Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SOCIODEMOGRAPHIC ASPECTS OF CONTRACEPTION USE IN KAMPUNG KB KOTA YOGYAKARTA Sri Yuni Tursilowati; Bariana Widitia Astuti; Julaikah Julaikah
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 9 No 1 (2021): Januari-Juni 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v9i1.279

Abstract

Background: One of the government's efforts to control the population growth rate is to reduce the birth rate through the family planning program by utilizing the contraceptive method.This study aims to analyze the factors that influence contraceptive use at Kampung KB in Yogyakarta Method: It belongs to obsvational research with cross sectional layout using quantitative approach. Sampling was performed using Accidental Random Sampling.Collecting data using online quitioner that was shared to women in reproductive years in all Kampung KB. Data processing using STATA version 14. The data analysis was performed gradually covering univariable analysis, bivariable. Result: Age, education, desire to have children, parity, knowledge and attitudes have the pto increase contraceptive use, while economic level is not positively related to contraceptive use.The reasons for not using contraception are lack of permission from a partner and external environmental pressure. Conclusion: Sociodemographic aspects have the opportunity to increase contraceptive use at Kampung KB in Kota Yogyakarta.
Pengaruh Edukasi Triad KRR Terhadap Peningkatan Efikasi Diri Pencegahan Perilaku Berisiko HIV Pada Remaja Dwi Hariyanti; Bariana Widitia Astuti; Windartati Putri Amanda; Fadilah Umami
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v15i02.421

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa, yang sangat menentukan bagi kehidupan selanjutnya. Remaja juga sebagai sumber daya bagi pembagunan. Masalah yang paling menonjol yaitu TRIAD KRR (seksualitas, HIV/AIDS dan NAPZA). Kasus NAPZA menurun 1% tetapi kasus seksualitas dan HIV/AIDS meningkat. Setiap orang dapat melakukan perilaku berisiko, namun dengan pengetahuan, remaja dapat menghindari perilaku tersebut. Remaja dapat terhindar dari perilaku berisiko jika dalam diri remaja tertanam efikasi diri untuk mencegah perilaku berisiko. Efikasi diri yang tinggi pada remaja menjadikan mereka memiliki keyakinan personal untuk tetap melakukan perilaku sehat meskipun tantangannya berat. Penelitian ini bertujuan utuk melakukan peningkatan pada efikasi diri pencegahan perilaku berisiko HIV pada remaja melalui pemberian edukasi TRIAD KRR. Desain penelitian ini yaitu preeksperimen, dengan rancangan one group pre test posttest dan teknik cluster sampling satu tahap (single-stage sampling) serta analisa data menggunakan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada beda rata-rata nilai pretest (17,67) dan posttest (18,19), dengan nilai paired sample test signifikasi 0,011. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh edukasi TRIAD KRR terhadap efikasi diri pencegahan perilaku berisiko HIV.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI POSKESTREN DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI PERILAKU SEKS PRANIKAH Bariana Widitia Astuti; Setyowati , Rustiana; Anggoro , Sarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Anak Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jpm.v3i1.227

Abstract

Pentingnya pendidikan seksualitas telah diakui secara global. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah Poskestren, yakni strategi promosi kesehatan yang diterapkan di lingkungan pondok pesantren yang sedang dikembangkan oleh tim pengabdian. Poskestren digital merupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan informasi tentang program kesehatan reproduksi remaja yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah atau pesantren. Pengabdian dilaksanakan dengan metode ceramah dilanjutkan dengan pemberian materi pada aplikasi poskestren digital 1 minggu sekali. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bekal yang cukup kepada remaja terkait kesehatan reproduksi, sehingga remaja bisa melakukan pencegahan, dengan harapan bisa meminimalisir penambahan kasus pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan dan aborsi. Mitra dalam pengabdian ini adalah siswa MAN 4 Bantul. Evaluasi awal dan akhir dilakukan dengan melakukan pretest dan postest. Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa terdapat 59.86% peserta memiliki pengetahuan yang baik sedangkan 47,14% memiliki pengetahuan kurang. Kegiatan penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan kepada remaja dan berkolaborasi dengan pihak sekolah pada permasalahan yang sedang banyak dialami oleh remaja.
EFEKTIFITAS POSKESTREN DIGITAL TERHADAP PENCEGAHAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA Bariana Widitia Astuti; Setyowati, Rustiana; Anggoro, Sarni
JURNAL SMART ANKes Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Biro Akademik, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jsa.v9i2.226

Abstract

Technology is one of the factors influencing adolescent premarital sexual behavior. Technology makes it easier for adolescents to obtain information about sexuality through various sources. Rapid technological developments in recent years have encouraged the emergence of various innovative health promotion media for adolescent reproductive health based on applications. This media provides opportunities for students to learn independently to improve their understanding of reproductive health. This study aims to determine the effectiveness of digital health posts (poskestren) in preventing premarital sexual behavior in adolescents. The research design used a quantitative quasi-experimental design with a one-group pre- and post-test design. This study was conducted from May to June 2025 at MAN 4 Bantul. The subjects were 142 first- and second-grade students residing in Islamic boarding schools. This study used a purposive sampling technique in selecting respondents. Data analysis began with a normality test using the Kolmogorov-Smirnov test, which showed that the data had a normal distribution. Next, statistical testing was carried out using a paired t-test. The study results showed significant behavioral differences in students following a four-week intervention using digital health education posts (Posketren). There was a significant difference between levels of reproductive health knowledge before and after the health education intervention using digital health education posts. This demonstrates that digital health education posts are significantly effective in preventing premarital sexual behavior in adolescents.