p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Gema Agro
Ni Ketut Etty Suwitari
Program studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Gema Agro

Pengaruh Umur Pemotongan Terhadap Produksi dan Kualitas Nutrisi Tanaman Indigofera (Indigofera Sp) Erlis Setiyaningrum; I Nyoman Kaca; Ni Ketut Etty Suwitari
GEMA AGRO Vol 23 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ga.23.1.660.59-62

Abstract

This study was held at BPTU-HPT Denpasar which located in Pangyangan Village, Pekutatan Sub-district, Jembrana Regency conducted from January 18, 2017 - April 18, 2017. Analysis of nutritional content was performed at the Laboratory of the Agriculture Faculty of Warmadewa University and the Udayana University Faculty of Animal Husbandry Laboratory. The purpose of this study to determine the effect of cutting age on production and quality of nutrition Indigofera sp.The Method of this study did use on Complete Randomized Design (CRD) which consisted of 3 groups and 4 treatment of cutting age. The treatments in this study were P1 (45 days of Cutting Age), P2 (60 days of cutting age), P3 (75 days of cutting age), and P4 (90 days of cutting age). The results showed that the effect of different cutting age gave a most real effect (P
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Nanas Terfermentasi Terhadap Recahan Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu Silvester Nandus; I Nyoman Kaca; Ni Ketut Etty Suwitari
GEMA AGRO Vol 29 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ga.29.1.7791.1-9

Abstract

Abstrak Ayam kampung super merupakan salah satu komodite sumber penghasil daging yang semakin banyak dikembangkan. Untuk mencapai produktivitas ini harus di dukung oleh pakan yang berkualitas salah satunya memanfaatkan limbah kulit nanas terfermentasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung kulit nanas terfermentasi terhadap recahan karkas ayam kampung super umur 3-10 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan yaitu N0 = Ransum tanpa kandungan tepung kulit nanas terfermentas, N1 = Ransum mengandung 5% tepung kulit nanas terfermentasi, N2 = Ransum mengandung 10% tepung kulit nanas terfermentasi, N3 = Ransum mengandung 15% tepung kulit nanas terfermentasi, N4 = Ransum mengandung 20% tepung kulit nanas terfermentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi pengaruh yang signifikan (p>0,05) dengan penambahan kulit nanas terfermentasi dalam ransum terhadap recahan karkas ayam kampung super 10 minggu. Perlakuan N1 memiliki nilai rataan yang paling tinggi tetapi tidak berbeda nyata dibandingkan N0, N2, N3, dan N4 pada variabel yang di amati yaitu berat berat karkas, berat dada, berat paha, berat sayap kecuali berat punggung pada perlakuan N2. Pemberian tepung kulit nanas terfermentasi pada level 5% menunjukan hasil rataan yang paling baik terhadap recahan karkas ayam kampung super umur 10 minggu. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian tepung kulit nanas terfermentasi dalam ransum berpengaruh tidak nyata, terhadap recahan karkas ( berat karkas, berat dada, berat paha, berat sayap dan berat punggung) ayam kampung super 10 minggu.
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Bluntas Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Pada Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu Yosias Bani Bani; Ni Ketut Etty Suwitari; I Gede Sutapa
GEMA AGRO Vol 29 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ga.29.2.10351.82-90

Abstract

Ayam kampung super membutuhkan pakan yang berkualitas untuk pemenuhan gizinya. Ketersediaan bahan pakan di pasaran berupa bahan pakan lokal dan bahan import. Harga bahan pakan import yang cenderung tinggi mendorong perlu adanya bahan pakan alternatif dalam penyediaan komponen ransum. Demi menekan biaya produksi sekecil mungkin tanpa mengurangi produksi optimum dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan bahan pakan alternatif yang dapat menambah gizi, mudah didapatkan dan harganya murah yaitu tepung daun beluntas terfermentasi yang memiliki kandungan zat makanan seperti protein kasar 13,4%, lemak kasar 1,5%, serat kasar 16,7% dan GE 2,7% kcal/g. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian tepung daun beluntas terfermentasi terhadap persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu dan pada level berapa pemakaian tepung daun beluntas terfermentasi akan menunjukkan hasil terbaik terhadap persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan yaitu B0 = Ransum tanpa kandungan tepung daun beluntas, B1 = Ransum yang menggunakan 1,5% tepung daun beluntas terfermentasi, B2 = Ransum yang menggunakan 3% tepung daun beluntas terfermentasi, B3 Ransum yang menggunakan 4,5% tepung daun beluntas terfermentasi, B4 = Ransum yang menggunakan 6% tepung daun beluntas terfermentasi. Pemberian tepung daun beluntas terfermentasi dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap semua variabel yang diamati (berat potong, berat karkas, berat non karkas, persentase karkas dan persentase non karkas). Hasil penelitian ini menunjukan pemberian tepung daun beluntas terfermentasi pada level 4,5% memberikan hasil persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu yang lebih baik.
Pemberian Tepung Azolla Microphylla (Paku Air) Yang Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Recahan Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu I Ketut Ari Krisna Sanjaya; Ni Ketut Etty Suwitari; Ni Made Yudiastari
GEMA AGRO Vol 29 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ga.29.2.10378.91-79

Abstract

Super village chicken is one of the increasingly developed meat-producing commodities. To this productivity, it must be supported by a high-quality feed, one of which is the Azolla Microphylla. The goal is to find out at what level the use of fermented Azolla Microphylla flour will show the best results against the cracks of the 3 to 11 weeks old super village chicken carcass. The scheme used in this study is the Complete Random Scheme (RAL) with 5 treatments and 3 repetitions. Ransum contains 3% Azolla Microphylla fermented flour, K2 is Ransom contains 6% Azolla Microfylla Fermented Powder, K3 is K3 contains 9% azolla microphyllla fermentiated flour and K4 is K4 contains 12% azola microphylle fermentation flour. Each repetition (experimental unit) used 5 super village chickens, so the total number of super villages chicks used in this study was 75. Giving fermented Azolla Microphylla flour in ransom showed an unrealistic influence (P>0,05) on the cracking of the super-week-old village chicken carcass, giving Azolla microphyla flour ferments in super-village chicken runs optimally at a 3% yield level.