Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG STUNTING PADA REMAJA Kamil, Rosmalia; Pratami, Intan Monik
Journal of Midwifery and Health Administration Research Vol 4 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu KesehatanBrebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting memiliki dampak yang berpengaruh terhadap masa depan anak apabila tidak dilakukan pencegahan sejak dini. Pencegahan stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja. Pengetahuan gizi remaja khususnya remaja putri mengenai stunting sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan survei melalui kuesioner kepada remaja putri di Pondok Pesantren Al Falah Jatirokeh. Kuesioner ini dirancang secara cermat untuk mencakup berbagai aspek pengetahuan tentang stunting, termasuk definisi, penyebab, dampak, serta cara pencegahan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan responden termasuk dalam kategori kurang sebanyak 21 orang dan sebagian kecil kategori baik sebanyak 9 orang. Tingkat pengetahuan remaja putri tentang stunting di Pondok Pesantren Al Falah Jatirokeh masih perlu ditingkatkan. Sebagian besar responden memiliki pemahaman umum tentang stunting, namun sebagian besar dari mereka masih belum siap dalam mengidentifikasi faktor risiko yang menyebabkan stunting. Selain itu, hasil juga menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri pada pondok pesantren ini kurang paham tentang dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh stunting. Kesimpulan: Upaya kolaboratif antara pendidik, staf, dan orangtua diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri Pondok Pesantren Al Falah tentang stunting.
ANALISIS PELAKSANAAN INTERVENSI PENURUNAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATIBARANG KABUPATEN BREBES Ziyadatul Chusna A.Y.A; Suci Utami; Rosmalia Kamil
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Dinas Kesehatan kabupaten Brebes pada tahun 2019 dari 10 desa lokus stunting, Desa Janegara berhasil lepas dari lokus Desa Stunting meskipun di tingkat puskesmas angka stunting masih tinggi yaitu: 2019: 362 (9,56%) Janegara 16 (7,14%), 2020: 570 (14,50%) Janegara 29 (11,46%). Fenomena tersebut diatas menarik untuk dikaji mengingat masalah Stunting memiliki dampak yang cukup serius yaitu: jangka pendek terkait dengan morbiditas dan mortalitas pada bayi / Balita, jangka menengah terkait dengan intelektualitas dan kemampuan kognitif yang rendah, dan jangka panjang terkait dengan kualitas sumberdaya manusia dan masalah penyakit degeneratif di usia dewasa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibarang di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed method research) dimana metode penelitian ini menggabungkan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam pada informan dan studi literatur dan pendekatan masalah secara deskriptif analisis. Adapun analisis menggunakan Teknik Analisa data model Milles and Huberman dimana aktivitas dalam analisis data kualitataif dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan hingga datanya jenuh. Untuk Analisis data kuantitatif berupa statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan obyek yang akan diteliti menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian Sosialisasi program percepatan penurunan stunting sudah di berjalan berjenjang, komunikasi lancar, Sumber Daya Manusia ada dan cukup untuk melaksanakan kegiatan penurunan stunting, ada keterbatasan dana karena dialokasikan untuk Program Penangulangan covid-19, Sarana prasarana di Puskesmas cukup, sedangkan beberapa desa sarana dan prasarana kurang lengkap. Meskipun ada pengurangan Tim pelaksana, kegiatan tetap berjalan, setiap pelaksanaan kegiatan sudah ada SOP, namun demikian Kegiatan posyandu remaja putri belum maksimal, Rendahnya kesadaran konsumsi PMT pada ibu dengan Kurang Energi Kronik (KEK) Pelaksanaan Intervensi penurunan stunting pada sasaran ibu menyusui dan Baduta sudah berjalan dengan baik.