Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Komunikasi Interpersonal Dan Interaksi Sosial Terhadap Tingkat Partisipasi Krama Banjar di Desa Jagaraga Indah Ida Ayu Nyoman Sutriani
Widya Sandhi Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.341 KB) | DOI: 10.53977/ws.v11i2.193

Abstract

This study aims to determine the effect of interpersonal communication and social interaction on the level of participation of Krama Banjar in Jagaraga Indah Village, Kediri District, West Lombok, both partially and simultaneously .This research is supported by cognitive theory, behavioristic theory, conflict theory, decision making theory, implementation theory, and evaluation theory. This study is a causal associative study with a population of banjar krama of four banjar totaling 311 krama banjar . The number of samples based on the calculation of the Roscoe formula is 104 banjar manners. The data collection method uses a questionnaire. Data analysis techniques used multiple regression analysis. The results of this study indicate that partially interpersonal communication variables have no significant effect on the level of participation in banjar manners with a t- test result of 1.046 and a significant value of 0.298 > 0.05, while the social interaction variable has a significant effect on the level of participation of the banjar krama with the results of t count of 7.797 with a significance of 0,000 < 0.05. Simultaneously interpersonal communication and social interaction significantly influence the level of participation in banjar manners with an F count of 47.479 with a significance of 0.000 < 0.05. From these results it can be concluded that interpersonal communication is not going well to increase the participation of banjar manners , while social interaction goes well which can increase the participation of banjar manners . Interpersonal communication and social interaction can simultaneously increase the participation of Krama Banjar in Jagaraga Indah Village, Kediri District, West Lombok.
ANALISIS DANA BAGI HASIL CUKAI HASIL TEMBAKAU DALAM MENDUKUNG PROGRAM GEMPUR ROKOK ILEGAL (STUDI KASUS: DINAS PERDAGANGAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT) Ni Nyoman Sukeni; Ni Nyoman Suli Asmara Yanti; I Gede Bayu Wijaya; Ida Ayu Nyoman Sutriani; Ida Ayu Indah Febriyani
Guna Sewaka Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/jgs.v5i1.4065

Abstract

Peredaran rokok ilegal masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan indutri tembakau di Indonesia khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Masalah ini tidak hanya berdampak pada hilangnya potensi pendapatan negara dari sektor cukai, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinas Perdagangan Provinsi NTB termasuk Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang diberikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2022 untuk melaksanakan program “Gempur Rokok Ilegal” dalam pemberantasan rokok ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan DBHCHT dalam mendukung Gempur Rokok Ilegal yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi NTB dengan mengkaji mekanisme penggunaan dana, tren dan faktor peredaran rokok ilegal, serta dampaknya dalam upaya pemberantasan rokok ilegal. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui dokumen resmi yaitu laporan penggunaan DBHCHT tahun 2024 dan tren peredaran rokok ilegal tahun 20232024. Teknik pengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, Informan penelitian terdiri dari pegawai Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Hasil penelitian bahwa penggunaan DBHCHT dalam mendukung program ini cukup efektif dalam mengurangi jumlah peredaran rokok ilegal di Provinsi NTB, meskipun masih terdapat jumlah peredaran rokok ilegal dan potensi kerugian negara yang cukup besar akibat peredaran rokok ilegal yang masih berlangsung. Faktor-faktor yang menjadi penyebab dari peredaran rokok ilegal yaitu harga yang jauh lebih murah, jaringan peredaran yang kuat, dan kurangnya pemahaman masyarakat akan bahaya dari rokok ilegal. Dampak dari penerapan program ini dapat memberikan perubahan signifikan dalam aspek kehidupan masyarakat yaitu dari sektor ekonomi dan sosial masyarakat.
The Effect of Digital Marketing Communication on Consumers' Perceived Value of the Kopling Brand Ida Ayu Nyoman Sutriani; Ni Made Dhyana Astikarani
Jobmark: Journal of Branding and Marketing Communication Vol. 7 No. 2 (2026): JOBMARK Vol 7 No 2 (January-June 2026)
Publisher : Graduate School of Communication Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/jobmark.v7i2.737

Abstract

Competition in the food and beverage industry is shifting as consumer behaviour changes and more people turn to digital media. Mobile coffee businesses in Mataram City reflect this shift in competitive dynamics, especially as mobile coffee brands offering a wide range of products, prices, flavours, and brand identities gain popularity. This study uses a quantitative survey approach with 98 respondents selected through purposive sampling based on prior purchases of Kopling mobile coffee products and information obtained through digital media. Data were collected with a Likert-scale questionnaire and analysed using simple linear regression in SPSS. The results indicate that digital marketing communication has a positive and significant effect on consumers' perceived value, with a regression coefficient of 0.289 and a significance level of 0.014 (< 0.05). An R-squared value of 0.061 indicates that digital marketing communication explains 6.1% of the variation in perceived value, while other factors outside the research model account for 93.9%. The study discussed these findings using the Integrated Marketing Communication framework by Schultz, Tannenbaum, and Lauterborn (1993) and Zeithaml's Perceived Value Theory (1988). The study highlights digital marketing communication as a meaningful driver of perceived value, while also showing that product quality, taste, price, service, and the consumption experience remain essential to maximize consumer value.
PENGARUH PENDAPATAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN ANGGOTA KEPOLISIAN GENERASI Z Made Pramuditya Putri Ariyasa Ariyasa; Ni Luh Putu Anom Pancawati; Ida Ayu Nyoman Sutriani
Adpertens: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/adpertens.v3i3.732

Abstract

Financial management behavior is an important aspect of supporting an individual's financial well-being. Although Generation Z police officers receive a stable income, they still face challenges in managing their finances due to the influence of modern lifestyles. This study aims to analyze the effect of income and lifestyle on the financial management behavior of Generation Z police officers at the Directorate of Samapta, West Nusa Tenggara Regional Police (Polda NTB). This study employed a quantitative method with an associative approach. The population consisted of 201 Generation Z police officers, with a sample of 134 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings indicate that income and lifestyle have a positive and significant effect on financial management behavior, both partially and simultaneously. Income was found to be the most dominant variable. Therefore, adequate income accompanied by prudent lifestyle management can support better financial management behavior among Generation Z police officers.  Abstrak. Perilaku pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam mendukung kesejahteraan finansial individu. Anggota Kepolisian Generasi Z memiliki pendapatan tetap, namun tetap menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan akibat pengaruh gaya hidup modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap perilaku pengelolaan keuangan anggota Kepolisian Generasi Z di Dit Samapta Polda NTB. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 201 anggota Kepolisian Generasi Z di Dit Samapta Polda NTB dengan sampel sebanyak 134 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan, baik secara parsial maupun simultan. Pendapatan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Dengan demikian, peningkatan pendapatan yang diimbangi dengan pengelolaan gaya hidup yang bijaksana dapat mendukung perilaku pengelolaan keuangan yang lebih baik pada anggota Kepolisian Generasi Z.