Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

HUBUNGAN KUALITAS PENGUNGKAPAN CORPERATE GOVERNANCE DAN KINERJA PERUSAHAAN DENGANKUALITAS DESAIN WEB SITE SEBAGAI VARIABELMODERNISASI Muhammad Jalil
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 1 No 2 (2012): Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) dan telah menerapkan sistem pelaporan elektronik. Tenik yang di gunakan dalam penentuan sample dari populasi adalah purposive sampling, dimana teknik ini tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk di pilih menjaid sample. Penelitian ini menggunakan sumber data histories. Jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang meliputi ; Laporan CG berupa informasi pada tampilan web site perusahaan dan dokumen terkait CG yang dapat di unduh dari web site perusahaan. Hasil regresi dengan variabel tobin’s Q sebagai variabel independent menunjukkan 03=-0.285, menyatakan bahwa setiap penambahan satu satuan Ù Fr / n size aka menguranggi kinerja psar perusahaan ( Tobin’s Q ) sebesar 0,285 dengan asumsi variabel lain tetap. Berdasarkan hasil uji persial, diperoleh t hitung = - 1.869 dengan signifikansi t = 0.68>0.05; hal ini mengidentifikasi bahwa tidak terdapat signifikan antara faktor 7zr/w size dengan kinerja pasar perusahaan. Berdasarkan hasil uji persal untuk Torbin’s Q sebagai variabel dependen di peroleh t terhitung = 0.804 dengan signifikasi t = 0.425 > 0,05’ hal ini mengindikasi bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara factor web site age dengan kinerja pasar perusahaan ( Torbin’s Q ). Demikian pula pada hasil uji parsial untuk ROE sebagai variabel dependen diperoleh t hitung = -0,218 dengan signifikasi t = 0.829 > 0,05; hal ini mengindikasi bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara factor web site age dengan kinerja akutasi perusahaan ( ROE ).
PENGARUH RISIKO BISNIS DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI Muhammad Jalil
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh risiko bisnis dan struktur aktiva terhadap struktur modal pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan yaitu perusahaan dalam sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2018 sebanyak 11 perusahaan dengan jumlah data yang diolah selama 3 tahun sebanyak 33 perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari webiste resmi Indonesian Capital Market Directory (ICMD) berupa laporan keuangan perusahaan. Alat analisa data yang digunakan adalah regresi liniear berganda dengan bantuan program SPSS versi 19.0.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara pasial risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal sedangkan struktur aktiva berpengaruh terhadap struktur modal. Kemudian secara simultan risiko bisnis dan struktur aktiva berpengaruh terhadap struktur modal. Besarnya pengaruh risiko bisnis dan struktur aktiva yang digunakan di dalam model penelitian terhadap struktur modal adalah sebesar 30,3%. sedangkan sisanya sebesar 69,7% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN ARUS KAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN FOOD DAN BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA MUHAMMAD JALIL; SYAHRENI SYAHRENI
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jak.v9i2.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendapatkan bukti empiris pengaruh ukuran perusahaan dan arus kas terhadap return saham pada perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan food and beverages yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2016-2018. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh 33 sampel penelitian. Model analisis data yang digunakan adalah dengan metode statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan regresi linier berganda. Uji analisa yang digunakan adalah uji-t, uji F dan uji koefisien determinasi (R2). Statistik deskriptif digunakan untuk membantu menganalisis data dengan mendiskripsikan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian secara parsial menunjukan variabel ukuran perusahaan memiliki nilai signifikan sebesar 0,835 > 0,05, variabel arus kas aktivitas operasi memiliki nilai signifikan sebesar 0,242 > 0,05 dan variabel arus kas aktivitas investasi memiliki nilai signifikan sebesar 0,086 > 0,05, sedangkan variabel arus kas aktivitas pendanaan memiliki nilai signifikan sebesar 0,018 < 0,05. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa secara parsial secara parsial ukuran perusahaan, arus kas operasi, arus kas investasi tidak berpengaruh terhadap return saham, sedangkan arus kas pendanaan berpengaruh terhadap return saham. Nilai signifikan dalam uji f yaitu 0,016 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan dan arus kas secara simultan berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan food and beverages di Bursa Efek Indonesia. Uji koefisien determinasi menunjukkan nilai adjust R square sebesar 0,249 atau 24,9%. Hal ini berarti variabel independen yaitu ukuran perusahaan, arus kas aktivitas operasi, arus kas aktivitas pendanaan, dan arus kas aktivitas investasi dapat menjelaskan perbedaan atau variasi terhadap return saham sebesar 24,9 %. Sedangkan sisanya 75,1% dijelaskan oleh variabel lain diluar model regresi penelitian ini
OPTIMALISASI IT DALAM ERA LITERISASI DIGITAL Abdul Muni; Endy Sudeska; Crismondari Crismondari; Muhammad Jalil; Bayu Rianto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.263

Abstract

Kemampuan literasi digital merupakan hal yang paling krusial dalam mewujudkan transformasi digital. Masyarakat Indonesia Khususnya dikalangan anak Melenial tidak boleh hanya sekedar mengenal teknologi, tapi juga harus cermat menggunakannya. Optimalisasi pengunaan teknologi informasi di era literasi digital sangat dibutuh kemampuan mengakses, menganalisis, menciptakan, dan berkomunikasi informasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia. Terutama dikalangan Khususnya Pelajar Di SMA Sabilul Huda Sungai Empat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan sharing. Program ini sendiri memiliki empat pilar mendasar yaitu Etika Digital, Budaya Digital, Keterampilan Digital, dan Keamanan Digital. Etika digital berarti kemampuan individu dalam menyadari, menyesuaikan diri dan menerapkan etika digital atau netiquet dalam saat berselancar di dunia digital. Budaya digital merupakan hasil kreasi dan karya manusia yang berbasis teknologi internet. Keterampilan digital berarti kemampuan untuk secara efektif, mengevaluasi dan membuat informasi dengan menggunakan berbagai teknologi digital. Terakhir keamanan digital adalah aktivitas mengamankan kegiatan digital.
PENGARUH LEVERAGE DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP COST OF CAPITAL DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL KONTROL PADA PERUSAHAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020 MUHAMMAD JALIL; SITI AISYAH BAHAR
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jak.v11i2.2269

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence and analyze the effect of leverage, and audit quality on the cost of capital with firm size as a control variable. The research population is mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2020. The selection of research samples using purposive sampling technique, so that obtained as many as 30 companies or 90 samples that was used in the study. The analysis technique in this research is multiple linear regression method, classical assumption, and descriptive statistical test. The results showed that leverage had no effect on the cost of capital, while audit quality had an effect on the cost of capital and firm size as a control variable had an effect on the cost of capital. Adjusted R Square value of 0.130 or 13% which indicates that 13% of the dependent variable can be explained by independent variables and control variables while the remaining 87% is influenced by other factors.
OPTIMALISASI IT DALAM ERA LITERISASI DIGITAL Abdul Muni; Endy Sudeska; Crismondari Crismondari; Muhammad Jalil; Bayu Rianto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.263

Abstract

Kemampuan literasi digital merupakan hal yang paling krusial dalam mewujudkan transformasi digital. Masyarakat Indonesia Khususnya dikalangan anak Melenial tidak boleh hanya sekedar mengenal teknologi, tapi juga harus cermat menggunakannya. Optimalisasi pengunaan teknologi informasi di era literasi digital sangat dibutuh kemampuan mengakses, menganalisis, menciptakan, dan berkomunikasi informasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia. Terutama dikalangan Khususnya Pelajar Di SMA Sabilul Huda Sungai Empat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan sharing. Program ini sendiri memiliki empat pilar mendasar yaitu Etika Digital, Budaya Digital, Keterampilan Digital, dan Keamanan Digital. Etika digital berarti kemampuan individu dalam menyadari, menyesuaikan diri dan menerapkan etika digital atau netiquet dalam saat berselancar di dunia digital. Budaya digital merupakan hasil kreasi dan karya manusia yang berbasis teknologi internet. Keterampilan digital berarti kemampuan untuk secara efektif, mengevaluasi dan membuat informasi dengan menggunakan berbagai teknologi digital. Terakhir keamanan digital adalah aktivitas mengamankan kegiatan digital.
Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK melalui Sertifikasi Kompetensi BNSP di Era Industri 4.0 Bayu Rianto; Abdul Muni; Chrismondari Chrismondari; Yolnasdi Yolnasdi; Muhammad Jalil; Endy Sudeska
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/jibm.v4i2.1025

Abstract

Di era industri 4.0 yang penuh dengan perkembangan teknologi dan inovasi, kompetensi keahlian menjadi aspek penting dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sosialisasi mengenai pentingnya memiliki kompetensi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi kebutuhan utama untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa SMK tentang manfaat dan urgensi sertifikasi kompetensi BNSP, yang tidak hanya meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja tetapi juga memberikan pengakuan resmi atas keterampilan yang dimiliki. Selain itu, sosialisasi ini menekankan pentingnya pengembangan keterampilan teknis (hard skills) dan keterampilan nonteknis (soft skills) yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Dengan pendekatan interaktif, siswa diajak berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai pentingnya kompetensi keahlian, sehingga diharapkan dapat memotivasi mereka untuk aktif mengikuti pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan oleh BNSP. Dengan persiapan yang matang, siswa SMK diharapkan tidak hanya siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di dunia industri, baik di tingkat nasional maupun global.
THE IMPACT OF LOW DIGITAL AND FINANCIAL LITERACY ON THE USE OF FINTECH INVESTMENTS BY MSME BUSINESS ACTORS Muhammad Jalil; Meiriani Meiriani
MANKEU (JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN) Vol. 3 No. 3 (2025): MANKEU (JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/mnk.v3i3.271

Abstract

The development of financial technology (fintech) offers significant opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to access financial services, particularly in the investment sector. However, low levels of digital and financial literacy remain major challenges affecting the safe and optimal use of fintech investment services. This study aims to analyze the levels of digital and financial literacy among MSMEs and their impact on fintech investment use in the Tembilahan area. This study used a qualitative approach using in-depth interviews with three business and community informants with varying experiences in using fintech investment services. The research results show that understanding and utilization of fintech investment in the Tembilahan community has begun to grow, particularly among individuals with better digital and financial literacy. Ease of use of the application, trust in the platform, which is supervised by the Financial Services Authority (OJK), and perceived security are the main drivers of interest in using fintech investment. However, low financial literacy and a lack of education still hinder some residents from making rational investment decisions. This study concludes that financial and digital literacy play a crucial role in shaping interest and behavior in using fintech investment, and contribute to improving the performance and sustainability of MSMEs. Therefore, ongoing and contextual efforts to improve financial and digital literacy education are needed to encourage the safe, inclusive, and sustainable use of fintech investment in the Tembilahan area.
PENGARUH TEKNOLOGI DALAM TRANSFORMASI EKONOMI DAN BISNIS DI ERA DIGITAL M. Khairi; Bayu Rianto; Chrismondari; Yolnasdi; Muhammad Jalil; Husna Juita; Endi Sudeska
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v7i1.3947

Abstract

Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi faktor kunci dalam mentransformasi perekonomian dan bisnis. transformasi ekonomi adalah proses terus-menerus menggerakkan sumber daya manusia (SDM) dan lain-lain dari sektor-sektor yang memiliki produktivitas rendah ke sektor-sektor yang lebih tinggi produktivitasnya (perubahan struktural). Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah cara kerja dan berpikir perusahaan, memberikan peluang dan tantangan baru bagi para pelaku bisnis. Jurnal ini menjelaskan pengaruh teknologi dalam mentransformasi perekonomian dan bisnis di era digital. Teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Teknologi tidak hanya mempengaruhi cara masyarakat berkomunikasi, juga membawa perubahan signifikan di bidang ekonomi dan bisnis. Teknologi membawa sejumlah perubahan, antara lain: Misalnya, bisnis akan dapat menggunakan platform digital untuk menjual produk dan layanannya, membuat proses bisnis lebih efisien, meningkatkan produktivitas, dan memberikan manfaat penting lainnya. Namun perkembangan teknologi juga membawa tantangan baru, seperti: Masalah keamanan data, ketidakseimbangan penggunaan plafon digital bagi para pebisnis. Salah satunya adalah kebutuhan akan keamanan dan privasi data dalam lingkungan digital yang semakin terhubung sehingga para pelaku bisnis harus siap menghadapi perubahan-perubahan dalam model bisnis dan persaingan yang didorong oleh teknologi.