Claim Missing Document
Check
Articles

Design Optimal Feedback Control Using Evolutionary Particle Swarm Optimization in Multi- Machine Power System Priyadi, Ardyono; Purnomo, Mauridhy Hery; Pujiantoro, Margo
JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 11, No 2 (2013)
Publisher : JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.974 KB)

Abstract

This This paper proposes an application of Evolutionary Particle Swarm Optimization (EPSO) to design weighting matrices Q and R elements in Linear Quadratic Regulator (LQR) optimization process. Solving optimal feedback control has already established by LQR method. However, there still has some problem to find the weighting matrices Q and R.These weighting matrices are the most important components in LQR optimization method. Weighting matrices are calculated using trial and error, Particle Swarm Optimazation (PSO), and EPSO techniques and simulation results are compared. Static and Dynamic loads are considered and comparison is illustrated.
Perhitungan CCT (Critical Clearing Time) Berbasis Trajectory Kritis Menggunakan Persamaan Simultan pada Sistem yang Terhubung dengan Smart Grid Rachma Prilian Eviningsih; Ardyono Priyadi; Soedibyo Soedibyo
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.717 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v4i2.9506

Abstract

Gangguan yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat menyebabkan terjadinya ketidakstabilan pada sistem tenaga listrik dan agar sistem kembali dalam kondisi steady state, maka gangguan tersebut harus segera dihilangkan sesegera mungkin. Oleh karena itu, analisis kestabilan transien pada sistem tenaga listrik mempunyai peranan yang sangat penting dan menjadi pusat perhatian utama. Pada tugas akhir ini akan dilakukan perhitungan CCT dengan menggunakan metode critical trajectory dengan penambahan persamaan simultan. Dengan adanya penambahan persamaan simultan pada matriks Jacobian akan mereduksi jumlah persamaannya menjadi sama dengan jumlah variabelnya sehingga proses integrasi numerik dapat dilakukan dengan cepat dan hasilnya akan lebih akurat jika dibandingkan dengan menggunakan metode lainnya. Sistem yang digunakan adalah sistem smart grid 3-generator 9-bus saat terhubung dengan infinite bus maupun saat dalam kondisi stand-alone.
Non-Standard Inverse Characteristic Curve Modeling of Digital Overcurrent Relay with Lagrange Interpolation Methode Nurio Herlambang; Margo Pujiantara; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.987 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16153

Abstract

Saat ini, pengaman pada sistem tenaga listrik telah memakai rele digital sebagai peralatan pengaman. Rele arus lebih dengan kurva karakteristik inverse sangat bermanfaat untuk mengamankan gangguan akibat overload/beban lebih, karena bekerja dengan waktu tunda yang tergantung dari besarnya arus secara terbalik (inverse time), makin besar arus maka makin kecil waktu tundanya. Kurva karakteristik inverse rele arus lebih berdasarkan standar IEC seringkali dapat terjadi tumpang tindih dengan kurva lainnya selama proses koordinasi yang disebabkan oleh kebutuhan beban pada industri yang sangat kompleks. Hal ini dapat menyebabkan operasi tripping yang tidak akurat. Maka diperlukan kurva karakteristik inverse non-standar yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan beban. Untuk dapat menghasikan kurva yang non-standar pada rele arus lebih dibutuhkan sebuah pemodelan kurva dengan menggunakan metode Interpolasi Lagrange. Personal Computer (PC) digunakan sebagai media untuk mendesain kurva karakteristik yang diinginkan. Pemodelan kurva non-standar dilakukan di software MATLAB dengan membuat GUI dari program pemodelan kurva. GUI yang dirancang memiliki fungsi untuk mendesain kurva karakteristik inverse yang non-standar. Pada penerapan kurva non-standar pada ETAP 12.6, dengan nilai arus beban sebesar 657,7 A, waktu tripnya adalah 1,71 detik lebih cepat dibandingkan waktu trip pada kurva standar yaitu 2,13 detik. Hal ini dikarenakan pemodelan kurva non-standar tidak menggunakan persamaan lagi untuk menemukan waktu trip, namun kurva didesain oleh user dengan cara membuat titik-titik data baru. Hasil pengujian prototipe rele arus lebih digital menunjukkan hasil yang mendekati dengan data target pada ETAP dengan rata-rata error 1,753 %.
Koordinasi Optimal Capacitive Energy Storage (CES) dan Kontroler PID Menggunakan Differential Evolution Algorithm (DEA) pada Sistem Tenaga Listrik Akbar Swandaru; Imam Robandi; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.95 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.138

Abstract

Peningkatan suplai daya listrik diperlukan untuk memenuhi kebutuhan daya listrik. Generator cenderung beroperasi dalam beban penuh.Hal ini berpengaruh pada keamanan generator dalam operasi sistem tenaga listrik.Salah satu masalah adalah osilasi frekuensi.Bila perubahan beban terjadi, kontroler diperlukan untuk meredam osilasi frekuensi ini.Pada tugas akhir ini diusulkan sebuah koordinasi antara Kontroler Capacitive Energy Storage (CES) dan Kontroler PID. CES disini berfungsi untuk membantu kinerja Governor agar meredam osilasi frekuensi dengan cepat. Kontroler CES ini digunakan bersama dengan PID controller yang dioptimalkan dengan  Differential Evolution Algorithm (DEA).
Perancangan Filter Harmonisa Pasif untuk Sistem Distribusi Radial Tidak Seimbang Erlan Fajar Prihatama; Ontoseno Penangsang; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.032 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3430

Abstract

Filter harmonisa pasif pada sistem distribusi radial digunakan untuk mengurangi harmonisa dan mengurangi rugi-rugi daya. Melalui perancangan yang tepat, Filter harmonisa pasif dapat mengurangi harmonisa secara maksimal (optimal). Dalam Tugas Akhir ini, filter harmonisa pasif yang digunakan ialah filter single tuned 5th dan filter single tuned 7th. Perancangan dan pemasangan filter harmonisa single tuned dilakukan pada setiap fasanya. Konsep perancangan filter ini ialah, setelah mengetahui besar THD (Total Harmonic Distortion) pada bus yang terdekat dengan sumber harmonisa dan THD terbesar, maka akan dilakukan perancangan filter harmonisa single tuned dengan mengunakan Metode PSO (Particle Swarm Optimization). Dengan mengkombinasi nilai kapasitor yang sudah disesuaikan dengan daya reaktif pada sistem, akan didapatkan komponen lainnya (R dan L). Komponen tersebut akan disusun menjadi impedansi filter, dimana akan digunakan untuk mengurangi arus injeksi harmonisa dengan cara perbandingan arus dari impedansi sistem dan impedansi filter. Hasil simulasi ini menunjukkan bahwa perancangan filter yang dipasang pada setiap fasanya dapat mengurangi harmonisa.
Penalaan Power System Stabilizer (PSS) untuk Perbaikan Stabilitas Dinamik pada Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Bat Algorithm (BA) Suharto Suharto; Imam Robandi; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.8613

Abstract

Gangguan dinamik pada sistem tenaga listrik terjadi karena adanya perubahan beban secara tiba-tiba dan periodik. Gangguan dinamik pada sistem tenaga listik tidak dapat  direspon dengan baik oleh generator sehingga dapat mempengaruhi kestabilan dinamik sistem. Hal ini menyebabkan timbulnya osilasi frekuensi pada generator. Respon yang kurang baik dapat menimbulkan osilasi frekuensi dalam periode yang lama. Hal itu akan mengakibatkan generator lepas sinkron. Untuk mengatasi hal tersebut, generator memerlukan kontroler tambahan yaitu Power System Stabilizer (PSS). Untuk mendapatkan koordinasi PSS yang tepat, Parameter pada PSS dioptimisasi menggunakan Bat Algorithm (BA). Hasil simulasi menunjukkan bahwa penalaan parameter PSS menggunakan BA untuk perbaikan stabilitas dinamik berfungsi untuk mempercepat settling time dan meredam overshoot respon perubahan frekuensi dan respon perubahan sudut rotor  pada sistem tenaga listrik Single Machine Infinite Bus (SMIB
Back-up Perlindungan Relay Jarak Zona Kedua oleh Directional Overcurrent Relays dengan Combined Curves Ariq Arsya Nanda; Margo Pujiantara; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.429 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16078

Abstract

Dalam makalah ini, pendekatan baru untuk simultan pengaturan jarak dan relay arus lebih terarah. Ketika skema perlindungan garis terdiri dari relay jarak dan relay arus lebih terarah pengaturan relay harus dihitung mengingat kedua relay. Terpisah perhitungan estafet akan menyebabkan hilangnya selektivitas. Jika kedua zona waktu pengaturan adalah tetap, penentuan otomatis dari pengaturan bisa menyebabkan situasi yang tidak sesuai, serta  menemukan satu set selektif pengaturan. Jadi zona waktu kedua harus diubah secara manual sampai masalah optimasi layak. Dalam metode ini, yang terbaik pengaturan untuk zona kedua yang membuat selektifitas dalam back-up dengan relay arus dapat menyebabkan waktu yang tidak menguntungkan dari zona kedua. Dalam metode yang diusulkan, bukannya mengubah waktu zona kedua, bentuk directional arus cadangan yang akan dirubah dengan lokasi gangguan dan saat ini. Ide mengatur proteksi rele arus dalam waktu respon pada arus kesalahan yang lebih tinggi dicapai dengan menggunakan perangkat perlindungan yang universal dengan platform perangkat lunak yang dapat memfasilitasi merancang waktu saat kurva karakteristik yang berbeda bentuk. Hasil simulasi menunjukkan efektivitas metode ini yaitu dengan mengkombinasi kurva rele arah arus lebih dengan relay jarak sehingga mendapatkan koordinasi yang tepat.
PERMODELAN KURVA KARAKTERISTIK INVERSE NON-STANDART PADA RELE ARUS LEBIH DENGAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) Erhankana Ardiana Putra; Margo Pujiantara; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.224 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16098

Abstract

Pada sistem kelistrikan terutama pada sistem proteksi kelistrikan dewasa ini sangat dibutuhkan sistem yang handal, sehingga  perkembangan pada sistem proteksi sudah semakin maju dengan adanya penggunaan rele digital. Rele digital digunakan dengan mempertimbangkan kecepatan, keakuratan dan serta flexible dalam sistem koordinasi. Flexibilitas ini dimaksudkan bahwa rele digital dapat digunakan menjadi rele arus lebih (overcurrent relay) sesuai pembahasan tugas akhir ini dan dapat disetting menurut keinginan user sesuai karakteristik kurva OCR konvensional/standart (normal inverse, very inverse, long time inverse, extreme inverse) yang akan digunakan dalam koordinasi. Jenis kurva pada rele digital juga dapat disetting diluar rumus kurva konvensional/standart yang seperti sudah disebutkan sebelumnya, kurva diluar rumusan standart disebut kurva rele non-standart. Kurva rele non-standart digunakan untuk memudahkan pengguna untuk menentukan waktu trip berdasarkan arus yang diinginkan dan sebagai solusi jika pada koordinasi proteksi mengalami kendala dalam koordinasi kurva rele. Pada tugas akhir ini akan dibahas bagaimana membuat atau memodelkan kurva karakteristik inverse overcurrent rele non-standart dengan menggunakan metode (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System) atau biasa disebut metode pembelajaran ANFIS. Kurva non-standart didapatkan dengan pengambilan titik-titik data baru berupa arus dan waktu trip sesuai keinginan user. Data baru tersebut akan digabungkan dengan data lama sehingga menghasilkan data non-standart yang nantinya akan dilakukan pembelajaran dengan metode ANFIS untuk mendapatkan desain kurva non-standart. Setelah didapatkan desain kurva non-standart akan dilakukan pengujian keakuratan dengan mengganti nilai MF (membership function) didapatkan hasil rata-rata error terkecil 2,56% (MF=10 dan epoch=100). Pengujian selanjutnya dengan mengubah nilai epoch didapatkan nilai keakuratan dengan error terkecil pada epoch = 500. Simulasi pada software Etap 12.6 untuk memastikan bahwa kurva non-standart sudah sesuai dengan koordinasi proteksi yang diinginkan dan dapat diaplikaikan pada software Etap 12.6 dengan nilai error rata-rata 0,7%.   Key word : rele digital, overcurrent rele, non-standart, inverse overcurrent rele,ANFIS
KOORDINASI PROTEKSI ADAPTIF RELE ARUS LEBIH DIGITAL MENGGUNAKAN METODA ARTIFICIAL NEURAL NETWORK PADA SISTEM MESH DENGAN PEMBANGKIT TERSEBAR Rizky Fadhli Hasben; Margo Pujiantara; Ardyono Priyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.798 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16132

Abstract

Pada sistem mesh yang terkoneksi dengan pembangkit tersebar (Distributed Generation), terdapat kondisi dimana topologi jaringan yang berubah-ubah. Hal tersebut disebabkan oleh waktu operasi dari pembangkit tersebar yang bersifat temporary dan random. Kondisi ini dapat dibedakan yaitu terhubung dengan grid, terhubung grid dan DG1, terhubung grid dan DG2, dan terhubung grid dengan DG1 dan DG2. Akibat topologi jaringan yang berubah-ubah, menyebabkan peningkatan dan penurunan level arus hubung singkat sehingga seting dan koordinasi proteksi awal menjadi tidak efektif dan efisien lagi terhadap konfigurasi jaringan yang ada. Oleh karena itu dibutuhkan sistem proteksi yang setingnya dapat menyesuaikan dengan topologi jaringan yang berubah-ubah. Pada tugas akhir ini akan dirancang koordinasi sistem proteksi rele arah arus lebih yang dapat mengikuti setiap perubahan kondisi pada topologi jaringan tersebut menggunakan metoda Artificial Neural Network dengan desain plant berbentuk mesh yang terhubung dengan Grid dan DG. Hasil perancangan menunjukan bahwa penggunaan metoda Artificial Neural Network dapat menghasilkan setingan rele yang adaptif mengikuti perubahan topologi sistem. Dan metoda artificial neural network juga dapat memprediksi setingan rele pada saat terjadi gangguan yang diluar kondisi yang telah dipelajari dalam data learning.
Analisa Arc Flash Pada Sistem Tegangan Menengah Di PT. Semen Padang Dengan Menggunakan Metode Perhitungan Yang Dimodifikasi Jumaras Situngkir; Ardyono Priyadi; Margo Pujiantara
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.839 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16167

Abstract

Bahaya arc flash (busur api) yang terjadi pada sistem kelistrikan menimbulkan kerugian yang sangat besar. Insiden energi yang dilepaskan dapat merusak peralatan dan terutama dapat membahayakan pekerja yang bekerja di lingkungan tersebut. Sehingga diperlukan batas aman bagi pekerja, salah satunya dengan menggunakan standar IEEE 1584-2002 yang mengatur tentang analisa bahaya arc flash pada sistem tegangan rendah dan menengah. Besar kecilnya insiden energi arc flash dapat dihitung dengan menggunakan bolted three-phase fault ataupun arc-clearing time yang didapat dari waktu dimana arus gangguan saat itu terjadi akan menghasilkan nilai insiden energi arc flash yang lebih rendah. Hal ini memunculkan metode perhitungan modifikasi yang didasarkan pada perhitungan kontribusi arus hubung singkat dan waktu pemadaman busur api (arc-clearing time).Dari hasil simulasi untuk analisa bahaya arc flash di sistem kelistrikan tegangan 6,3 kV PT. Semen Padang, Sumatera Barat, dengan menggunakan perhitungan metode modifikasi, diperoleh nilai insiden energi arc flash lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan standar IEEE 1584-2002.
Co-Authors A.A Ngurah Amrita Adhi Kusmantoro Adi Soeprijanto Adi Soepriyanto Akbar Swandaru Almira Atha Nurhasyimi Almira Atha Nurhasyimi Anam, Sjamsul Andi Setiawan Andi Setiawan Aprilia Rahmayanti Aprilia Rahmayanti Aqsa Izza Mahendra, Rafin Arief Riambodo Ariq Arsya Nanda Arwindra Rizqiawan Asadulloh, Latief Ni'am Bernandus Anggo Seno Aji Bima Mustaqim Budiharto, Vita Lystianingrum Chandra Agung Ramadhan Daya Juang Mahaputra Diah Puspito Wulandari Dimas Anton Asfani Dimas Fajar Uman Putra Dimas Fajar Uman Putra Eko Mulyanto Yuniarno Erhankana Ardiana Putra Erlan Fajar Prihatama Fahmi Nurfaishal Farah Zakiyah Rahmanti Fath, Nifty Fauzan Fakhrul Arifin Fauzan Fakhrul Arifin Fauzan Nusyura Feby Agung Pamuji Feby Agung Pamuji Gita Dwipermata Sari Gladi Samodra Hafiz Ichwanto Hafiz Ichwanto Hannan Fatoni Hery Purnomo Heryanto Hartra M M Heryanto Hartra M M I Made Yulistya Negara IBG Manuaba Imam Abadi Imam Robandi Irrine Budi Sulistiawati Isa Hafidz Iyyaya Fariha, Nazila Jaelani Putra, Riko Satrya Fajar Januarestu, Achmad Jawahir Jumaras Situngkir Laksana, Eka Purwa Lie Jasa Lystianingrum, Vita Margo Pujiantara Mauridhi Hery P Mauridhi Hery Purnomo Mauridhi Hery Purnomo Mauridhy Hery Purnomo Moch. Iskandar Riansyah Mulyanto, Edy Nazila Iyyaya Fariha Nazila Iyyaya Fariha Nova Eka Budiyanta Nurio Herlambang Oddy Virgantara Putra Ontoseno Penangsang P., Mauridhi Hery Panji Setyo Suharso Prestian Rindho Saputra Pujiantara, Margo Pujiantoro, Margo Puspita Sari, Talitha Rachma Prilian Eviningsih Rafin Aqsa Izza Mahendra Rafin Aqsa Izza Mahendra Rakaditra Astungkara Ratna Ika Putri Rezi Delfianti Riambodo, Arief Risqiya Maulana Rizky Fadhli Hasben Rony Seto Wibowo Rosmaliati, Rosmaliati Rukmana, Maman Sandy, Yusdiar Sirait, Rummi Santi Rama Sitorus, Philip Nathanael Erlangga Sjamsjul Anam Soedibyo Soedibyo Soedibyo Soedibyo Suharto Suharto Sujono Sujono Sujono Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Talitha Puspita Sari Tegar Iman Ababil Tegar Iman Ababil Tri Arief Sardjono Tri Desmana Rachmildha, Tri Desmana Trihastuti Agustinah Vita Lystianingrum Vita Lystianingrum Wisbar, Andi Hidayah Yani Prabowo Yogadipha Bagas, I Gede Dyotha