Destia Aktarina
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Darma Pratama

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN DEVIDEN, DER, PBV, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020 Destia Aktarina; Ike Liana Ernawati
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 6 No 2 (2021): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v6i2.60

Abstract

Return saham adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan, individu dan institusi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukannya. Return saham merupakan income yang diperoleh oleh pemegang saham sebagai hasil dari invetasinya di perusahaan tertentu. Informasi-informasi yang dapat digunakan sebagai tolak ukur tingkat Return saham perusahaan yang diteliti adalah Kebijakan Deviden, Debt To Equity Ratio (DER), Price To Book Value (PBV) dan Pertumbuhan Perusahaan. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan Kebijakan Deviden, Debt To Equity Ratio (DER), Price To Book Value (PBV), Pertumbuhan Perusahaan dan Return Saham pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di BEI periode 2016-2020. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kebijakan Deviden, Debt To Equity Ratio (DER), Price To Book Value (PBV) dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Return Saham secara parsial dan simultan pada perusahaan sektor indutri barang konsumsi di BEI periode 2016-2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh Kebijakan Deviden, Debt To Equity Ratio (DER), Price To Book Value (PBV) terhadap Return saham, sedangkan Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Return saham pada perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa minimal ada satu variabel bebas (Kebijakan Deviden, DER, PBV dan Pertumbuhan Perusahaan) yang berpengaruh terhadap variabel terikat (Return Saham) secara simultan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi di BEI periode 2016-2020.
Pengaruh Kualitas Produk, Pelayanan, Dan Kegunaan Atau Manfaat Terhadap Brand Image (Citra Merek) Pada Produk GEELA di JM GROUP Lemabang Palembang Ajeng Putri Melati; Dian Utari; Destia Aktarina; Miftahul Jannah
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 1 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Kualitas Produk, Pelayanan, dan Kegunaan atau Manfaat Terhadap Brand Image (Citra Merek) Pada Produk GEELA di JM Group Lemabang Palembang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Kualitas Produk (X1), Pelayanan (X2), dan Kegunaan atau Manfaat (X3) secara parsial dan simultan terhadap Brand Image / Citra Merek (Y) pada produk GEELA di JM Group Lemabang Palembang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu suatu sampel yang terdiri atas sejumlah elemen yang dipilih secara acak, dimana setiap elemen atau anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis verifikatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel Kualitas Produk (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Brand Image / Citra Merek (Y). Dengan nilai thitung (1.720) > ttabel (1,679) dan nilai signifikan 0,092 > 0,05, variabel Pelayanan (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Brand Image / Citra Merek (Y). Dimana nilai thitung (-0,861) < ttabel (1,679) dan nilai signifikan 0,393 > 0,05, sedangkan variabel Kegunaan atau Manfaat (X3) berpengaruh signifikan terhadap Brand Image / Citra Merek (Y). Dimana hasil diperoleh, nilai thitung (4,092) > ttabel (1,679) dan nilai signifikan 0,000 < 0,05, Secara simultan Kualitas Produk (X1), Pelayanan (X2), Kegunaan atau Manfaat (X3) Berpengaruh Signifikan Terhadap Brand Image / Citra Merek (Y) dengan Fhitung sebesar 8,711 dengan tingkat nilai signifikan sebesar Fhitung (8,711) > Ftabel (1,679) dan tingkat signifikan (0,000 < 0,05). Koefisien Determinasi (R2) adalah sebesar 0,682 (68,2%) berarti bahwa variabel Kualitas Produk (X1), Pelayanan (X2), Kegunaan atau Manfaat (X3) menjelaskan Brand Image / Citra Merek (Y) sebesar 68,2% sedangkan sisanya 31,8% (100% - 68,2%) dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Price Earning Ratio dan Quick Ratio Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2016 Vina Yanti; Destia Aktarina
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 4 No 1 (2019): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga saham menunjukkan nilai dari suatu prestasi perusahaan. Semakin naik nilai harga saham akan menunjukkan prestasi yang baik, semakin banyak prestasi yang dimiliki maka semakin banyak saham perusahaan tersebut diminati investor. Prestasi yang baik dari suatu perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan yang dipublikasikan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Price Earning Ratio dan Quick Ratio terhadap harga saham pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016 baik secara simultan maupun parsial. Price Earning Ratio dan harga saham memiliki hubungan yang kuat, dikarenakan Price Earning Ratio itu menunjukkan pertumbuhan laba dari perusahaan dan investor akan tertarik terhadap pertumbuhan laba tersebut. Sehingga pada akhirnya akan memberikan efek terhadap harga saham. Quick Ratio juga memiliki hubungan yang kuat terhadap harga saham, bila nilai Quick Ratio meningkat maka akan mempunyai pengaruh yang positif terhadap peningkatan harga saham. Objek penelitian ini adalah perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sumber data sekunder dalam penelitian ini mengambil dari BEI. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dan asumsi klasik. Berdasarkan hasil analisis yang dihasilkan secara simultan Price Earning Ratio dan Quick Ratio berpengaruh positif terhadap harga saham, sedangkan secara parsial Price Earning Ratio berpengaruh positif terhadap harga saham dan Quick Ratio berpengaruh positif terhadap harga saham.