Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Turnover Intention Ade Imam Suhakim; Yuan Badrianto
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 1 No. 2 (2021): Article Research Volume 1 Nomor 2, Juli 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v1i2.995

Abstract

Turnover intention pada dasarnya adalah sama dengan keinginan berpindah karyawan dari satu tempat ke tempat kerja yang lainnya. Turnover intention dapat menjadi masalah yang serius bagi sebuah perusahaan yaitu meningkatnya biaya pengeluaran untuk penerimaan tenaga kerja baru, seleksi, pelatihan serta terhambatnya target yang seharusnya dicapai oleh perusahaan. Peningkatan turnover intention pada penelitian ini difokuskan pada PT. PND sebagai objek penelitian, kerena setiap tahun turnover intention mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengujiapakah terdapat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap turnover itention karyawan PT. PND . Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu dengan metode sampling jenuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode penelitian kuantitatif dengan bantuan program statistik SPSS version 22 for windows (Statistical Package For Social Sciences). Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan turnover intention karyawan, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan turnover intention karyawan, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara komitmen organisasi dengan turnover intention karyawan.
Peran Kepemimpinan Transformasional dan Employee Voice dalam Meningkatkan Employee Engagement: Studi Empiris pada Industri Manufaktur Otomotif di Jababeka Nanda Pricilia Dara Dinanti; Ade Imam Suhakim
Revenue: Lentera Bisnis Manajemen Vol. 4 No. 01 (2026): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lbm.v4i01.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformational leadership dan employee voice terhadap employee engagement pada industri manufaktur otomotif di Indonesia. Rendahnya tingkat keterlibatan karyawan pada sektor manufaktur menjadi tantangan serius di tengah tuntutan efisiensi, persaingan global, dan transformasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 45 karyawan perusahaan manufaktur otomotif yang memenuhi kriteria responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square–Structural Equation Model (PLS-SEM). Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan bukti empiris mengenai peran kepemimpinan transformasional dan partisipasi karyawan dalam meningkatkan keterlibatan kerja. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian perilaku organisasi serta menjadi acuan praktis bagi manajemen perusahaan manufaktur dalam merancang strategi kepemimpinan dan komunikasi internal yang lebih efektif untuk meningkatkan employee engagement secara berkelanjutan.
Integrasi Employee Empowerment dan Digital Technology Support dalam Meningkatkan Efektivitas Tim Kerja: Studi pada Perusahaan Manufaktur Rahma Eka Rianti; Ade Imam Suhakim
GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP Vol. 4 No. 01 (2026): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/global.v4i01.1173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee empowerment dan digital technology support terhadap efektivitas tim kerja pada perusahaan manufaktur modern. Perkembangan industri manufaktur yang semakin mengandalkan teknologi digital menuntut perusahaan untuk tidak hanya menyediakan dukungan teknologi yang memadai, tetapi juga memberdayakan karyawan agar mampu bekerja secara kolaboratif dan produktif dalam tim. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan perusahaan manufaktur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee empowerment berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas tim kerja. Selain itu, digital technology support juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan efektivitas tim kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemberdayaan karyawan yang disertai dengan dukungan teknologi digital yang optimal mampu meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta kinerja tim kerja secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan perspektif pemberdayaan karyawan dan dukungan teknologi digital dalam satu model empiris yang menjelaskan efektivitas tim kerja pada konteks perusahaan manufaktur modern, serta memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi strategis bagi organisasi dalam merancang kebijakan penguatan empowerment dan investasi teknologi digital secara simultan untuk meningkatkan kinerja tim dan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan manufaktur disarankan untuk mengintegrasikan strategi pemberdayaan karyawan dengan pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan efektivitas tim kerja dan daya saing perusahaan.