Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADAT ISTIADAT PROSESI PERKAWINAN MASYARAKAT SUKU SASAK KETURUNAN BANGSAWAN DI DESA KETARA KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Muh Zainur Rahman; Nurin Rochayati; Tuning Ridha Addhiny
SOCIETY Vol. 12 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.203 KB) | DOI: 10.20414/society.v12i2.4135

Abstract

Tujuan penelitian tentang adat istiadat prosesi pernikahan suku sasak yang masih keturunan bangsawan, 1) untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan sistem perkawinan masyarakat suku sasak keturunan bangsawan di desa ketara kecamatan pujut kabupaten lombok tengah 2) untuk menjelaskan perbedaan pelaksanaan sistem perkawinan masyarakat suku sasak keturunan bangsawan dengan masyarakat biasa. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian yang tidak menggunakan prosedur analisis statistik atau cara kuantifikasi lainnya. Adapun metode yang digunakan untuk menentukan subjek adalah Purposive Sampling. Teknik Purposive Sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bentuk pelaksanan sistem perkawinan tersebut diselesaikan secara adat, adapun perbedaan pelaksanaan perkawinan masyarakat suku Sasak keturunan bangsawan dengan masyarakat biasa adalah jumlah penghitungan ajikrame-nya dan sistem pelaksanaan upacara perkawinan bagi para bangsawan Sasak dilaksanakan secara lengkap
Perceptions and Experiences of English Education Students in Learning IELTS through the IELTP Class Sri Hastuti Novila Anggraini Saiful; Miftahul Jannah; Tuning Ridha Addhiny; Titik Agustina; Nurul Lailatul Khusniyah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i2.5983

Abstract

In an increasingly globalized academic environment, English proficiency particularly through standardizedassessments like IELTS is essential for non-native speakers. This study explores the perceptions and experiences ofEnglish Education students at UIN Mataram enrolled in the IELTP (International English Language Test Preparation) class. The research addresses the challenges and benefits encountered by students in institutional IELTSpreparation programs, aiming to understand how they interpret and engage with the learning process. Using a qualitative descriptive approach, ten sixth-semester students were selected through purposive sampling and interviewed using semi-structured formats. Thematic analysis revealed consistently positive perceptions of theIELTP class, with students highlighting the clarity of instruction, authentic IELTS materials, and supportive classroom atmosphere. Despite varied motivations, ranging from pursuing postgraduate studies abroad to personal development, all students were highly engaged in the classroom. However, challenges such as large class size, internet instability, and test-focused intensity were noted. Participants suggested more interactive methods to balance the rigor of IELTS preparation. The findings suggest that the IELTS class should be well-facilitated; thus, itcan offer meaningful language learning experiences and foster professional growth for students, particularly for pre-service teachers. The study recommends incorporating learner-centered strategies and inclusive practices to improve program effectiveness.