Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : POLIGRID

Analisis Kelayakan LoRa Untuk Jaringan Komunikasi Sistem Monitoring Listrik Di Politeknik Negeri Samarinda Ayub Repa Batong; Prihadi Murdiyat; Abdul Hamid Kurniawan
PoliGrid Vol 1, No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.694 KB) | DOI: 10.46964/poligrid.v1i2.602

Abstract

Abstrak- Di Politeknik Negeri Samarinda akan dibangun sebuah sistem jaringan monitoring konsumsi energi listrik di tiap gedung. Untuk membangun jaringan komunikasi sistem monitoring diperlukan sistem komunikasi yang dapat bekerja dengan baik. Dengan mempertimbangkan luas Politeknik Negeri Samarinda yang sebesar 10 hektar dan jarak antara gedung yang cukup jauh, salah satu teknologi radio yang dapat digunakan adalah LoRa (Long Range). Walaupun LoRa diklaim dapat mencapai jarak hingga 20-30 kilometer pada kondisi line of sight (LoS), kondisi kampus Politeknik Negeri Samarinda yang berbukit-bukit dan penuh gedung bertingkat bisa menyulitkan jaringan komunikasi yang akan dibentuk. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran link komunikasi LoRa untuk mengetahui apakah ia layak digunakan pada jaringan monitoring di Politeknik Negeri Samarinda. Kelayakan dinilai berdasar parameter RSSI, SNR, dan packet loss (PL) yang diperoleh dari hasil pengukuran pada unit receiver yang diletakkan dalam beberapa gedung, dengan sinyal yang dipancarkan dari unit sender yang dipasang di luar gedung Laboratorium Teknik Elektro.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua jenis frekuensi LoRa yaitu 433 MHz dan 915 MHz. Walaupun sesuai keputusan Menkominfo alokasi frekuensi kerja LoRa di Indonesia adalah 915 MHz, penelitian pada frekuensi kerja 433 MHz juga dilakukan sebagai pembanding unjuk kerja. Dari hasil pengukuran, tampak bahwa baik pada frekuensi 433 MHz maupun 915 MHz, nilai RSSI yang lebih besar dari -120 dB dan SNR yang lebih besar dari -20 dB, juga nilai PL yang lebih kecil dari 3%, menunjukkan bahwa teknologi LoRa untuk digunakan sebagai jaringan komunikasi sistem monitoring di Politeknik Negeri Samarinda. Juga diperoleh bahwa performa LoRa dengan frekuensi kerja 433 MHz lebih baik dibanding LoRa dengan frekuensi 915 MHz. Begitu juga, hasil yang diperoleh dari antenna Yagi-Uda, umumnya lebih baik dan konsisten dibanding hasil yang diperoleh dari antenna rubber duck. Kata Kunci : LoRa, RSSI, SNR, Packet Loss.
Rancang Bangun Modul Praktikum Penggunaan Bipolar Junction Transistor Sebagai Sakelar Berbasis Arduino Mega Zeka Wijaya Kusuma; Sunu Pradana; Abdul Hamid Kurniawan
PoliGrid Vol 1, No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.483 KB) | DOI: 10.46964/poligrid.v1i1.343

Abstract

Abstrak- BJT (Bipolar Junction Transistor) sebagai sakelar adalah salah satu pokok bahasan pada mata kuliah elektronika daya dan membutuhkan modul praktikum sebagai media dalam proses pembelajarannya. Modul praktikum yang sudah ada  relatif kompleks sehingga penulis membuat rancang bangun yang lebih sederhana sehingga mudah untuk diperbaiki saat terjadi kerusakan serta komponen penggantinya mudah untuk ditemukan. BJT dapat berfungsi sebagai sakelar dengan memanfaatkan dua modenya yaitu saturation dan cut off. Pada perancangan modul, penyakelaran dikendalikan oleh Arduino Mega dengan sinyal PWM (Pulse Width Modulation) pada terminal basis, baik BJT  NPN maupun BJT  PNP. Berdasarkan  pengujian  saat cut off untuk BJT NPN dan BJT PNP pada beban  resistor  maupun resistor dengan induktor, nilai tegangan beban  0 V dan arus beban 0,003 A. sedangkan saat saturation pada beban resistor untuk BJT NPN, nilai tegangan beban 11,45 V dan arus beban 0,572 A dan BJT PNP, nilai tegangan beban 11,45 V dan arus beban 0,573 A. pada beban resistor dengan induktor untuk BJT NPN, nilai tegangan beban 11,81 V dan arus beban 0,122 A dan BJT PNP, nilai tegangan beban 11,79 V dan arus beban 0,121 A.
Rancang Bangun Miniatur Smart Parking Gate Berbasis ESP8266 I Gusti Ngurah Yudistira; Abdul Hamid Kurniawan; Hari Subagyo
PoliGrid Vol 3, No 1 (2022): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v3i1.1486

Abstract

Dalam masa pandemi COVID-19 (coronavirus disease 2019) di mana penyakit yang dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat dan droplet (percikan cairan pada saat bersin dan batuk) resiko penularan dapat terjadi di tempat umum termasuk pintu gerbang area parkir di mana petugas parkir berjarak sangat dekat dengan pengemudi. Untuk mengatasi hal itu, pada penelitian ini dibuat smart parking gate (dalam bentuk miniatur), di mana akses untuk memasuki area parkir dilakukan secara otomatis dengan menggunakan e-KTP melalui teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Sistem terdiri dari RC522 sebagai sensor RFID, kamera untuk mengambil gambar pengemudi, Wemos D1 R2 (yang dilengkapi modul WiFi ESP8266) sebagai prosesor dan pengirim data melalui, servo motor untuk penggerak palang gerbang, dan server untuk menyimpan data base. Setelah proses rancang bangun dilakukan proses pengujian tiap bagian dan secara keseluruhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik seperti yang diharapkan.