Tika Ambarwati
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Citrula Gel dari Limbah Kulit Buah Semangka (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum & Nakai) sebagai Antijerawat (Acne vulgaris) Yola Anggraeni; Tika Ambarwati; Irmas Miranti; Erza Genatrika
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.705 KB) | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.2964

Abstract

Jerawat  didefinisikan  sebagai  peradangan  kronik  dari  folikel  polisebasea  yang disebabkan  oleh  beberapa  faktor  dengan  gambaran  klinis  yang  khas.  Salah  satu tanaman  yang  dapat  mengatasi  jerawat  yaitu semangka.  Kulit buah semangka (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum & Nakai) memiliki   senyawa antibakteri di antaranya  alkaloid,  fenol,  saponin,  dan  terpenoid.  Dalam penelitian ini ekstrak limbah  kulit  buah semangka diformulasikan   dalam   sediaan   gel.   Tahap   penelitian   yang menggunakan  rancangan  acak  lengkap ini meliputi  penyiapan  dan  pengumpulan simplisia   limbah   kulit   buah   semangka,   ekstraksi,   uji kandungan senyawa, formulasi gel, evaluasi sifat fisik sediaan gel, dan uji aktivitas antibakteri  terhadap  bakteri  Propionibacterium acnes  dan  Staphylococcus  aureus. Ekstraksi yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode maserasi dengan penyari kloroform. Uji kandungan senyawa dilakukan dengan menggunakan metode penapisan fitokimia meliputi uji alkaloid, uji triterpenoid, uji fenol, dan uji saponin. Ekstrak kulit buah semangka dengan konsentrasi 5, 10, dan 15% kemudian diformulasikan dengan carbopol 940 dan dilanjutkan dengan evaluasi sifat fisik gel, di antaranya uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, dan uji viskositas. Uji aktivitas antibakteri dari formulasi ekstrak kulit buah semangka dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil formulasi terbaik pada formulasi gel menghasilkan gel yang homogen, lekat, menyebar, pH yang cocok dengan kulit, dan memiliki viskositas yang cukup baik. Hasil terbaik dari zona hambat uji antibakteri pada bakteri Propionibacterium acnes yaitu 5,23 mm dan pada bakteri Staphylococcus  aureus yaitu 5,80 mm.