Lufty Syofaah
Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi, Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior di Universitas Tunas Pembangunan, Surakarta Lufty Syofaah; Audita Nuvriasari
Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan Vol 5, No 2 (2021): JURNAL RISET INSPIRASI MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.368 KB) | DOI: 10.35130/jrimk.v5i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh motivasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior di Universitas Tunas Pembangunan, Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada sampel sebanyak 82 karyawan di Universitas Tunas Pembangunan, Surakarta. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior, dengan tingkat signifikansi motivasi sebesar 0,000 < 0,05; budaya organisasi sebesar 0,028 < 0,05 dan komitmen organisasi sebesar 0,008 < 0,05. Motivasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior. Dari uji determinasi diketahui bahwa besarnya persentase pengaruh motivasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi sebesar 0,535 atau 53,50%, artinya variabel motivasi, budaya organisasi dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior sebesar 53,50% sedangkan sisanya sebesar 46,50%  dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Motivasi merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh dengan nilai koefisien beta (β1) yang paling besar yaitu 0,435.