Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Produk pada UKM Kue Pancong Bulak Klender Jakarta Timur Ahmad Rojikun; Fery Hernaningsih; Yanuar Budhi Heriyanto; Helena Louise Panggabean
Journal of Community Service and Engagement Vol. 1 No. 03 (2021): December 2021
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v1i03.34

Abstract

Kue Pancong adalah kue tradisional yang berasal dari Betawi. Nama Pancong juga diambil dari bahasa Betawi, sehingga Kue Pancong memiliki identitas lengkap yaitu kue tradisional dari Betawi. Seiring berjalannya waktu, Kue Pancong yang hanya diberi taburan gula pasir bermetamorfosa mengikuti perkembangan zaman dan menyajikan banyaknya macam Kue Pancong dengan topping beragam. Kue Pancong Rest Coffee adalah tempat makan dengan konsep warung kopi (warkop) yang menjual kue berbahan dasar tepung terigu tersebut dengan varian topping. Kue Pancong Rest Coffee terletak di Jalan Bulak Timur I, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mitra dalam kegiatan ini adalah UKM Kue Pancong Rest Coffee. Yang menjadi permasalahan mitra adalah (1) Tidak ada slogan yang menjelaskan manfaat inti produk, (2) kurangnya kampanye yang lebih intensif dan agresif untuk meningkatkan kesadaran konsumen, (3) Kurangnya penghargaan yang dilakukan oleh UKM Kue Pancong Rest Coffee terhadap konsumen yang loyal dan calon konsumen, (4) Tidak ada logo sebagai identitas dari produk Kue Pancong Rest Coffee, (5) Kurangnya kualitas kecepatan dan ketepatan pelayanan terhadap konsumen, (6) Kemasan produk yang tidak menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini menawarkan solusi. Solusi pertama memberikan penjelasan pengetahuan kepada pemilik Kue Pancong tentang bagaimana suatu produk yang memiliki kemampuan merebut pangsa pasar yang besar dengan penyuluhan. Solusi kedua memberikan penjelasan contoh-contoh strategi produk sebagai bahan referensi sehingga mudah dipahami dengan obrolan santai sambil menikmati kue pancong dan aneka jus atau kopi. Solusi ketiga menjalin kerjasama antara dua merek atau lebih (co-branding) yang antar lain bertujuan meningkatkan citra produk. Selain itu untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga bisa mendatangkan keuntungan atau nilai tambah bagi produk atau jasa hasil co- branding tersebut. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini akan didiseminasikan menjadi sebuah artikel jurnal nasional yang terakreditasi, Konsep kegiatan ini semoga dapat di implementasikan lebih luas oleh pemilik Kue Pancong untuk meningkatkan penjualan dengan strategi produk
DAMPAK PROMOSI PADA MEDIA SOSIAL TERHADAP KETERLIBATAN PELANGGAN DAN MINAT BELI PADA USAHA MIKRO MENENGAH DAN KECIL Ahmad Rojikun
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.622 KB) | DOI: 10.56127/jaman.v2i1.213

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi persaingan maka wajib beradaptasi dan berinovasi agar mampu bertahan dan berkelanjutan. Saat ini, teknologi terus berkembang, dengan adanya penemuan internet yang merevolusi peradaban manusia, maka UMKM yang mampu beradaptasi dengan memanfaatkan internet akan maju dan berkembang ke arah yang lebih baik. Media sosial merupakan salah satu dampak dari perkembangan internet, yang memudahkan manusia untuk berinteraksi dengan sesama. Penelitian ini menganalisis pengaruh promosi pada media sosial terhadap keterlibatan pelangggan dan minat beli pada 30 unit usaha UMKM di Pamulang, Tangerang Selatan. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala likert dan diolah dengan SmartPLS versi 3.00. Hasil penelitian menunjukkan Promosi di media sosial berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan pelanggan, promosi di media sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli, keterlibatan pelanggan mempu memediasi secara signifikan promosi di media sosial terhadap minat beli.
Pengaruh Personal Selling dan Brand Image Terhadap Keputusan Konsumen dalam Memilih Asuransi Kendaraan Ahmad Darda; Ahmad Rojikun
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5337

Abstract

This study aims to analyze the influence of personal selling and brand image on consumer decisions in choosing vehicle insurance products. Using a quantitative approach, data were obtained from 100 respondents through a questionnaire designed to measure their perceptions related to these two independent variables. The regression analysis results show that both personal selling and brand image significantly influence consumer decisions. Personal selling plays a major role in building trust through direct interaction, while brand image has an important impact on consumer perceptions of the quality and reputation of the insurance products. A coefficient of determination of 66% indicates that the combination of these two variables explains the majority of consumer decisions, while the remainder is influenced by other factors. These findings emphasize the importance of managing effective marketing strategies to enhance vehicle insurance penetration in Indonesia.