Aleda Korwa
Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Papua, Manokwari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemunculan Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus, Smith 1828) Berdasarkan Bagan Dan Paradigma Masyarakat Di Kampung Kwatisore Provinsi Papua Sampari Suruan; Aleda Korwa; Mohammad Muklis Kamal; Dhiyassalam Imam
Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 2 (2020): JURNAL RISET PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.365 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai Desember 2016 di Kampung Kwatisore, Papua. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kemunculan hiu paus (Rhincodon typus) berdasarkan keberadaan bagan dan paradigma (kepercayaan) masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  observasi. Observasi dilakukan terhadap setiap hiu paus (R.typus) yang muncul di sekitar bagan nelayan yang sedang melakukan operasi penangkapan ikan. Pengamatan dilakukan mulai pukul 07.00-18.00 WIT selama penelitian untuk melihat kemunculan hiu paus secara langsung. Wawancara dilakukan terhadap beberapa masyarakat (responden kunci) untuk mengetahui hubungan antara kemunculan hiu paus yang berkaitan dengan paradigma (kepercayaan) masyarakat, sehingga dijadikan suatu kearifan lokal oleh masyarakat kampung Kwatisore.Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, yaitu ditampilkan dalam bentuk gambar. Berdasarkan hasil penelitian, bagan yang melakukan aktivitas penangkapan di perairan Kwatisore berada dalam zona pemanfaat tradisional. Keberadaan bagan juga memberikan dampak terhadap munculnya hiu paus di Kwatisore. Dari hasil pengamatan, hiu paus hampir ditemukan muncul pada setiap bagan nelayan yang melakukan operasi penangkapan. Kemunculan hiu paus juga sudah terjadi sejak dulunya di perairan Kwatisore berdasarkan kepercayaa masyarakat dan memberikan dampak positif dalam pengembangan kearifan lokal masyarakat atraksi budaya serta  bentuk-bentuk sofenir (ukiran dan pahatan patung hiu paus) di Kampung Kwatisore.