terjadi peningkatan pernikahan dengan wali hakim dengan sebab-sebab tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena penggunaan wali hakim selama bulan Januari hingga Juli 2022 di Kantor Urusan Agama Kecamatan Blimbing dan untuk menganalisis tinjauan Madzhab Syafi’i terhadap fenomena peningkatan wali hakim di Kantor Urusan Agama Kecamatan Blimbing. Penelitian ini adalah jenis penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data primer berupa wawancara dengan subjek yang bersangkutan dan data sekunder dari buku-buku yang memiliki keterkaitan dengan penelitian ini yang kemudian data tersebut diedit, diperiksa, dan disusun secara cermat serta diatur sedemikian rupa yang kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini menjelaskan fenomena peningkatan wali hakim di KUA Kecamatan Blimbing terjadi peningkatan yakni sebanyak 90 kasus daripada tahun sebelumnya sebanyak 77 kasus dengan sebab adam wali, ba’da dukhul, ghaib, non-muslim, tidak syar’i, dan adhal, serta tinjauan Madzhab Syafi’i terhadap fenomena peningkatan wali hakim di KUA Kecamatan Blimbing sesuai dengan penerapan di KUA Kecamatan Blimbing.
Filsafat Inovasi dan Kreativitas Pendidikan Islam di Era Digital Lailatul Maskhuroh; Abdul Haris
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v11i1.383

Abstract

Islamic education which has a comprehensive task in internalizing values ??also has the task of preparing students to have skills according to the environment in which they will live later. Technological developments that reached the 4.0 era in this era are also required to prepare software to study this, one of which is a new discipline of philosophy and creativity in Islamic education in the digital era. , philosophy, the characteristics of the philosophy of innovation and creativity of Islamic education in the digital era as well as targeted and answered objects and their areas in the world of education. Because innovation and creativity itself is indeed human nature to be able to always adapt in the midst of an education that is always dynamic. Finally, Islamic education has indicators hereafter. theof resiliencedevelop it (knowledge, wealth, position).