Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN BIOLOGI SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SMA IT AL HUDA WONOGIRI PENDI SETYAWAN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.682

Abstract

This study aims to describe (1) the effectiveness of implementing online learning for Biology subjects using googlemeet during the Covid-19 pandemic at SMAIT Al Huda Wonogiri and (2) the obstacles faced. This research was conducted at SMAIT Al Huda Wonogiri using a descriptive analytic approach. The data from this study were obtained through a survey distributed to students through the Whatsapps application in the form of a google form. The results obtained that online learning at SMAIT Al Huda Wonogiri is quite effective where students feel happy with online learning for Biology subjects, teachers and students interact well, teaching materials presented by teachers are of sufficient quality, students are easy to follow online learning, students It is easy for students to ask questions, and learning materials can be delivered well by the teacher. However, there are still obstacles during learning, including signal interference or internet service which causes the teacher's voice to be less clear to students or frequent network connections, limitations of gadgets and quotas. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) efektivitas pelaksanaan pembelajaran daring mata pelajaran Biologi menggunakan googlemeet selama masa pandemi Covid-19 di SMAIT Al Huda Wonogiri dan (2) kendala yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan di SMAIT Al Huda Wonogiri menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Data dari penelitian ini diperoleh melalui survei yang disebarkan kepada peserta didik melalui aplikasi Whatsapps dalam bentuk googleform. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pembelajaran daring di SMAIT Al Huda Wonogiri cukup efektif dimana peserta didik merasa senang dengan pembelajaran daring mata pelajaran Biologi, guru dan peserta didik berinteraksi dengan baik, bahan ajar yang disajikan guru cukup berkualitas, peserta didik mudah mengikuti pembelajaran daring, peserta didik mudah dalam mengajukan pertanyaan, dan materi pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik oleh guru. Meskipun demikian, kendala selama pembelajaran tetap ada diantaranya gangguan sinyal atau layanan internet yang menyebabkan suara guru yang kurang jelas terdengar oleh peserta didik atau sering putusnya koneksi jaringan, keterbatasan perangkat gawai dan kuota.
PENINGKATAN KANDUNGAN PROTEIN PADA BUAH KLUWIH SEBAGAI ALTERNATIF PEMBUATAN ABON VEGETARIAN Pendi Setyawan
Inisiasi Volume 11, Edisi 2, Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.183 KB) | DOI: 10.59344/inisiasi.v11i2.55

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kandungan protein pada abon dari buah kluwih. Metode yang digunakan yaitu eksperimen, peningkatan kandungan protein pada buah kluwih sebagai bahan baku abon adalah dilakukan proses fermentasi dengan tujuan untuk meningkatkan kandungan protein sehingga layak dikonsumsi dengan kandungan proteinnya menjadi 25,398% setara dengan abon daging sapi. Abon buah kluwih yang sudah ada, kadar proteinnya berkisar 15%. Pada proses fermentasi dilakukan penambahan ragi tape. Penambahan dosis inokulum ragi sebanyak 0,5gr/200 gr selama 4 hari. Perlakuan proses fermentasi selama 4 hari dengan ragi tape dapat meningkatkan kadar protein dari 5,506% menjadi 10,591%. Kadar protein yang terbaik dari hasil fermentasi dipergunakan untuk pembuatan abon dengan penambahan bumbu, selanjutnya dilakukan proses penggorengan dengan waktu penggorengan 30, 35, 40, 45, dan 50 menit. Dari penelitian diperoleh hasil terbaik: waktu penggorengan 40 menit, kadar protein 25,398%.