Bunga Wahyu Ningsih
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Darma Pratama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENENTUAN SAHAM PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN MODEL MARKOWITZ PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE JANUARI 2019 – DESEMBER 2020 Bunga Wahyu Ningsih; Muhamad Helmi; Debi Carolina
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 6 No 2 (2021): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54077/jembatan.v6i2.61

Abstract

Dalam kegiatan investasinya, pasar modal menawarkan berbagai pilihan berinvestasi dengan tingkat keuntungan (return) dan tingkat risiko (risk) yang berbeda-beda. Untuk mengurangi risiko dalam investasi tersebut maka investor membentuk sebuah portofolio. Portofolio optimal dengan model Markowitz yang dipilih dari sekian banyak alternatif portofolio efisien dapat memberikan tingkat return yang maksimal sesuai dengan risiko yang berani ditanggung oleh investor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui portofolio saham yang optimal serta proporsi dana masing-masing saham dengan menggunakan model Markowitz. Penelitian dilakukan di BEI pada saham perusahaan sektor pertambangan periode Januari 2019-Desember 2020. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id dan www.finance.yahoo.com. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 47 saham perusahaan sector pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2019-Desember 2020 dan jumlah sampel sebanyak 11 saham perusahaan, dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 11 saham perusahaan diperoleh sebanyak 4 saham yang masuk dalam portofolio optimal menggunakan model Markowitz dengan jumlah proporsi dananya yakni PT. Harum Energy Tbk (HRUM) sebesar 12,45%, PT. Timah Tbk (TINS) sebesar 24,42%, PT. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar 53,07% dan yang terakhir PT. Indika Energy Tbk (INDY) sebesar 10,05%. Memberikan expected return sebesar 4,70% dan tingkat risiko sebesar 2,83%.