This Author published in this journals
All Journal SinarFe7
Hafiz Ichwanto
Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI SETTING WAKTU RELE PENGAMAN PADA PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR DENGAN MEMPERTIMBANGKAN TRANSIENT STABILITY ASSESMENT Hafiz Ichwanto; Ardyono Priyadi; Margo Pujiantara
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.417 KB)

Abstract

Pada kondisi normal, sebuah sistem tenaga listrik akan beroperasi dalam keadaan stabil, yakni tercapainya keseimbangan antara daya mekanik dari prime mover dengan keluaran daya elektrisnya. Setiap terjadi kenaikkan atau penurunan beban dalam jumlah besar, maka daya mekanik harus mampu mengikuti perubahan ini untuk mengembalikan sistem pada kondisi normalnya. Perubahan beban disini dapat disebabkan oleh beberapa kejadian, diantaranya hubung singkat (short circuit) dan generator outage. Yang mana kejadiankejadian tersebut dalam fenomena kestabilan transient, yakni bagaimana respon sistem seusai mengalami gangguan besar dalam waktu yang singkat (transient). Analisis kestabilan sangat diperlukan dalam menganilisis suatu sistem kelistrikkan. Salah satunya dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam melakukan setting proteksi suatu sistem. Selanjutnya hal ini dikenal dengan istilah CCT (Critical Clearing Time) yakni batas waktu maksimum yang diizinkan bagi sistem untuk mengisolir suatu gangguan. Yang mana apabila waktu tersebut terlampaui, maka generator terkait akan mengalami lepas sinkron dari generator lainnya. Dan apabila dibiarkan terjadi akan merusak turbin mekanik dari generator itu sendiri. Dalam hal ini, untuk mencari nilai CCT yang diperlukan akan digunakan metode Time Domain Simulation (TDS) pada software simulasi. Selanjutnya, pada tugas akhir kali ini, telah berhasil didapatkan CCT pada masing-masing bus yang telah dipilih dan didapati bahwa terdapat lima lokasi yang memerlukan rekomendasi setting proteksi setelah dibandingkan dengan nilai CCT yang diperoleh.