Saipul Andi
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTRIBUSI DUKUNGAN SOSIAL PELATIH TERHADAP KECEMASAN BERTANDING ATLET PENCAK SILAT DI BUKITTINGGI Saipul Andi; Prima Aulia
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.236 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6191

Abstract

The research aims to know the contribution of trainers' social support to anxiety competing in pencak silat athletes in Bukittinggi. The kind of research is quantitative method. The population in this study consisted of all pencak silat athletes in Bukittinggi. The sample is chosen by using purposive sampling with certain characteristic. Then, the number of sample of the research is 87 subjects.While the data collection in this study uses the scale of the coach's social support and the scale of anxiety to compete. The results in this study showed p of 0.048 (p <0.05) which means that there was a contribution of coach social support to the decrease in anxiety competing in martial arts athletes in Bukittinggi.Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui kontribusi dukungan sosial pelatih terhadap kecemasan bertanding atlet pencak silat di Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari semua atlet pencak silat di Bukittinggi. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Sehingga sampel dalam penelitian didapatkan sebanyak 87 subjek. Sedangkan pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial pelatih dan skala kecemasan bertanding. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan p sebesar 0.048 (p < 0.05) yang berarti bahwa terdapat kontribusi dukungan sosial pelatih terhadap penurunan kecemasan bertanding atlet pencak silat di Bukittinggi.