Penelitian ini menguji pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), Earning Per Share (EPS), dan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) terhadap Return Saham perusahaan sektor perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 2020–2025, baik secara parsial maupun simultan. Dari populasi sebanyak 48 emiten perbankan, diperoleh 29 perusahaan sebagai sampel melalui teknik purposive sampling, sehingga terbentuk 174 observasi data panel seimbang selama enam tahun pengamatan. Pengujian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui regresi data panel berbantuan perangkat lunak EViews 13, dengan model Fixed Effect Model (FEM) sebagai model estimasi terpilih berdasarkan Uji Chow dan Uji Hausman. Hasil pengujian parsial (Uji t) menunjukkan bahwa hanya CAR yang berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, dengan arah pengaruh negatif, sementara BOPO, EPS, dan BI7DRR tidak terbukti berpengaruh signifikan. Adapun hasil pengujian simultan (Uji F) membuktikan bahwa keempat variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, dengan kemampuan penjelasan model (Adjusted R-Squared) sebesar 34,09%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pergerakan Return Saham perbankan lebih banyak ditentukan oleh interaksi berbagai faktor fundamental dan makroekonomi secara bersamaan, dan bukan oleh satu indikator tunggal.