Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN

CORAK PENGALAMAN KEAGAMAAN MAHASISWA STAIN PEKALONGAN Takrifin, Ahmad; Maskhur, Maskhur; Untung, Moh. Slamet; Fateh, Moh.
Jurnal Penelitian Vol 6 No 2: Nopember 2009
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.253 KB) | DOI: 10.28918/jupe.v6i2.224

Abstract

Riset ini mengkaji pengalaman keagamaan mahasiswa STAIN Pekalongan dan pengaruhnya terhadap perubahan (konversi) keagamaan mereka dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa corak pengalaman keagamaan mahasiswa STAIN Pekalongan sangat mempengaruhi konversi keagamaan mereka. Corak kesadaran beragama mereka sebagai dampak konversi keagamaan mereka pun ada yang berpengaruh positif dan ada juga yang negatif,  baik bersifat drastis maupun bertahap. Temuan lain, konversi keagamaan tidak selalu terjadi pada masa usia dewasa pertengahan (40-60 tahun) yang dianggap  sebagai masa kematangan beragama, tetapi bisa terjadi pada masa remaja akhir dan dewasa awal (18-39 tahun). Faktor yang mempengaruhinya pun bermacam-macam, ada internal: kepribadian dan pembawaan maupun eksternal: keluarga, pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tradisi keagamaan, dan lain-lain.
PUDARNYA KONSEP DIRI: Jeritan Psikologis Siswa Anak TKI SMPN 04 Bandar Batang *, Maskhur; Untung, Moh. Slamet; *, Maemonah
Jurnal Penelitian Vol 9 No 2: November 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.676 KB) | DOI: 10.28918/jupe.v9i2.139

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah siswa SMPN 4 Batang Bandar Jawa Tengah. Ini berfokus pada sisi psikologis mereka berkaitan dengan konsep diri. Ini adalah kualitatif-fenomenologis reasearch. Untuk mengumpulkan data, menggunakan self-report, skala rating, observasi perilaku siswa, wawancara mendalam dan pengasuh. Berdasarkan data dan analisis, dapat disimpulkan bahwa mereka konsep diri telah berubah dari positif ke negatif (pudar) melalui tahap berturut-turut, apakah tahapan yang dialami oleh mereka dalam keseluruhan atau sebagian. Oleh karena itu, strategi untuk memulihkan mereka dibutuhkan.
PUDARNYA KONSEP DIRI: Jeritan Psikologis Siswa Anak TKI SMPN 04 Bandar Batang Maskhur *; Moh. Slamet Untung; Maemonah *
Jurnal Penelitian Vol 9 No 2: November 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jupe.v9i2.139

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah siswa SMPN 4 Batang Bandar Jawa Tengah. Ini berfokus pada sisi psikologis mereka berkaitan dengan konsep diri. Ini adalah kualitatif-fenomenologis reasearch. Untuk mengumpulkan data, menggunakan self-report, skala rating, observasi perilaku siswa, wawancara mendalam dan pengasuh. Berdasarkan data dan analisis, dapat disimpulkan bahwa mereka konsep diri telah berubah dari positif ke negatif (pudar) melalui tahap berturut-turut, apakah tahapan yang dialami oleh mereka dalam keseluruhan atau sebagian. Oleh karena itu, strategi untuk memulihkan mereka dibutuhkan.
CORAK PENGALAMAN KEAGAMAAN MAHASISWA STAIN PEKALONGAN Ahmad Takrifin; Maskhur Maskhur; Moh. Slamet Untung; Moh. Fateh
Jurnal Penelitian Vol 6 No 2: Nopember 2009
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jupe.v6i2.224

Abstract

Riset ini mengkaji pengalaman keagamaan mahasiswa STAIN Pekalongan dan pengaruhnya terhadap perubahan (konversi) keagamaan mereka dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa corak pengalaman keagamaan mahasiswa STAIN Pekalongan sangat mempengaruhi konversi keagamaan mereka. Corak kesadaran beragama mereka sebagai dampak konversi keagamaan mereka pun ada yang berpengaruh positif dan ada juga yang negatif,  baik bersifat drastis maupun bertahap. Temuan lain, konversi keagamaan tidak selalu terjadi pada masa usia dewasa pertengahan (40-60 tahun) yang dianggap  sebagai masa kematangan beragama, tetapi bisa terjadi pada masa remaja akhir dan dewasa awal (18-39 tahun). Faktor yang mempengaruhinya pun bermacam-macam, ada internal: kepribadian dan pembawaan maupun eksternal: keluarga, pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tradisi keagamaan, dan lain-lain.