Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penalaran Analogi Siswa SMA dalam Pengajuan Masalah Setelah Solusi Agung Prasetyo
MATHEdunesa Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Mathedunesa Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi S1 Matematika UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.392 KB) | DOI: 10.26740/mathedunesa.v10n1.p19-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran analogi siswa SMA dalam pengajuan masalah setelah solusi. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa terpilih di kelas X SMAN 1 Gresik tahun ajaran 2020/2021 semester ganjil. Subjek dipilih berdasarkan kriteria kemiripan masalah yang diajukan dengan masalah sumber, yaitu: kemiripan permukaan (surface similarity) dan kemiripan struktur (structural similarity). Selanjutnya, dilakukan wawancara untuk menggali informasi mengenai penalaran analogi yang terlibat dalam pengajuan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam mengajukan masalah siswa cenderung mengadaptasi informasi di permukaan maupun struktur masalah sumber. Meskipun ketika mengadaptasi struktur masalah sumber, siswa cenderung memerlukan waktu yang lebih lama atau ia mengetahuinya secara tidak langsung saat memecahkan masalah sumber. Pada fase persiapan, siswa mampu memahami maksud masalah sumber dengan benar. Pada fase inkubasi, siswa cenderung mampu mengidentifikasi informasi di permukaan masalah sumber dengan benar. Sementara itu, struktur masalah sumber dapat diidentifikasi oleh siswa, hanya saja siswa memerlukan waktu yang lebih lama atau ia mengetahuinya secara tidak langsung ketika memecahkan masalah sumber. Pada fase iluminasi, siswa cenderung mengadaptasi informasi di permukaan masalah sumber secara langsung atau mengubah struktur menjadi lebih sederhana. Pada fase verifikasi, siswa cenderung memastikan kebenaran masalah yang diajukan dengan melihat masalah sumber dan pemecahan masalah yang diajukan. Keterampilan siswa dalam mengadaptasi informasi di permukaan maupun struktur masalah sumber mengindikasikan kemiripan masalah yang diajukan dengan masalah sumber, sehingga penalaran analogi membantu siswa dalam mengajuan masalah. Oleh karena itu, guru dapat melatihkan siswa untuk mengajukan masalah berbantuan penalaran analogi. Kata Kunci: Pengajuan Masalah, Penalaran Analogi, Kemiripan Permukaan, Kemiripan Struktural.
ASSESSING THE POTENTIAL OF OPEN-ENDED PROBLEM TO IMPROVE STUDENTS' CREATIVE THINKING SKILLS IN MATHEMATICS LEARNING Prasetyo, Agung; Tuanaya, Rugaya; Sangkala, Nani Sukartini
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol. 11 No. 2 (2023): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v11i2.5518

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengukur potensi penggunaan masalah terbuka dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam konteks pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah sistematik literature review dengan sumber data dari Google Scholar, Eric, DOAJ, Scopus, dan Science Direct menggunakan kata kunci "open-ended problem" dan "creative thinking". Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemberian masalah terbuka berpengaruh positif pada kemampuan berpikir kreatif siswa. Literatur menyatakan hampir semua artikel mengakui bahwa masalah terbuka meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika, bahkan pembelajaran berbasis masalah terbuka dapat lebih efektif. Kesimpulannya, soal terbuka berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam matematika dan dapat dilatih melalui pembelajaran berbasis masalah (PBL). Penelitian lanjutan dianjurkan untuk mendalami pengaruhnya secara lebih rinci.AbstractThis research aimed to assess the potential use of open-ended problems in enhancing students' creative thinking abilities within the context of mathematics education. The research methodology employed was a systematic literature review, drawing data from sources such as Google Scholar, Eric, DOAJ, Scopus, and Science Direct, using the keywords "open-ended problem" and "creative thinking." The data analysis results revealed that the provision of open-ended problems had a positive impact on students' creative thinking skills. The literature consistently indicated that nearly all articles acknowledged that open-ended problems could enhance students' creative thinking abilities in mathematics learning, with some suggesting that open problem-based learning could be even more effective. In conclusion, open-ended problems have the potential to improve students' creative thinking skills in mathematics and can be cultivated through problem-based learning (PBL). Further research is recommended to delve deeper into their influence.