This Author published in this journals
All Journal Tumotowa
Cresentia Zita Octaviani
Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Taman dan Lapangan Awal Abad ke-19 Sampai Awal Abad ke-21 di Kota Makassar: Kajian Arkeologi Perkotaan Cresentia Zita Octaviani
Tumotowa Vol 4 No 2 (2021): Tumotowa
Publisher : Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/tmt.v4i2.103

Abstract

Ruang terbuka hijau publik dalam hal ini taman dan lapangan awal abad ke-19 hingga awal abad ke-20 merupakan bagian dari elemen kota Makassar. Taman dan lapangan yang terbagi berdasarkan peta lama awal abad ke-19 dan peta awal abad ke-20 terdiri dari: Koningsplein, Schietterrein voor Infanterie, Schietterrein voor Artillerie, Prins Hendrik Plein, Englsch Plein, Juliana Park dan Kerk Plein. Tulisan ini mengistilahkan “park” dalam penyebutan taman kota dan istilah “plein” dalam penyebutan lapangan. Penelitian ini dilatari oleh fenomena perkembangan bangunan yang semakin pesat di kota Makassar sehingga ruang terbuka hijau sebagai bagian esensial perkotaan semakin berkurang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan arkeologi perkotaan dalam analisis kartografi terhadap peta lama awal abad ke-19 hingga awal abad ke-20 melalui overlay peta dengan kondisi eksisting lahan saat ini. Metode penelitian kualitatif juga dilakukan untuk menginterpretasi data berdasarkan studi pustaka dan observasi lapangan. Tulisan ini menghasilkan jumlah penurunan ketersediaan lahan ruang terbuka hijau publik dari awal abad ke-19 berjumlah 484.619 m² menjadi 344.828 m² saat ini (awal abad 21).