Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGELOMPOKAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN KATEGORI USIA 0-18 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK MENENTUKAN PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA DI KABUPATEN CIREBON Irfan Ali; Arif Rinaldi Dikananda; Farid Ali Ma'ruf; Muhamad Abdurohman
JURNAL MANAJEMEN INFORMATIKA (JUMIKA) Vol 8, No 1 (2021): JUMIKA
Publisher : LPPM STMIK DCI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51530/jumika.v8i1.529

Abstract

Penelitian mengenai pengelompokan jumlah penduduk berdasarkan kategori usia 0-18 tahun dengan menggunakan Algoritma K-Means untuk menentukan pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Cirebon bertujuan untuk mengetahui hasil nilai optimum dari rekapitulasi uji coba cluster, mengetahui hasil analisa cluster pengelompokan jumlah penduduk berdasarkan kategori usia 0-18 tahun, mengetahui jumlah desa yang memiliki pengembangan potensi wisata terbaik di Kabupaten Cirebon berdasarkan jumlah penduduk kategori usia 0-18 tahun. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dalam menyeleksi data kuantitatif dalam fungsinya analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran dari data yang terkumpul dari fakta-fakta yang ada.Dengan upaya tersebut penulis berfikir menggunakan Algoritma K-Means merupakan solusi yang tepat. Hasil Penelitian uji coba cluster 2 sampai dengan 20 nilai optimum pada 13 (Tiga Belas) kelompok dengan nilai DBi = 0.472. Pengelompokan berdasarkan rata rata centroid di kelompokan menjadi 4 (empat) Kategori dan setiap kelompok memiliki rata rata centroid  Avg. within centroid distance_cluster_0: 974732426.358, Avg. within centroid distance_cluster_1: 2357894919.544, Avg. within centroid distance_cluster_2: 1239931120.084, Avg. within centroid distance_cluster_3: 1892429956.582. Cluster terbaik yaitu pada cluster 1 dengan jumlah 137 desa, dapat diartikan bahwa prioritas berdasarkan kategori usia 0-18 tahun yang bisa dijadikan pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Cirebon. Kata Kunci : Kategori Usia, Desa Wisata, Algoritma K-Means, Kependudukan
Analisis Faktor Penentu Harga Mobil Bekas Menggunakan Model Random Forest Regressor serta Perbandingan Linear Sabrina Khoirunnisa; Nining Rahaninsih; Irfan Ali; Willy Prihartono
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i4.3346

Abstract

Penentuan harga mobil bekas merupakan proses yang kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jarak tempuh, usia kendaraan, merek, jenis bahan bakar, dan riwayat kerusakan. Metode konvensional sering kali menghasilkan penilaian yang subjektif dan kurang akurat, sehingga diperlukan pendekatan berbasis data untuk meningkatkan objektivitas dan konsistensi estimasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi harga mobil bekas menggunakan algoritma Random Forest Regressor serta membandingkan performanya dengan Multiple Linear Regression sebagai baseline. Dataset yang digunakan berasal dari platform Kaggle dan mencakup 4.009 data kendaraan yang telah melalui proses data cleaning, rekayasa fitur, dan penghapusan outlier. Metode penelitian meliputi preprocessing data, pelatihan model, hyperparameter tuning, serta evaluasi menggunakan metrik R², MAE, MSE, dan RMSE. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Random Forest memiliki performa prediktif yang lebih baik dibandingkan model linier serta mampu mengidentifikasi fitur yang paling berpengaruh terhadap harga kendaraan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Random Forest R² = 0.6827, lebih tinggi dibandingkan Multiple Linear Regression dengan R² = 0.5673. Analisis feature importance mengungkapkan bahwa mileage dan usia kendaraan merupakan faktor dominan dalam pembentukan harga. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Random Forest merupakan pendekatan yang lebih akurat dan stabil untuk prediksi harga mobil bekas serta berpotensi diimplementasikan dalam sistem valuasi otomotif berbasis data.
PKM Pengembangan Aplikasi Perpajakan Berbasis Web Untuk Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Denni Pratama; Fadhil Muhamad Basysyar; Irfan Ali; Yudhistira Arie Wijaya; Rina Andriyanti
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 05 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology has had a significant impact on various sectors, including taxation. Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia often face difficulties in managing their taxes due to a lack of knowledge and limited resources. Therefore, this research aims to develop a web-based taxation application that can assist SMEs in managing their taxes more efficiently and accurately. The methodology used in the development of this application includes the stages of needs analysis, system design, implementation, and testing. The result of this research is a user-friendly web-based taxation application that can facilitate SMEs in tax calculation, reporting, and payment automatically. This application is expected to improve tax compliance among SMEs and reduce errors in the tax reporting process. Thus, this application has the potential to be a practical solution for SMEs to tackle taxation challenges in the digital era.
PKM Pelatihan Pajak Dan Konsultasi Pelaporan Pajak Orang Pribadi Kaslani; Mulyawan; Irfan Ali; Farra Oktaviani Putri; Haris Burhanudin
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tax reporting is an obligation that must be fulfilled by every taxpayer, including individuals. However, many individuals still face difficulties in understanding tax regulations and correct reporting procedures, which can lead to errors in reporting or even tax evasion. Through this Student Creativity Program (PKM), training and consultation are provided to enhance the understanding and skills of individual taxpayers in accurately and compliantly reporting taxes according to the applicable regulations. The objective of this program is to provide comprehensive knowledge on taxation for individuals and to offer consultations that can assist them in preparing and accurately reporting their taxes. The methods used in this program include face-to-face training, tax reporting simulation workshops, and individual consultation sessions. The expected outcomes are increased awareness and compliance of individual taxpayers with their tax obligations, as well as their ability to report taxes more accurately and on time. It is anticipated that this program will help reduce errors in tax reporting and increase state revenue through improved tax compliance.
PKM Peningkatan Kesadaran Dan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting Melalui Program Edukasi Dan Pendampingan Di Desa Tarikolot Edi Tohidi; Irfan Ali; Dodi Solihudin; Irena Yulistiano; Muhammad Hagi Badra
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 : Juni (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a chronic nutritional issue that negatively affects the growth of children in Indonesia. Tarikolot Village faces serious challenges due to the low awareness and knowledge of the community regarding stunting prevention. This Student Creativity Program (PKM) aims to enhance community awareness and knowledge about stunting prevention through education and mentoring activities. The methods employed include socialization, training, and intensive mentoring for pregnant women and families in Tarikolot Village. The results of this program show a significant increase in community knowledge about the importance of balanced nutrition and stunting prevention practices. Thus, this program has successfully contributed to reducing stunting rates in Tarikolot Village.